
Disisi Hana dia sedang duduk melamun diatas kasur nya memikirkan, siapa yang membawa nya kesini karena jika Arka mengapa Arka tak kunjung datang
Pintu Hana terbuka lagi dan yang masuk adalah pelayan yang tadi pagi mengantarkan makanan untuk Hana
Dia merasa kasian dengan Hana namun dia bisa apa untuk membantu nya
"Nama kamu siapa?"Ucap Hana tanpa menoleh tatapan masih kearah depan
"Risma ka"Ucap nya
"Siapa yang menyuruhmu?dan siapa yang membawa saya kesini?"Ucap Hana
"Aku tidak tau ka,aku hanya diperintahkan untuk mengantar makanan Kaka kesini hanya itu"Ucap Risma
"Bisa tolong saya?"Ucap Hana dan dia menoleh
"Apa ka?Kaka mau aku ganti makanan nya atau apa?"Ucap Risma
Hana menggelengkan kepalanya
"Bawa saya pergi dari sini"Ucap Hana
"Jika bukan suami saya yang membawa saya kesini pasti ada seseorang dan sekarang pasti suami saya sedang mencari saya,saya tidak mau menemuinya"Ucap Hana
"Aku tidak bisa melakukannya ka"Ucap Risma
"Kenapa?apa kamu takut? jika kamu mau membantu saya,saya akan menjamin kehidupan kamu sampai kamu mati"Ucap Hana
"Bagaimana caranya membawa Kaka dari sini?sedangkan diluar sana banyak sekali orang-orang yang menjaga tempat ini"Ucap Risma
Hana diam dan mengambil cemilan yang ada diatas meja membuat Risma tersenyum dengan tingkah Hana
"Kamu punya baju sekolah SMA?"Ucap Hana
"Masih ada ka"Ucap Risma cepat
"Buat apa ka?"Ucap Risma lagi
"Bawa kesini dan sekalian kacamata dan juga hijab sekalian yah"Ucap Hana
"Kaka mau nyamar?"Ucap Risma
"Iyah"Ucap Hana
"Kamu harus bantu Kaka yah"Ucap Hana
"Kaka lagi hamil loh?Kaka gak papa?kalau Kaka kenapa-napa gimana"Ucap Risma
"Tenang aja aku dan anak ku kuat kok"Ucap Hana
"Kamu bisa besok datang kesini pagi-pagi buta biar kelihatan aku kaya mau berangkat sekolah?"Ucap Hana
"Bisa ka"Ucap Risma
"Bagus aku tunggu kedatangan kamu yah"Ucap Hana
"Iyah Ka,Kaka jangan lupa dimakan itu sama obatnya juga"Ucap Risma
"Oky"Ucap Hana dengan suara puppy nya
"Aku keluar lagi yah"Ucap Risma
"Iyah"Ucap Hana
Disisi Arka dia kembali kemarkasnya bersama-sama sahabatnya
Namun Bagus,Gio dan Hero merasa ngeri melihat tempat itu karena banyak sekali orang-orang yang berwajah sangar namun mereka patuh pada perintah Arka
__ADS_1
"Apakah benar-benar tidak ada jejak mengenai istriku?"Ucap Arka
"Benar-benar tak ada tuan, seperti nya nona dibawa melewati jalan tanpa cctv atau alat-alat yang bisa menyorot keberadaan nya"Ucap Anak buah Arka
"Jika dibawa keluar negeri atau keluar kota pasti akan terlihat dari cctv bandara"Ucap Nya lagi
"Coba cari tahu tempat-tempat yang tidak ada cctv"Ucap Arka
"Baik tuan"Ucapnya
Arka menatap para sahabatnya yang sedari tadi hanya diam menatap sekitar
"Kalian semua"Panggil Arka
Mereka pun berjalan mendekati Arka
"Kalian semua harus belajar ini semua,makanya gua bawa kalian kesini"Ucap Arka
"Belajar apaan?"Ucap Bagus
"Gua gak ngerti komputer Arka"Ucap Hero
"Lu gio?"Ucap Arka
"Gua penasaran ini semua apa?"Ucap Gio
"Ini namanya markas Alm Papah gua,dan mereka anak buah Papah yang bekerja dibagian Intel"Ucap Arka
"Sedangkan yang ada dibawah tanah sana tempat eksekusi semua musuh peralatan sadis ada disana"Ucap Arka
"Kalian harus belajar disalah satu bidang yang ada disini"Ucap Arka
"Pilih aja"Ucap Arka
"Gua bakal pegang tempat ini dan mereka semuanya anak buah gua"Ucap Arka
"Tapi gua mau fokus cari istri gua dulu,kalau kalian mau lebih tau lagi kalian bisa tanya sama"Ucap Arka menunjuk salah anak buahnya
