Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Jadi Papah?


__ADS_3

Dor!


Satu tembakan dilepaskan membuat Hana menutup matanya tapi pistol itu bukan mengeluarkan peluru melainkan kertas-kertas kecil berwarna


"HAPPY BIRTHDAY BUMIL!"Ucap semua para teman-teman Arka dan yang lainnya bahkan Riko dan Tante lala pun juga ada


Hana terdiam terbeku dia masih sangat terkejut akan kejadian yang terjadi barusan dan dia menatap Arka yang berada dipahanya


Arka tersenyum manis dan dia duduk tapi masih tersenyum


"Apaan ini?"Ucap Hana dan dia menghapus air matanya


"Surprise?"Ucap Arka


"Kamu gak sakit?"Ucap Hana pada Arka


"Gak"Ucap Arka


"Kamu itu luka loh honey"Ucap Hana


"Oh ini buatan sayang"Ucap Arka


"Yang bener?"Ucap Hana


Nissa dan Indah membawa kue ulang tahun


"Happy birthday ka Hana yang cantik"Ucap mereka berdua


Nissa dan Indah membantu Hana berdiri sedangkan Arka dibantu oleh Riko


"Kamu gak papa kan?"Ucap Riko


"Darahnya palsu sih om tapi sakitnya benaran"Ucap Arka pelan tapi Riko tertawa kecil mendengar ucapan Arka


"Kamu juga yang ngusul ini"Ucap Riko


"Iyah sih,gak papa demi kejutan buat istri ku"Ucap Arka


"Ya sudah nih bersihin dulu muka kamu"Ucap Riko memberikan tisu basah pada Arka


Arka mengambilnya dan menghapus darah-darah itu


Tante Lala langsung memeluk keponakan nya itu


"Happy birthday yah sayang,semoga kamu sehat selalu dan calon cucu Tante juga harus sehat yah"Ucap Tante Lala


"Kalian tau dimana kalau aku ulang tahun?aku lupa loh"Ucap Hana


"Suami sama Kaka kamu yang rencana ini semuanya"Ucap Tante Lala


"Jadi semuanya ini cuma drama?tapi suami aku dipukul beneran loh?"Ucap Hana


"Terus penyusup itu siapa?"Ucap Hana


"Anak buah Arka"Ucap Tante Lala


Hana menatap Arka yang masih membersihkan wajahnya


"Udah gak usah pikir yang aneh sekarang kita kesana yah"Ucap Tante Lala


"Happy birthday Kaka cantik"Ucap Gio,Hero dan Bagus bersamaan


Arka mendekati Hana dan melingkarkan tangannya di pinggang Hana


"Happy birthday istriku"Ucap Arka dengan lembut


Hana menampilkan wajah manyunnya dan memukul-mukul dada Arka


"Jahat banget sih buat kaya ginian?aku panik sampai nangis,tega banget buat aku nangis"Ucap Hana


"Aku ngambek sama kamu honey"Ucap Hana


"Mau buat kejutan aku sayang"Ucap Arka


"Tapi kan bisa yang lain jangan gini,buat aku jantungan sampai perutku kram tadi"Ucap Hana


Arka tersenyum dan mengeluarkan kotak kecil yang berisi cincin


"Maafin aku yah"Ucap Arka


Hana diam dan memeluk Arka dengan erat


"Jangan kaya tadi honey aku gak mau beneran terluka bahkan pergi selamanya dari aku"Ucap Hana

__ADS_1


"Iyah janji sayang"Ucap Arka


"Coba lepas dulu pelukannya yah"Ucap Arka


Hana melepaskan pelukannya dan menatap Arka


Arka merapikan rambut istrinya dan Arka menyerahkan kotak kecil itu pada Hana dan dia mengambilnya


Hana membukanya dia terkejut dengan hadiah pemberian Arka yang memang sangat indah bahkan mahal


"Ini harganya mahal sekali honey?"Ucap Hana


"Suka gak?"Ucap Arka


"Suka banget"Ucap Hana


Arka membelikan Hana cincin bertahtakan berlian yang senilai miliaran rupiah


"Aku pasangin yah"Ucap Arka


Hana menganggukan kepalanya


Arka mengambil cincin itu dan dia memasang kan pada jari Hana


"Bagus gak?"Ucap Arka


Hana menatap jarinya dia tersenyum dan kembali memeluk Arka


"Makasih honey,tapi kamu lebih mahal dari cincin ini dan calon anak kita sebentar lagi akan lahir membuat aku lebih bahagia lagi ditahun ini"Ucap Hana


"Iyah sayang,Happy birthday yah!semoga di tahun ini ditambah lagi kebahagiaan kita dan dijauhkan dari masalah yang bisa buat kita jauh bahkan berpisah"Ucap Arka


"Iyah honey"Ucap Hana


"Rumah ini kaya nya besar banget tapi kok kaya panas ya guys!"Ucap Nissa


Hana dan Arka menatap Nissa


"Apa sih lu?"Ucap Arka


Hana memukul Arka


"Ka Hana sini dong!jangan sama dia aja"Ucap Indah


"Disini aja sama aku,ngapain sih sama mereka?"Ucap Arka


"Honey?"Ucap Hana


"Iyah-iyah"Ucap Arka dengan malas


"Nanti aku kesini lagi kok yah"Ucap Hana dan dia mencium Pipi Arka,Hana pergi menghampiri indah dan yang lainnya


