
Jenazah Bila pun dimandikan oleh suster dan akan dibawa kerumah duka
Hana terdiam dipelukan Arka dengan mata kosong berbeda dengan Indah dia terus menangis tapi tak mengeluarkan suara
Hero juga terdiam dipojokan sambil melamun
"Gua selalu doain lu sehat lagi Bil tapi kenapa lu malah pergi sih?gua tau lu gak bakal sakit lagi disana tapi gua mau lu disini"Batin Hero
"Bil aku bakal selalu ingat kamu bahkan aku bakal ceritain kebaikan kamu sama anak aku nanti"Batin Hana
"Bil kamu benar-benar jahat sama aku,kamu bilang bakal sembuh tapi kok malah bohong gini?aku udah mulai sayang ke kamu sebagai sahabat aku bahkan saudara aku"Batin Indah
Nissa menatap Indah yang berada disampingnya
"Aku tau kamu pasti bakal kecewa bahkan kamu pasti jadi orang tersedih setelah Orang tua Bila,Tapi kami juga sama Ndah kami semua berkabung"Batin Nissa
Hari sudah menjelang malam jenazah Bila sudah berada dirumah duka
Arka dan Hana dan semua nya tetap disana
"Honey aku benar-benar anggap ini cuma mimpi"Ucap Hana
"Jangan berharap mimpi sayang nanti kamu gak bakal bisa terima semuanya"Ucap Arka
"Aku gak mau dia pergi aku benar-benar berharap ini mimpi dan ketika aku bangun Bila datang seperti biasanya"Ucap Hana
"Sayang?"Ucap Arka
"Apa honey?"Ucap Hana
"Mimpi itu emang bisa bikin senang bahkan terlena tapi apa yang kita hadapi sekarang bukan mimpi"Ucap Arka
"Aku tau kamu sedih bahkan gak terima ini semua tapi jangan pernah buat kamu seakan-akan mengaharapkan sesuatu yang mustahil"Ucap Arka
Hana terdiam dan memeluk pinggang Arka
"Maafin aku honey"Ucap Hana
Nissa dan Indah berdiri didekat peti Bila karena Bila sudah didandani,terlihat sangat cantik dengan wajah pucat dengan mata terpejam
Begitupun Hero dia juga berdiri tak jauh dari peti Bila
Orang tua Bila sama-sama sangat kehilangan apalagi sang Mamah,sering sekali pingsan
Riko berdiri jauh dari peti Bila didampingi oleh Tante Lala
"Kamu gak mau liat Bila?"Ucap Tante Lala
"Buat apa?dia gak bakal balik lagi kan ke kita?malah bisa buat aku sedih"Ucap Riko
"Aku kesana yah"Ucap Tante Lala
"Iyah"Ucap Riko
Tante Lala berdiri disamping peti Bila sambil menatap Bila didalam peti,Tante Lala tersenyum manis
"Kamu pasti udah bahagia disana kan cantik?Kamu anak Baik,cukup udah kamu nahan sakit bahkan senyum kamu palsu,disana pasti para malaikat jemput kamu dengan ramah"Ucap Tante Lala air mata Tante Lala mengalir begitu saja
Tante Lala menatap Hero yang berada didepan nya karena Hero juga berdiri disamping peti Bila tapi dia hanya diam sambil menatap Bila
__ADS_1
"Hero apa kamu suka sama Bila?"Ucap Tante Lala
"Sangat Tante"Ucap Hero tanpa menatap Tante Lala
"Dia kekasih ku tapi dia tinggalin aku Tante"Ucap Hero dia juga tersenyum miris tapi matanya tetap menatap Bila
"Dia pasti bakal jadi perempuan yang sangat bahagia karena udah jadi kekasih kamu"Ucap Tante Lala
"Malah aku yang laki-laki yang paling bahagia Tante karena udah dia terima perasaan ku"Ucap Hero
"Aku cocok gak tante sama Bila?"Ucap Hero dan dia menatap Tante Lala
"Hero!"Panggil Arka sambil menepuk pundak Hero
Sedangkan Hana bersama dengan Riko
"Ikhlasin Bila"Ucap Arka
"Ar sulit buat sekarang,gua mohon jangan suruh gua buat ikhlas"Ucap Hero
"Tapi lu sayang kan sama dia?lu mau kan dia bahagia?"Ucap Arka
"Lu bisa diam gak?gua gak mau dengar apapun sekarang"Ucap Hero
Arka diam dia paham jika Hero sedang sedih
"Gua cuma mau lu gak terlalu berlarut dalam kesedihan"Ucap Arka
