Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Sedih


__ADS_3

Dia mengencangkan topinya agar gundulnya tak terlihat dan mulai mengantri


"Antrian nya panjang banget"Ucap Arka


Hampir satu jam Arka mengantri akhirnya dia bisa memesan martabak nya


"Pak saya mau martabak telurnya 2 tapi satunya isinya keju yah"Ucap Arka


Bapak tukang martabak kaget dengan permintaan Arka


"Martabak manis kali mas bukan martabak telur masa Iyah martabak telor isinya keju"Ucap nya


"Beneran bang saya mau martabak telur isinya keju ini permintaan istri saya"Ucap Arka


"Istri kamu ngidam kah?tapi gimana bikinnya mas?"Ucap abangnya


"Mana saya tau bang"Ucap Arka tapi dia tak menjawab pertanyaan jika Hana hamil karena dia tak tahu


"Saya bakal bayar mahal bang asal Abang bisa bikinin itu"Ucap Arka


"Istri mas ngidamnya aneh-aneh aja"Ucap nya


"Ya sudah saya bakal buatin tapi saya gak yakin kalau ini bagus dan bahkan enak"Ucapnya


"Iyah bang asal isinya keju aja"Ucap Arka


"Iyah kamu tunggu aja"Ucapnya


Arka duduk ditempat para cewek-cewek dan mereka menatap Arka karena Arka tampan tapi Arka malah cuek dan bahkan tak menghiraukan mereka


"Liat deh cogan"Ucap mereka berbisik


"Iyah tapi kenapa dia kaya gak tertarik yah sama kita?"Ucapnya berbisik


"Tapi aku suka cowo kaya gini"Ucap nya


"Ka?"Sapa disalah satu diantara mereka yang berjilbab dan dia juga sangat imut


Arka yang tadi menunduk karena memainkan ponselnya pun menatap orang yang memanggil nya


"Kaka sendiri aja?"Ucap nya


Arka menggelengkan kepalanya


"Tapi Kaka dari tadi sendiri loh?"Ucapnya


"Kenalin ka nama aku nissa"Ucapnya sambil mengulurkan tangannya


Arka menatap uluran tangan itu dan si Nissa


"Kata siapa gua sendiri? istri gua ada mobil"Ucap Arka


Nissa langsung kecewa dengan ucapan Arka


"Kaka jangan bohong?Kaka itu kelihatan masih SMA masa iya udah punya istri?"Ucap Nissa


"Tapi gua gak butuh sih lu percaya"Ucap Arka


Nissa langsung diam mendengar ucapan Arka yang begitu kasar


30 menit berlalu pesanan Arka datang dan Arka membayarnya dengan uang ratusan 5 lembar Abang martabaknya padahal tidak mau menerima uang sebanyak itu tapi Arka memaksanya


Arka tersenyum sambil membawa martabak pesanan Hana


"Sayang"Ucap Arka sambil membuka pintu mobilnya,Arka langsung terdiam karena Hana malah tertidur didalam mobil


"Sayang kamu ini ada-ada aja sih aku antri selama itu ketika udah jadi kamu malah tidur"Ucap Arka sambil tersenyum


Arka pun masuk kedalam mobil dan pulang

__ADS_1


Sepanjang perjalanan Arka sesekali mengelus pipi Hana sambil tersenyum


"Aku gak mau kamu pergi sayang"Ucap Arka


Mobil Arka berhenti karena mereka sudah sampai dan Hana juga membuka matanya


Arka tersenyum melihat Hana terbangun


"Kamu kecapean sayang? sampai tertidur gitu?"Ucap Arka


"Kamu yang kelamaan"Ucap Hana


"Kan aku antri"Ucap Arka


"Mana martabak nya"Ucap Hana


"Kita makan didalam yah"Ucap Arka


"Iyah"Ucap Hana dan dia turun dari mobil


Arka menyajikannya untuk Hana


Arka juga membeli satu untuknya


Sekarang ada 2 porsi martabat tersaji didepan mereka dan Hana hanya diam menatap nya sedangkan Arka sudah melahap miliknya


"Makan sayang"Ucap Arka


"Aku mau nya kamu yang makan"Ucap Hana


"Itu punya kamu sayang dan ini punya aku"Ucap Arka


Hana tak menghiraukan ucapan Arka dan mengambil martabaknya milik Arka sedangkan martabak miliknya untuk Arka