Riko mendekati Arka


"Arka bicara sebentar?"Ucap Riko


"Bicara aja om"Ucap Arka


"Kita ke sana Arka"Ucap Riko membawa Arka ke ruang tengah


Mereka pun sudah diruang tengah dan duduk disana


Riko mengeluarkan kertas hasil itu lagi karena dia memang sudah menyiapkannya


Arka mengambil nya


"Hasil test DNA?"Ucap Arka


Arka langsung membukanya dia membaca nya dengan teliti dia kaget bahkan melempar kertas itu tapi Riko hanya bersikap tenang karena dia sudah tau pasti Arka akan bersikap demikian


"Gak mungkin om?Ela adikku?"Ucap Arka


"Om juga gak percaya awalnya tapi om sudah bawa stimpel ini ke tiga rumah sakit tapi semuanya hasilnya sama"Ucap Riko


"Aku gak Sudi kalau dia jadi adikku!aku anak tunggal om gak mungkin punya adik!"Ucap Arka


"Kamu mengakuinya atau tidak itu hak kamu tapi setidaknya kamu harus tau ini"Ucap Riko


"Jadi Papah benaran selingkuhin Mamah om?"Ucap Arka


"Bukan Arka tapi Papah kamu dijebak,Papah kamu waktu menyelidiki sesuatu tapi ternyata dia malah dicekoki obat perangsang oleh Mamah Ela"Ucap Riko


"Apa?Anak dan Ibu sama-sama saja licik!"Ucap Arka

__ADS_1


"Apa kamu masih tidak mau mengakui nya?"Ucap Riko


"Tapi didalam diri Ela ada darah Papah mengalir sama seperti ku om bagaimana aku bisa tidak mengakui nya"Ucap Arka


"Dia pasti akan datang Arka kamu harus siap!tapi mungkin itu bukan kehendak nya buat datang melainkan Papahnya"Ucap Riko


Arka diam sambil menatap Riko


"Jika yang dia inginkan harta maka aku bakal berikan om tapi kalau yang lain aku gak bisa"Ucap Arka


"Kamu tenang saja om selalu ada buat kamu dan Raihana"Ucap Riko


"Makasih om"Ucap Arka dengan senyuman nya Riko juga tersenyum


"Honey!Kaka!"Ucap Hana yang datang tiba-tiba


Arka langsung berdiri dan menghampiri Hana


"Ngapain disini?aku mau potong kue tau"Omel Hana


"Oh yah,maafin kami yah"Ucap Riko


"Cepetan kita keruang tengah lagi"Ucap Hana


"Iyah-iyah sayang"Ucap Arka


Riko dan Arka memegangi tangan Hana membantu berjalan


Arka menatap pelayan nya mereka langsung paham dan mereka keluar membawa kue ulangtahun yang sangat besar


Hana ternganga melihat kue ulang tahun yang lebih besar dari nya


"Honey?"Ucap Hana


Arka menganggukan kepalanya


"Maafin aku yang kemarin yah,udah marah-marah terus cuekin kamu dan buat kamu kekantor karena kesepian"Ucap Arka


"Tapi itu kan emang rencana nya"Ucap Riko


"Sekali lagi HAPPY BIRTHDAY yah RAIHANA FIKA CANTIKA istriku sekaligus Nyonya Dhekson"Ucap Arka


Hana benar-benar senang dikelilingi orang-orang yang benar-benar menyayangi nya dengan tulus bahkan selalu ada untuknya


Hana pun memotong kue yang sangat besar itu dibantu oleh Arka dan juga Riko


Sedangkan yang lain menyanyikan lagu ulang tahun dengan meriahnya


Acara berlangsung sampai tengah malam sampai Hana kelelahan dan Arka membawa Hana kekamar mereka


Arka membuka kamar tapi dengan cepat dia menutup mata Hana dengan tangannya


"Honey kok ditutup mataku?"Ucap Hana


"Tiga langkah lagi dibuka"Ucap Arka


Setelah tiga langkah masuk Arka membuka mata Hana


"Tara!"Ucap Arka


Hana tersenyum karena kamar mereka berubah menjadi banyak hiasan bak kamar pengantin baru


"Kaya pengantin baru kamar kita honey?"Ucap Hana


"Hm biar kamar ini merasakan namanya dihias kaya gini,kan kita jadi pengantin baru diluar kota dulu"Ucap Arka


"Tapi malam pertamanya disini"Ucap Hana


Arka tertawa dan menempelkan dahinya ke dahi Hana


"Sayang foto yuk dicermin itu"Ucap Arka


"Aku mau kasih kebahagiaan aku keluar sana juga"Ucap Arka


Arka membawa Hana kedepan cermin dia berjongkok sambil mencium perut buncit Hana sedangkan Hana mengelus rambut Hana dan Arka memotonya


Dia memperlihatkan kepada Hana


"Bagus gak?"Ucap Arka


Hana menganggukan kepalanya


Arka memposting nya ke sosial media nya dengan caption"Happy birthday my mine"

__ADS_1


__ADS_2