Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Rasanya Candu


__ADS_3

Matahari sudah menampakkan dirinya dan Arka sudah bangun sejak tadi,dia pun mengetuk pintu kamar Hana


"Ka sudah bangun belum?"Ucap Arka sambil terus mengetuk


Hampir 10 menit Arka didepan pintu dan akhirnya Raihana membukakan pintu


"Kenapa?"Ucap Hana sambil bersandar dipintu dan matanya pun masih terpejam


"Cepatlah bersihkan dirimu,kita jalan-jalan yu"Ucap Arka


"Seharusanya aku pergi berkerja bukan malah dihotel ini"Ucap Hana


"Ka kau butuh istirahat,biarkan dirimu berlibur dari kesibukanmu"Ucap Arka


Raihana diam karena matanya masih mengantuk


Arka tersenyum dan mendorong Raihana kekamar mandi


"Cepat Kaka mandi"Ucap Arka


"Aku masih ingin tidur"Ucap Hana


"Dan bajuku juga gak ada"Ucap Hana


"Aku sudah siapkan semuanya,Kaka tinggal mandi biar aku tunggu oke"Ucap Arka dan menutup pintu kamar mandinya


Raihana pun menurut dan dia pun mandi,lumayan lama Arka menunggu Hana dikamarnya sampai Hana menelpon jika dia sudah siap


Arka tersenyum melihat Raihana dengan baju kaos lengan hitam lengan pendek dan celana jeans kolut dan sepatu snikers sebagai alasnya


"Ayo jalan"Ucap Arka


Mereka terlihat serasi karena Hana memang cantik seperti anak SMA layaknya padahal umurnya sudah 26 tahun


"Kenapa kau memberi baju seperti ini?"Ucap Raihana


"Tapi Kaka cantik bahkan seperti seumuran dengan ku"Ucap Arka


Wajah Hana memanas karena malu sebab dipuji oleh Arka


"Kita sarapan dulu ka tapi biasanya Kaka sarapan apa kalau pagi?"Ucap Arka


"Roti selai kalau kamu"Ucap Raihana


"Gorengan atau gak bubur"Ucap Arka


Hana melotot menatap Arka


"Gorengan?"Ucap Hana


"Iyah!kenapa ka?"Ucap Arka


"Pagi-pagi udah makan gorengan untuk muka kamu gak jerawatan"Ucap Hana


"Ya gimana lagi ka,aku biasanya bangun telat jadi gek sempat sarapan jadi aku beli gorengan dipinggir jalan atau dikantin"Ucap Arka


"Tapi kenapa hari ini bangun pagi sekali"Ucap Hana


"Ya karena aku ingin mengajak Kaka jalan-jalan jadinya aku semangat"Ucap Arka


Hana tersenyum


"Kalau sarapan bubur pinggir jalan Kaka bisa?"Ucap Arka

__ADS_1


"Boleh"Ucap Hana


"Oke kita meluncur"Ucap Arka


Arka menyerahkan helm kepada Hana tapi dia malah kesusahan memasang helm itu


Arka pun membantunya


"Kalau butuh bantuan bilang Kaka Hana"Ucap Arka dan merapikan Hana yang menutupi wajahnya


"Pegangan"Ucap Arka,Hana memegang baju Arka


Arka pun melajukan motornya dengan kecepatan sedang


"Arka!"panggil Hana


"Iyah kenapa ka?"Ucap Arka


"Kamu kenapa sangat baik kepadaku?padahal aku selalu ketus padamu"Ucap Hana


"Tidak tau ka rasanya ikhlas saja bahkan bikin candu berbuat baik kepada Kaka"Ucap Arka


"Apa yang terjadi selama aku mabuk"Ucap Hana


"Hm kalau tidak salah kaka mengajakku bermain beberapa ronde tapi aku menolaknya karena aku tidak bisa bermain bahkan aku tidak paham"Ucap Arka dengan santai nya