Hero hanya diam sambil menatap Bila yang ada didalam peti
Arka menatap Tante Lala
"Ikut Tante!"Ucap Tante Lala pada Arka
"Arka kamu udah dikasih tau sama Riko tentang Ela?"Ucap Tante Lala
"Sudah Tante,aku janji bakal waspada kok tapi nanti aja yah bahas itu kita urus Bila dulu"Ucap Arka
"Iyah Tante setuju"Ucap Tante Lala
Arka berjalan menghampiri Hana dan Riko begitu juga dengan Tante Lala
"Sayang?"Ucap Arka Hana langsung memeluk Arka
"Kamu gak mau liat Bila?"Ucap Arka
"Takut honey"Ucap Hana
"Takut apa sih?"Ucap Arka
"Takut aku nangis lagi,ini aja aku udah gak terlalu lagi"Ucap Hana
"Ditahan sayang,dia sayang sama kamu bahkan sebelum dia pergi dia mau ketemu kamu,masa kamu gak mau ketemu dia?"Ucap Arka
"Iyah Honey"Ucap Hana
Mereka pun kembali mendekati Bila
Hana mendekati Dengan ragu tapi Arka tersenyum pada nya agar Hana tak gugup
__ADS_1
Hana terdiam menatap Bila yang sangat cantik dengan dress dan juga make up diwajahnya
"Cantik sekali"Ucap Hana pelan dia juga tersenyum miris dan air matanya jatuh lagi
"Kaka gak tau kalau pembicaraan kita yang terakhir itu adalah benar-benar pembicaraan terakhir kita Bila"Ucap Hana
"Kamu tega tinggalin kami Bil bahkan calon anak aku belum sempat liat kamu"Ucap Hana
Arka berdiri disamping Hana sambil mengelus rambut Hana
"Cantik banget kan honey?"Ucap Hana pada Arka
"Sangat cantik!"Ucap Hero karena dia tak mau pergi dari situ walaupun sebentar
"Sayang jangan nangis lagi"Ucap Arka
"Tapi hati aku sakit honey,apalagi nanti rumah kita bakal kurang orang,dan Bila itu udah kaya isi terpenting dari rumah kita"Ucap Hana
"Sayang,aku juga sedih bahkan aku pengen kaya kalian tapi aku tahan biar semuanya gak ikut sedih,aku sama dia udah dari kecil bareng seharusnya aku yang kehilangan"Ucap Arka
Para petugas datang karena mereka ingin menutup peti Bila namun Hero menahannya bahkan dia membentak orang-orang yang ingin menutup peti Bila
"Kalian mau ngapain?"Ucap Hero
"Kami ingin menutup petinya"Ucapnya
"Kalian berani?"Ucap Hero menantang, Bagus dan Gio langsung menahan Hero
"Kalian ngapain?"Ucap Hero
"Ro Bila mau dimakamin,apa lu mau Bila lama-lama kaya gini kasian dia"Ucap Gio
"Gua masih pengen liat dia"Ucap Hero dengan suara tinggi
"Ro Bila mau dimakamin lu kenapa ngalangin?"Ucap Bagus
"Emang salah?gua belum puas liat dia buat yang terakhir kali"Ucap Hero
"Tutup aja Pak!"Ucap Papah Bila sedangkan Mamah Bila masih menangis dipelukan Papah Bila tapi dia tak sudah mengikhlaskan putrinya tapi dia belum menghentikan tangisnya
Hero berontak bahkan dia menangis melihat peti Bila dikunci
"Kalian ngapain?tunggu sebentar lagi gua yakin Bila pasti bangun lagi!"Ucap Hero
Bagus dan Gio memegangi Hero dengan kuat karena Hero berontak dengan brutal
Peti Bila sudah tertutup rapat, Bagus dan Gio melepaskan Hero,dia langsung memeluk peti Bila sambil menangis sesegukkan
"Bila lu gak boleh pergi!lu baru aja jawab pertanyaan gua masa lu pergi tanpa pamitan ke gua Bil?"Ucap Hero
Semuanya kasihan Hero bahkan Arka juga ikut meneteskan air mata nya
Indah menangis disamping Arka dan Hana sedangkan Nissa memeluk Indah begitupun para sahabatnya
"Bil bangun!keluarin dia peti ini,gua yakin dia pasti bakal bangun lagi!tunggu aja!"Ucap Hero
Peti Bila sudah ingin dibawa karena ingin dimakamkan tapi Hero terus menghalangi
Arka menatap Bagus dan Gio Mereka mengerti dan kembali memegangi Hero
__ADS_1
Hero berontak bahkan dia berteriak-riak memanggil nama Bila
Peti Bila dibawa ke pemakaman khusus keluar Bila