
Hana selalu membeli apapun yang dia mau sedangkan Arka hanya membayarnya
"Sayang kamu gak cape jalan dari tadi?'Ucap Arka
"Gak sih? malah aku senang banget hari ini"Ucap Hana
"Yang benar"Ucap Arka dan dia mencium pipi Hana didepan orang banyak
"Iyah,kan kata dokter bagus buat aku juga kalau banyak jalan dan banyak gerak"Ucap Hana
"Iyah sayang,kamu mau beli apa lagi?"Ucap Arka
"Mau beli cilor"Ucap Hana
"Sejak kapan kamu tau cilor?"Ucap Arka
"Nissa pernah bawain aku ini,enak honey makanya aku pengen beli"Ucap Hana
"Iyah beli aja sepuasnya tapi besok gak beli lagi yah"Ucap Arka
"Iyah"Ucap Hana
Diseberang mereka berdiri ada tukang gulali tanpa sepengetahuan Hana Arka menghampiri tukang gulali itu
"Bang beli satu yah yang bentuk hati yang besar"Ucap Arka
"Siap de!"Ucap abangnya
"Buat pacarnya yah?"Ucap Abang gulali
"Bukan bang tapi istri"Ucap Arka
Abang gulali kaget dan menatap Arka dengan tatapan bingung nya
"Kenapa bang?"Ucap Arka
"Umur kamu berapa?"Ucap Abang gulali
"17 tahun bang!"Ucap Arka
"Kamu yang bener masih sekolah kan?masa udah punya istri?Abang aja belum"Ucap nya
Arka menahan tawanya mendengar Abang gulali belum memiliki istri
"Mungkin jodoh Abang belum lahir"Ucap Arka
"Emang bisa gitu?"Ucap Abang gulali
"Bisa lah bang,mungkin Abang terlalu sibuk kerja bikin gulali sampai lupa punya ayang"Ucap Arka
"Iya juga sih,kaya gini aja pergi kerja pagi pulang malam"Ucap nya
"Sering-sering jalan-jalan dong jangan kerja"Ucap Arka
"Kalau gak kerja gak makan"Ucapnya
"Kalau kerja gak dapat ayang"Ucap Arka
Dia diam sedangkan Arka menahan tawanya
"Udah jadi belum bang?"Ucap Arka
"Tunggu ku bungkus dulu"Ucap Abang nya
Pesanan Arka selesai dan abangnya menyerahkan gulali itu pada Arka dan dia membayarnya
Hana masih belum sadar jika Arka dari tadi tidak ada disamping nya karena dia hanya fokus memakan cilor pesanannya
"Sayang"Ucap Arka sambil membawa gulali dibelakangnya
"Enak banget kayanya"Ucap Arka
"Emang enak gimana?"Ucap Hana
Arka memutar tubuh Hana agar menghadap ke arahnya
"Sayang kamu tau hal termanis yang pernah aku rasakan sama kamu?"Ucap Arka
"Gak tau"Ucap Hana sambil menguyah makanan
"Ketika pertama kali kamu bilang aku suami kamu,dan mengandung anak ku"Ucap Arka
__ADS_1
"Gak proses bikinnya?"Ucap Hana
"Sayang bisa jangan ngawur gak ngomongnya?"Ucap Arka
"Tapi bener kan?"Ucap Hana
"Gak!"Ucap Arka
"Oh kalau gitu gak ku kasih jatah kamu"Ucap Hana
"Sayang jangan gitu dong"Ucap Arka
"Katanya tadi gak!"Ucap Hana
"Udah jangan dibahas"Ucap Arka
Arka mengeluarkan gulali berbentuk hati yang lumayan besar dari balik tubuhnya
Hana melotot menatap gulali itu
"Honey itu gulali kan?"Ucap Hana
"Iyah ini buat kamu"Ucap Arka
"Ih aku dari kemarin pengen banget beli gulali tapi gak bisa-bisa"Ucap Hana
"Kenapa gak bilang?"Ucap Arka
"Takut kamu marahin kan ini manis"Ucap Hana
"Sering-sering senyum dan tertawa yah sayang karena itu penyemangat aku"Ucap Arka
"Senyum itu adalah sedekah dan aku orang termiskin yang membutuhkan senyuman kamu"Ucap Arka
"Dan aku adalah orang yang terkaya didunia ini karena selalu diberikan semuanya sama kamu"Ucap Hana
Arka tersenyum dan memeluk Hana dengan erat
"Aku benar-benar mencintai kamu aku mohon jangan buat aku takut,maafkan aku kalau aku berlebihan tapi ini lah aku dengan cara ini aku bisa merasa kamu nyaman dan tetap ada disamping ku"Ucap Arka
