Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Impoten


__ADS_3

Raihana sudah selesai dengan perawatannya dengan wajah yang fresh dan tentunya cantik


Arka yang melihat Raihana sudah keluar pun langsung menghampirinya


Penantiannya selama berjam-jam terbayarkan


"Kaka!"Ucap Arka


Raihana menoleh menatap orang yang memanggil nya


"Kaka kemana saja?"Ucap Arka


"Bukan urusanmu!'Ucap Raihana ketus


Arka tersenyum


"Itu memang bukan urusanku ka tapi entah kenapa aku selalu ingin tau kemana pun kau berada"Ucap Arka


"Kau kenapa sih?berhentilah membuatku jijik padamu"Ucap Raihana dan berjalan ingin menjauhi Arka tapi dengan cepat Arka meraih tangan Raihana


"Ka bisa kah kau menganggap ku teman?"Ucap Arka


"Aku tak percaya teman laki-laki"Ucap Raihana dan menghempas tangan Arka


"Jika menganggapmu seorang pengganggu itu baru benar!"Ucap Raihana dan berlalu pergi meninggalkan salon itu tapi bukan Arka namanya kalau tidak mengikuti Raihana secara diam-diam


"Baiklah akan ku pastikan kau aman baru aku akan tenang"Ucap Arka

__ADS_1


Mobil Raihana berhenti disebuah Bar membuat Arka terkejut


"Apa yang dilakukannya ke sebuah bar?"Ucap nya


Arka yang masih menggunakan baju sekolah pun mampir ke buah toko yang baju yang ada diseberang bar itu dan menganggapnya


Baru juga dia masuk dia sudah ke bar itu dia sudah didatangi oleh para wanita-wanita yang berpakai minim tapi dia tak menghiraukan dan tetap mencari Raihana


"Kamu ganteng banget kita ngamar yu"Ucap Nya dengan manja


"Iyah kami semua bisa memuaskan mu"Ucap teman satunya


"Saya kesini untuk minum bukan cari lubang karena batang saya impoten!"Ucap Arka dengan cueknya dan berlalu pergi sedangkan kedua wanita itu diam dan saling tatap


Arka mencari keberadaan Raihana tapi karena tempat itu sangat ramai dan ricuh membuat nya kesulitan mencari Raihana


Arka memperhatikan dari jauh takut Raihana akan ketus dan mengusirnya


"Kau kenapa ka?"Ucap Arka dari kejauhan


Raihana sudah sangat mabuk dan dia ambruk dengan kepala dimeja


Ada 1 lelaki yang mendekati Raihana dan ingin membawanya


"Wih mau ngapain pacar saya bang?"Ucap Arka


"Oh pacarmu?ku kira nganggur"Ucap Orang itu

__ADS_1


"Baru saya tinggal ketoilet udah dibilang nganggur aja pacar saya"Ucap Arka


"Oke maaf!"Ucap Orang itu dan melepaskan Raihana


Arka menatap Raihana yang sudah tak sadarkan diri


"Kau kenapa sih ka hah?kenapa bisa ketempat seperti ini mana sendiri lagi"Ucap Arka


Dan Arka membawa Raihana kehotel terdekat yang ada disana


Arka merebahkan Raihana diranjang ketika dia ingin melepaskannya ternyata Raihana mengalungkan tangannya dileher Arka dan tersenyum tapi matanya terpejam


"Kamu sangat tampan!mau bermain beberapa ronde denganku?"Ucap Raihana


Arka melotot dan ingin melepaskan tangan Raihana dari lehernya


"Kenapa dilepas?kau menolakku?"Ucap Raihana dengan raut wajah sedihnya


Arka diam dan tak berapa lama tangan Raihana terlepas sendiri dia tertidur dan Arka melepaskan sepatu Raihana dan menyelimuti nya


Arka duduk di sofa sambil menatap Raihana yang tertidur


"Aku lebih menyukaimu ketika mabuk ka ketimbang kau sadar sifatmu sangat bertolak belakang dengan ketika kau sadar"Ucap Arka


"Kau ada masalah apa ka?sampai kau minum dan sampai membuatmu mabuk seperti ini"Ucap Arka


"Aku akan menjagamu ka sampai kau sadar"Ucap Arka

__ADS_1


__ADS_2