
15 menit berlalu
Arka masih segan menatap Hana yang duduk membelakangi nya tanpa mau menoleh pada nya
"Sayang duduk jangan gitu nanti pinggang kamu sakit lagi loh"Ucap Arka
Hana diam tanpa mau menjawab
"Sayang aku udah ada nama buat anak kita"Ucap Arka
Hana tetap diam
Pintu kaca mobil Arka diketuk tapi Arka tak membukakan hanya menatap nya saja
Yang mengetuk mobil Arka adalah perempuan cantik
"Boleh minta tolong?"Ucap nya
Arka hanya diam dan dia menatap Hana tapi yang ditatap tak perduli sedikit pun
Arka membukakan kaca mobilnya
"Apa?"Ucap Arka ketus
Wanita itu menjadi canggung tapi apa boleh buat hanya pada Arka dia bisa meminta bantuan
"Maaf mengganggu"Ucapnya
"Iya gak papa"Ucap Arka
Hana melirik sedikit dan ketika dia melihat wanita itu dia langsung melotot tapi wanita itu tersenyum pada Hana
"Motorku mati gak tau kenapa bisa tolongin gak?"Ucapnya
"Biar gua tebak,pasti bensinya abis kan?"Ucap Arka
Wanita itu tertawa malu tapi tebakan Arka benar
"Makanya mba kalau pakai motor itu jangan tau pakai aja tapi perhatiin juga dong"Ucap Arka
"Aku buru-buru tadi makanya lupa"Ucap nya
Arka pun keluar dari mobil tanpa meminta izin pada Hana
Arka membuka bagasi mobilnya dan disana ada persediaan minyak yang biasa selalu disiapkan oleh para bodyguard nya
"Nih mba pakai aja"Ucap Arka sambil menyerahkan satu teng penuh minyak subsidi
Wanita itu sangat senang tapi dia juga menjadi canggung
"Ya sudah gua pamit ya mba"Ucap Arka dan dia masuk kembali kedalam mobil nya lagi
Hana dari tadi mengawasi Arka dan wanita itu ketika Arka masuk kembali kedalam mobil Hana kembali dengan posisi semulanya
__ADS_1
"Kita pulang yah?"Ajak Arka, Hana yang menjawab,arka hanya tersenyum kecut dan kembali melajukan mobilnya
Hana melirik Arka yang bersikap santai padahal dia tadi habis berbicara pada wanita membuat Hana semakin kesal pada Arka
"Abis ngomong sama cewe cantik kaya nya seneng banget,padahal tadi udah ngomelin aku sampai aku nangis tapi gak minta maaf,malah dibiarin aja"Batin Hana
Hana kembali menatap jendela dengan posisi yang sama dan Arka menatap Hana sekilas dia tersenyum melihat tingkah istrinya yang masih ngambek padanya
"Aku tau kok sayang kamu pasti kesal kan aku tadi ngomong sama cewe lain,apalagi aku gak ngomong apa-apa sama kamu"Batin Arka
Sepanjang perjalanan mereka berdua hanya diam larut dalam pikiran mereka masing-masing
Mereka pun sampai dan Hana bergegas ingin turun tapi dia kalah cepat karena Arka sudah mengunci semua pintunya membuat Hana tak bisa keluar,Hana semakin marah sedangkan Arka hanya bersikap santai dan dia memutar tubuh nya menghadap Hana
"Sayang masih ngambek?atas kesalahan kamu sendiri?"Ucap Arka
"Aku gak salah tapi kamu yang salah apalagi tadi kamu ngomong sama cewe lain dihadapan aku"Ucap Hana
Arka memijat alisnya
"Aku cuma nolong dia sayang"Ucap Arka
"Tapi kamu tadi kaya nganggap aku gak ada"Ucap Hana
"Kamu aja aku ajak ngomong diam aja"Ucap Arka
Hana menatap Arka dengan tajam