Mata Hana membulat sempurna dan dia menengok Arka


"Apa kamu bilang?aku mengajakmu"Ucap Hana


Arka menganggukkan kepalanya


Wajah Hana memerah kerena malu


Motor Arka berhenti karena mereka sudah sampai ditempat bubur langganan Arka


"Bang bubur 2 paket komplet ya"Ucap Arka


"Siap Ar"Ucap Abang bubur


"Ayo ka sini"Ucap Arka karena Hana menatap aneh tempat itu


Hana pun duduk berhadapan dengan Arka


"Kamu sering makan disini?"Ucap Hana


"Iyah bahkan hampir tiap hari"Ucap Arka


"Kaka gak pernah makan seperti ini?"Ucap Arka


Hana menggeleng-gelengkan kepalanya


"Aku lebih suka makan disini bukan karena murah tapi aku mau membelanjakan uangku kepada pedagang lima saja mereka lebih membutuhkan uang kita ketimbang restauran yang mewah karena mereka sudah kaya sedangkan pedangan kaki lima mereka menjual makanan demi sepiring makan untuk mereka dan keluarganya"Ucap Arka


Hana tersenyum tipis mendengar ucapan Arka


Makanan yang dipesan Arka


"Ini Ar seperti biasa"Ucap Abang bubur


"Wih tumben bawa cewe mana cantik lagi!biasanya juga sendiri atau sama geng kamu"Ucap Abang bubur


"Ya gimana ya bang aku kan lama jomblo sesekali lah dunia tau kalau aku juga bisa punya cewe"Ucap Arka

__ADS_1


Hana melotot menatap Arka sedangkan Arka tersenyum


"Dijagain yang bener tuh anak orang Ar"Ucap Abang bubur


"Siap bang ku jagain sampai pelaminan kalau dia ke pelaminan nya bukan sama aku ku bakar pelaminan nya"Ucap Arka


"Kamu ini ada-ada aja"Ucap Abang bubur dan pergi


Hana memukul tangan Arka


"Kamu ngomong apa sih tadi hah"Ucap Hana


"Gak ngomong-ngomong apa tapi itu doa"Ucap Arka


"Terserah kamu lah"Ucap Hana dan mulai mencicipi bubur dihadapannya


"Lebih enak ketimbang bubur rumah sakit"Ucap Hana


Arka tertawa mendengar ucapan Hana


"Kaka ini ada-ada aja sih jelas lah beda"Ucap Arka


"Kaka setelah ini mau kemana?aku akan pulang sebelum jam makan siang tiba"Ucap Arka


Hana menatap Arka ada rasa kecewa dihatinya mendengar Arka ingin pulang


"Kemana saja asal jangan antar aku pulang,aku yakin pasti Leo ada di rumahku"Ucap Hana


"Kalau gitu kita kerumah ku saja"Ucap Arka


"Apa kerumah mu?"Ucap Hana terkejut


"Iyah Ka pasti Mamah senang karena aku bawa cewe kerumah"Ucap Arka


"Hah kok bisa gitu"Ucap Hana


"Gak tau ka soalnya mamah udah pengen banget punya mantu tapi aku belum pernah pacaran apalagi bawa cewe kerumah"Ucap Arka


"Yah mau yah ka"Ucap Arka


Hana diam sambil mengaduk-aduk buburnya


Arka menggenggam tangan Hana


"Ya udah kalau gak mau Kaka habiskan saja buburnya nanti akan ku bawa Kaka kemana pun yang Kaka mau"Ucap Arka


Hana menganggukkan kepalanya


Mereka sudah selesai makan dan Arka membayar makanan itu seperti bisa dia akan memberikan selembar ratusan ribu tapi kembalian selalu dia berikan kepala Abang tukang bubur membuat Hana kagum dengan sikap Arka


Mereka sudah di motor


"Jadi Kaka mau kemana?"Ucap Arka


"Kerumah mu boleh?"Ucap Hana


Arka langsung menghentikan motornya secara mendadak karena kaget


"Kaka yang benar mau kerumah ku?"Ucap Arka dengan senang


Hana menganggukkan


"Oke siap"Ucap Arka dan melajukan motornya menuju Rumahnya

__ADS_1


__ADS_2