Dia pun langsung mendekati Arka
"Ada apa tuan?"Ucap nya
"Ka Hao aku mohon bantuannya buat didik mereka sesuatu pilihan mereka tapi tetap ka fisik nomor satu"Ucap Arka
"Baik!"Ucap Hao
Didalam ruangan itu memang Hao wajahnya yang sedikit kurang menyeramkan dan Arka juga sangat dekat dengan nya karena dulu waktu kecil dia juga yang mengajarkan Arka jika sang Papah sedang sibuk
"Gua takut"Ucap Bagus
"Gua ngeri ah"Ucap Hero
"Ayok ikuti saya"Ucap Hao, dengan langkah ragu mereka mengikut Hao
Arka kembali mendekati para pekerja nya mencari keberadaan Hana lewat komputer
"Kalian semua juga sudah memencar anak buah kan?"Ucap Arka
"Sudah tuan bahkan hampir separo"Ucap Nya terpotong
"Apa separo?seharusnya semuanya"Ucap Arka
"Maaf tuan"Ucapnya
"Sudahlah cepat kerjakan"Ucap Arka
Pagi tiba
__ADS_1
Namun hari masih gelap Risma sudah datang padahal jadwal dia datang adalah jam 7 pagi
Risma masuk dengan kekamar Hana dengan santai sambil membawa makanan dan obat-obatan seperti biasanya
Hana tersenyum melihat kedatangan Risma
Risma menyerahkan baju yang diminta Hana dan Hana mengambilnya
Hana bergegas pergi kekamar mandi untuk Menganti bajunya
Hana benar-benar berbeda dengan penampilannya sekarang
Dia seperti anak murid kucel dan juga culun dengan baju sekolahnya Risma yang memang sudah lama tak terpakai olehnya
"Maaf ka baju nya kaya gitu,soalnya aku baju itu mulai dari aku kelas 10 sampai kelas 12 aku cuma pakai baju itu"Ucap Risma dengan nada sedih
"Ini udah lebih dari cukup kok Risma"Ucap Hana
Risma tersenyum tipis
"Oh ya sebelum Kaka pergi,Kaka sarapan dulu sama minum obat"Ucap Risma
"Tapi kalau aku minum obat aku ngantuk"Ucap Hana
"Gak ka aku udah pisahin obat yang buat Kaka ngantuk"Ucap Risma
Hana menganggukan kepalanya dan dia duduk untuk sarapan terlebih dahulu
"Dan Kaka nanti bakal pergi kemana?Kalau pulang kerumah Kaka gak mungkin kan?"Tanya Risma
Hana diam sambil menyuap makanan kedalam mulutnya
"Untuk sementara Kaka nginep dirumah aku aja gimana?"Ucap Risma
"Gak usah nanti repotin kamu"Ucap Hana
"Kaka itu lagi hamil lebih Kaka ngikut permintaan aku yah"Ucap Risma
Hana diam sedangkan Risma tersenyum dan menulis alamat rumahnya di kertas
"Ini alamat kerumah aku ka,dan ini ongkos Kaka menuju rumah aku"Ucap Risma
Hana mengambilnya
"Makasih yah"Ucap Hana
"Iyah Ka sama-sama"Ucap Risma
Setelah Hana selesai makan dia pun langsung pergi sedangkan Risma masih didalam untuk memulai drama nya
Risma seakan-akan dikunci ditoilet oleh Hana sedangkan melarikan diri
Hana berjalan melalui lorong apartemen itu dengan rasa gugup yang tak karuan karena dia takut jika ketahuan
Tapi semua orang yang ada disana acuh padanya karena dia memang berubah sekarang
Didepan apartemen itu banyak sekali orang-orang berbadan tegap seperti penjaga dia menghentikan langkahnya,gugupnya memakin menjadi
Dia terus berdoa dengan semua doa yang dia tahu agar bisa lepas dari para penjaga itu
Dia berlari seperti anak murid yang terlambat namun dia malah mendapat tatapan seram dari pada penjaga
"Tunggu!"Ucap Salah satu penjaga
Hana seketika berhenti dan badan bergetar hebat
"De jalannya yang benar,ini masih sangat pagi kau tidak akan terlambat kesekolah"Ucap nya
__ADS_1
"Dan satu lagi baju mu itu kenapa sangat kucel membuat mata ku sakit"Ucap Nya dan mereka semua tertawa
Hana menganggukan kepalanya dan pergi