"Buka pintunya sekarang aku mau istirahat"Ucap Hana
"Bareng yah"Ucap Arka dengan lembut
"Lepasin!"Ucap Hana dengan tegas
"Kenapa?kan biasanya kita emang selalu gandengan tangan kalau kemana pun?"Ucap Arka
"Lepasin aku!"Ucap Hana dengan nada suara yang sama
Arka memasang wajah seriusnya tapi masih menggenggam tangan Hana dan dia mendekatkan wajahnya ke wajah Hana
"Kalau aku gak mau gimana?aku suami kamu aku berhak atas kamu"Ucap Arka dengan tegasnya
"Lepasin aku Arka Bryan Dhekson!"Ucap Hana tanpa ekspresi
Arka diam sebentar dan menatap Hana dengan tatapan dinginnya entah kenapa hati menjadi ngilu Hana memanggil nama lengkap nya seperti itu
Arka melepaskan tangan Hana dan dia juga membuka kuncinya
Hana langsung keluar tapi Arka masih didalam mobil setelah Hana masuk rumah baru dia keluar dari mobil
Hana langsung merebahkan dirinya dikasur sambil menatap langit-langit kamarnya
"Aku selalu aja disalahin padahal cuma hal sepele tapi selalu digedein"Ucap Hana
__ADS_1
"Jadi suami posesif banget"Ucap Hana
Lama Hana dikamar tapi Arka tak kunjung masuk membuat Hana bingung
"Kok dia gak masuk?apa dia juga marah yah?"Ucap Hana
Hana mengangkat alisnya tanda tak perduli karena dia sekarang sangat kesal pada suaminya itu
Pagi tiba
Hana terbangun dari tidurnya dan dia meraba tempat tidur yang biasa digunakan Arka tapi kosong dan Hana membuka matanya
"Honey?"Ucap Hana
Dia langsung duduk dan bahkan langsung keluar kamar mencari keberadaan Arka dia lupa jika dia sedang marah pada Arka
Arka sudah siap dengan seragam sekolah lengkapnya,dia sedang sarapan dimeja makan tapi tadi malam Arka tidak tidur dengan Hana melainkan tidur di kamar sang Mamahnya
Arka hanya diam walaupun dia tau Hana ada disana dengan wajah sembraut sehabis bangun tidur tapi dia hanya diam sambil menikmati sarapan nya
Hana duduk di hadapan Arka tapi Arka hanya fokus sarapan sambil memainkan ponselnya
Bi Nah datang dia paham jika sepasang suami istri ini sedang ada masalah
Arka berdiri dan mengambil tas nya
"Bi Arka berangkat yah"Ucap Arka dan dia bahkan menyalimi tangan Bi Nah
Arka tak menghiraukan Hana sama sekali membuat Hana sedih dengan sikap Arka
"Ya sudah hati-hati"Ucap Bi Nah
"Siap!"Ucap Arka
Arka berlalu begitu saja tanpa menganggap Hana ada
Hana tentu mengejar Arka
"Tunggu!"Ucap Hana dan Arka menghentikan langkahnya dan dia melirik sedikit tanpa memutar tubuhnya
"Aku buru-buru!"Ucap Arka
"Kamu gak mau pamitan sama anak kamu?"Ucap Hana
"Jaga diri dirumah dan ingat jangan berbuat seperti kemarin jika masih,aku benar-benar akan marah"Ucap Arka tanpa menoleh dan dia melanjutkan langkah nya dan pergi
Hana diam seribu bahasa dengan sikap Arka
"Honey?"Ucap Hana pelan sambil menatap kepergian Arka
"Aku salah tapi aku mohon jangan cuekin aku"Ucap Hana dengan suara gemetarnya
"Aku mau dimanjain kamu,aku mau diromantisin kamu,aku mau dirayu kamu"Ucap Hana
__ADS_1
Pergi sudah pergi tapi Hana masih berdiri dengan air mata membasahi wajah cantiknya
"Aku gak mau kamu cuekin aku honey"Ucap Hana