
Arka pun masuk mobil yang sudah disiapkan oleh para anal buahnya dan pergi
"Bagiamana siapa pembunuh Mamah?aku sudah sering sekali menghubungi kalian ingin menanyakan itu tapi kenapa kalian malah seperti menyembunyikan nya?"Ucap Arka
"Ini perintah Tuan Riko"Ucap Nya
"Maksud kalian apa?"Ucap Arka
"Siapa dia hah?berani sekali menutupi ini semua"Ucap Arka yang meninggi
"Tuan Riko yang menyuruh kami menutupi ini semua dan dia ingin dia yang ingin memberi tahu kamu"Ucap nya
"Selama ini?"Ucap Arka
Mereka menganggukkan kepala sedangkan Arka Malah mengepalkan tanganya, entah kenapa dia merasa marah karena Riko menutupi siapa pelaku kematian sang Mamah
Arka pun sampai dia langsung berlari masuk kerumah sakit ketika dia melihat Riko yang sedang duduk sambil memainkan ponselnya dan Arka langsung menarik kerah baju Riko dia benar-benar marah saat ini
"Apa ini Arka?"Ucap Riko sambil berontak
"Maksud kau apa hah?menutupi dalang pembunuh Mamah?"Ucap Arka
Riko diam sambil menatap mata Arka dia bisa melihat jika Arka benar-benar marah saat ini
"Jawab om!"Ucap Arka
"Saya pantas tau siapa pembunuh mamah saya"Ucap Arka
"Arka kau tenang dulu,saya bisa jelaskan"Ucap Riko
"Jelaskan apa hah?seharusnya sejak kemarin penjelasan itu ada"Ucap Arka
"Saya tidak memberitahumu itu karena waktunya belum tepat Arka,saya tau jika saya memberitahu mu pasti kamu bakal habisi dia"Ucap Riko
"Itu sudah jelas!"Ucap Arka dengan tegas
"Bahkan saya tidak akan membuat kematiannya begitu mudah karena dia sudah menghilangkan nyawa Mamah"Ucap Arka dengan mata merah karena amarah yang begitu memuncak
__ADS_1
"Cepat katakan siapa pembunuh Mamah"Ucap Arka
"Arka tenangkan dirimu dulu,apakah kau tidak mau menemui istrimu dulu?"Ucap Riko
Arka diam tapi dia masih menggenggam erat baju Riko
"Arka lebih baik kau temui adik ku dulu dari tadi dia hanya diam bahkan dia tidak mau makan dia menunggu mu"Ucap Riko
Arka menarik nafasnya dan menghembuskannya dengan kasar dan dia pergi masuk kekamar Hana
Benar saja Hana hanya diam dengan posisi tiduran menyamping membelakangi Arka sekarang
"Ka Ini sudah malam kenapa suamiku tidak datang?"Ucap Hana tanpa menoleh
Arka tersenyum dan berjalan mendekati Hana
Arka langsung memeluk Hana membuat Hana terkejut dan membalik tubuhnya
"Aku kembali"Ucap Arka dengan senyum manisnya
Hana langsung mengalungkan tangan dileher Arka dan memeluknya
"Aku tadi menghadiri pesta sayang,lihatlah aku sangat tampan kan?"Ucap Arka
"Jangan bohong kata Kaka kamu diculik"Ucap Hana
"Mana ada diculik sayang gak lah"Ucap Arka
Hana melepaskan pelukannya dan menatap Menatap Arka sambil melongak
"Jangan bohong ih"Ucap Hana dengan nada manja
"Benaran sayang aku gak bohong"Ucap Arka
"Aku gak suka dibohongin,Kaka gak mungkin kasih informasi bohong"Ucap Hana
"Tapi janji yah jangan marah atau sedih"Ucap Arka
__ADS_1
"Emangnya kenapa?hak aku kan marah?"Ucap Hana
"Yaudah deh aku gak usah cerita aja"Ucap Arka
"Honey"Rengek Hana
"Iyah aku diculik"Ucap Arka santai
"Sama siapa?"Ucap Hana yang terkejut
"Sama Ela sayang dia mau jadiin aku tunangan nya dan mungkin kalau aku gak bisa lepas mungkin 2 hari lagi aku bakal jadi suami dia"Ucap Arka
"Kamu mau kawin lagi?aku gimana mana aku lagi hamil loh"Ucap Hana dengan raut wajah lucunya
Arka tertawa melihat wajah Hana yang begitu menggemaskan
"Kamu beneran mau kawin lagi?"Ucap Hana lagi
"Gak sayang,kan aku udah punya kamu"Ucap Arka
"Bohong ih,aku gak mau dipoligami"Ucap Hana
"Gak sayang"Ucap Arka dan mencium pipi Hana bertubi-tubi
"Aku gak mau loh kamu nikah lagi"Ucap Hana
"Gak sayang, istri itu cukup satu kalau anak yang harus banyak"Ucap Arka
"Gimana kabar anak aku sayang?"Ucap Arka
"Aku sedih jadinya dia juga ikut sedih kan Papah mau nikah lagi"Ucap Hana sambil mengelus perutnya
"Gak kok sayang,Papah setia kok sama Mamah"Ucap Arka
"Bohong sayang, Papah mau nikah lagi"Ucap Hana
"Jangan fitnah dong sayang,aku cinta kalian"Ucap Arka
__ADS_1
"Kami juga cinta kamu honey"Ucap Hana dan memeluk Arka dan Arka tersenyum