Hana tersenyum dan mengelus belakang Arka
"Honey"Ucap Hana
"Kenapa sayang?"Ucap Arka tapi dia tidak melepaskan pelukannya
"Anak kamu kayanya nendang-nendang mana kuat banget lagi"Ucap Hana
"Apa?"Ucap Arka dan dia melepaskan pelukannya dan memegang perutnya Hana
Benar saja perut Hana bergerak-gerak Arka tersenyum senang respon anak nya
"Kenapa mau Papah peluk juga yah? cemburu yah cuma Mamah yang Papah peluk?"Ucap Arka
"Makanya jangan lama-lama yah diperut Mamah,biar kita cepat ketemu biar Papah peluk terus Papah gendong"Ucap Arka
"Honey kaki kamu udah kerasa cape kita pulang aja yuk"Ucap Hana
"Iyah sayang"Ucap Arka
Hana terus memeluk gulali pemberian dari Arka
Mereka sudah dimobil Hana tetap memeluk gulali itu
"Sayang jangan dipeluk aja dimakan dong nanti meleleh loh gulali nya"Ucap Arka
"Nanti aja dirumah"Ucap Hana
"Yaudah"Ucap Arka
Arka terus mengelus perut Hana sambil menyetir kan mobilnya
"Kaya nya anak kita cewe deh sayang"Ucap Arka
Hana langsung melotot mendengar ucapan Arka
"Cewe sayang?kamu yang bener?tau dimana?"Ucap Hana
"Iyah soalnya kalau aku kaya manjain kamu terus kaya cuma mentingin kamu aja pasti dia bakal nendang perut kamu kuat kan?"Ucap Arka
"Kaya cemburu gitu gak sih?"Ucap Arka
__ADS_1
"Masa sih honey?bagus dong kalau cewe"Ucap Hana
"Belum juga lahir udah cemburuan aja kaya Mamah nya"Ucap Arka dan dia tertawa
"Mana ada sih?kamu tuh yang cemburuan"Ucap Hana
"Aku emang cemburuan soalnya aku sayang kamu"Ucap Arka
"Dia pasti bakal bangga sayang punya Papah ganteng kaya aku"Ucap Arka
"Apaan sih honey?"Ucap Hana
"Aku ganteng kan?"Ucap Arka
"Iyah suami kamu ganteng"Ucap Arka menjawab sendiri
"Tapi istriku cantik banget kok"Ucap Arka
Hana jadi tersipu malu karena ucapan Arka
Mereka pun sampai tapi para bodyguard langsung menghampiri mobil Arka membuat kedua nya bingung
Arka paham pasti ada sesuatu yang terjadi
"Honey ada apa?"Ucap Hana sambil memeluk tangan Arka
"Sayang kamu disini aja lah!apapun yang terjadi jangan pernah keluar"Ucap Arka
"Kamu mau kemana?"Ucap Hana
"Aku mau masuk, aku mau liat kedalam"Ucap Arka
"Gak mau,kamu disini aja temanin aku"Ucap Hana
Arka tersenyum dan mengelus rambut Hana dengan lembut
"Aku pasti kembali nanti yah sayang,disini dulu yah"Ucap Arka
Hana diam sambil menatap Arka
"Janji yah bakal jemput aku disini"Ucap Hana
"Iyah janji sayang"Ucap Arka
Hana menganggukan kepalanya dan Arka mengangkat dagu Hana dan mengecup bibir Hana sebentar
"Jangan kemana-mana"Ucap Arka dan dia keluar
"Honey hati-hati!"Teriak Hana
"Iyah!"Ucap Arka
"Ada apa ini?"Ucap Arka pada bodyguard nya
"Ada penyusup yang masuk kedalam sana tuan bahkan banyak bodyguard yang tewas!"Ucap nya
Arka mengepalkan tangannya
"Berapa orang?"Ucap Arka
"5 Orang"Ucapnya
"Hanya 5 orang?bisa membantai kalian semua hah?apa yang kalian lakukan?"Ucap Arka dengan kemarahan yang memuncak
"Tapi 1 orang sudah terluka tuan"Ucap salah satu dari mereka
"Hanya 1 orang?"Ucap Arka
"Mereka sangat kuat tuan"Ucap bodyguard
Arka mengeluarkan pistolnya dan dia masuk para bodyguardnya mengikuti nya
dan menyisakan 10 bodyguard untuk menjaga Hana
Arka masuk kedalam rumahnya dengan pistol ditangan nya dia sekarang sangat marah karena bodyguard nya banyak yang tewas
"Keluar kalian!"Teriak Arka
"Apa mau kalian woy!"Ucap Arka
Mereka berempat keluar dan menuruni tangga dengan senyum liciknya
__ADS_1