"Aku mau makan punya kamu dan kamu makan punya aku"Ucap Hana


"Ayo dimakan jangan mangap gitu nanti nyamuk masuk loh"Ucap Hana dan melahap martabak milik Arka


"Sayang ini rasanya gimana? martabak telor rasa keju?"Ucap Arka


"Kamu cobain aja"Ucap Hana


"Tapi ini kan pesanan kamu sayang"Ucap Arka


"Iyah tadi aku memang pengen makan itu tapi setelah liat kamu makan martabak ini aku jadi gak selera lagi"Ucap Hana


Arka menarik nafasnya dan menghembuskannya dengan perlahan sambil menatap Hana yang dengan lahap memakan martabak miliknya


"Ayo dimakan honey masa Iyah kamu liatin aku aja"Ucap Hana


"Tapi ini gimana rasanya sayang"Ucap Arka


"Mau pakai nasi?"Tanya Hana


Arka menggaruk kepala gundulnya dia benar-benar frustasi sekarang


"Mau aku suapin?"Tanya Hana


Arka diam dan terus menatap martabak keju itu


Hana pun mengambilnya dan ingin menyuapi Arka


"Buka mulut honey"Ucap Hana


Wajah Arka benar-benar sangat menyedihkan sekarang


"Ayo buka mulut"Ucap Hana


Arka pun membuka mulutnya dengan terpaksa bahkan dia menutup matanya dan Hana menyuapi Arka

__ADS_1


Ketika martabak itu masuk kemulut Arka dia mengunyah nya dengan perlahan merasakan rasa yang tak pernah di makan


"Eh kok enak"Ucap Arka


Dan dia mengambil sendiri martabak nya dia menyuapnya sendiri


"Sayang ini enak loh"Ucap Arka


"Bener?"Ucap Hana dan Arka pun menyuapi Hana


Hana langsung memuntahkan makanan itu


"Gak ada enak-enak honey"Ucap Hana


Arka memakan martabak itu dengan lahap


Pagi pun tiba dan hari ini adalah hari Arka akan tampil dengan Ella


Tapi Arka sedih karena Hana tidak bisa datang karena dia sudah pergi disaat Arka masih tertidur dan dia dia juga meninggalkan sepucuk surat untuk Arka


Arka sekarang sudah disekolahan dia diharuskan memakai baju jas rapi dan Ela menggunakan baju gaun cantik


Walau Arka sudah terlihat sangat tampan dia merasa sedih karena Hana orang yang paling dia harapan hadir tapi tidak bisa


Dia duduk dipojokan sambil menatap ponselnya


"Sayang bukannya aku egois tapi aku ingin kamu disini"Batin Arka


Ella menghampiri Arka dan duduk disamping Arka


"Ka Arka kenapa?"Tanya Ella


Arka hanya diam tak menjawab pertanyaan Ella


"Ka Arka?"Panggil Ella


"Apa?"Ucap Arka ketus


Ella tersenyum manis


"Kaka kenapa?kok murung gini?"Ucap Ella


"Gua gak papa"Ucap Arka dan mengusap wajah nya


"1 jam lagi kita tampil loh ka"Ucap Ella


"Gua tau"Ucap Arka


"Ka Arka?"Ucap Ella


"Ya?"Ucap Arka


"Aku boleh muji Kaka?"Ucap Ella dan tersenyum


Arka mengerucutkan alisnya


"Emang muji harus ijin dulu?"Ucap Arka


"Ya harus,soalnya Kaka itu ketus banget"Ucap Ella


Arka tersenyum tipis dan Ella tersenyum melihat senyum Arka


"Kaka hari ini ganteng dan berwibawa banget tapi sayang murung dipojokan"Ucap Ella


Arka menatap mata Ella


"Ka Arka sekuat apapun aku ingin melupakan Kaka dan berharap Kaka hilang dalam kepala dan hatiku rasanya sulit sekali"Batin Ella


"Bahkan aku semakin hari semakin penasaran dengan kaka,karena Kaka bukan orang mudah ditaklukkan dan aku ingin buat Kaka jatuh cinta pada ku ka Arka Bryan Dhekson"Batin Ella

__ADS_1


__ADS_2