
Arka pun naik keatas lagi dan dia masuk kekamar,dia kaget melihat Hana dengan wajah manyunnya sambil melipat tangannya
"Ngomong apa sama si Ella tadi?"Ucap Hana
"Gak ngomong apa-apa sayang aku cuma bahas latihan aja"Ucap Arka
"Bohong aku dengar semuanya"Ucap Hana
"Kalau dengar semuanya ngapain tanya coba?"Batin Arka
"Kamu gak usah ikut campur dalam masalah dia honey"Ucap Hana
"Aku harus ikut campur sayang masalah ini bakal buat penampilan aku sama dia gak bagus nanti"Ucap Arka
Hana tersenyum tipis
"Terserah kamu aja"Ucap Hana pasrah
"Sayang..."Ucap Arka
"Udah aku mau kerja sebentar"Ucap Hana
Arka menarik tangan Hana menahannya dia tau jika Hana marah sekarang padanya
"Sayang..."Ucap Arka
Hana berbalik dan melepaskan tangan Arka
"Kamu pikirkan aja masalah orang lain terus tanpa perlu mikirin perasaan aku"Ucap Hana
"Sayang aku gak bermaksud kayagitu"Ucap Arka
"Udah lah kamu juga udah janji sama dia"Ucap Hana
"Jadi tepati jangan jadi lelaki pembohong!"Ucap Hana
Hana pun berjalan menuju sofa dan membuka-buka laptopnya
Arka berdiri melihat Hana yang sudah fokus pada laptop nya
Arka pun berjalan menghampiri Hana tapi Hana malah cuek dan menganggap Arka seperti tidak ada
"Honey"Ucap Arka
Hana tetap fokus pada laptopnya
"Sayang..."Ucap Arka sambil menutup laptopnya Hana
"Aku panggil kamu dari tadi kok di cuekin"Ucap Arka
"Kamu apaan sih?aku lagi kerja!"Omel Hana
"Kamu marah karena aku mau bantu Ella?"Ucap Arka
Hana diam sambil menatap Arka
"Dia diteror oleh mantan pacarnya sayang dan buat dia kaya tertekan,kalau aku bisa bantu dia kenapa gak kan?"Ucap Arka
"Kenapa sih suka banget mikirin orang tanpa pikir panjang dan ada aku yang bakal marah ke kamu"Ucap Hana
"Kamu kalau kerja profesional gak?"Ucap Arka
"Ya itu pasti"Ucap Hana
"Nah dan si Ella ini gak profesional sayang dia gak bisa fokus dalam melakukan sesuatu kalau dia punya masalah"Ucap Arka
__ADS_1
"Oke gini aja pilih bantuin dia atau mikirin perasaan aku"Ucap Hana
Arka diam dan menatap mata Hana
"Sayang..."Ucap Arka
"Milih dia kan kamu?"Ucap Hana
"Enggak sayang"Ucap Arka
"Udah beneran aku males banget bahas ginian,udah sering kita bertengkar tentang masalah gini dan pada akhirnya kamu selalu minta maaf tapi kamu ulangi lagi"Ucap Hana
"Kamu tau memaafkan tidak semudah meminta maaf"Ucap Hana serius
"Niat kamu bagus tapi kamu itu dimanfaatkan Arka"Ucap Hana
"Semua cewe yang datang ke kamu itu semua suka sama kamu dan mereka berusaha mengambil perhatian kamu dan salah satunya dengan ini"Ucap Hana
"Aku mau punya suami yang tegas bukan selalu buat aku sakit hati akan keputusan nya"Ucap Hana
"Aku gak pandang kamu lebih muda dari aku tapi aku mau kamu lebih tegas dalam mengambil keputusan dan berpikir panjang sebelumnya"Ucap Hana
Arka diam dia tidak menjawab apa-apa karena yang dikatakan Hana benar adanya
"Jika kamu besok bantu dia dalam hal yang mungkin gak berbuntut panjang aku ijinin tapi kalau hal ini berbuntut panjang aku gak tau lagi"Ucap Hana
"Sayang..."Ucap Arka
"Sayang?bosen Arka kalau sikap kamu semua cewe sama"Ucap Hana dan dia berdiri tapi Arka meraih tangan Hana dan membawanya kedalam pelukannya
"Honey..."Ucap Arka sambil memeluk Hana
"Lepasin aku Arka"Ucap Hana
"Mau cium ketiak aku?"Tanya Arka
"Sayang..oke aku janji besok gak jadi bantuin dia"Ucap Arka
"Udah lah gak usah dibahas"Ucap Hana
"Suami kamu udah botak mana ada yang mau sih sayang?"Ucap Arka
"Aku kemana-mana harus pakai topi ini"Ucap Arka
"Kamu sekolah gak boleh pakai topi kalau kamu pakai topi aku ngambek"Ucap Hana
"Eh kok gitu sayang?"Ucap Arka
"Lepasin gak?"Ucap Hana
"Sayang.."Ucap Arka sambil mencium-cium pipi Hana bertubi-tubi
"Beneran deh aku gak bakal bantuin dia janji"Ucap Arka
"Gak usah janji udah sering kamu bohongin"Ucap Hana
"Kali ini beneran sayang"Ucap Arka
"Oke kalau kamu ingkar aku bakal pulang kerumah Kaka aku"Ucap Hana
"Sayang"Ucap Arka tak percaya
"Gimana?"Ucap Hana
Arka diam sambil mengelus kepala botaknya
__ADS_1
"Oke deal"Ucap Arka
"Oke deal,kalau kamu datang jelas Kaka aku bakalan galak banget sama kamu"Ucap Hana
"Iyh gak kok sayang"Ucap Arka
Hana menatap Arka
"Honey aku mau makan martabak telor tapi isinya keju"Ucap Hana
"Gimana rasanya sayang?"Tanya Arka
"Aku mau itu honey"Rengek Hana
"Sekarang?"Tanya Arka
"2 tahun lagi juga gak papa"Ucap Hana
"Ya sekarang honey"Ucap Hana sambil memukul lengan Arka
"Aku nanya sayang"Ucap Arka
"Tapi aku ikut kita carinya sama-sama aku mau makan disitu"Ucap Hana
"Ya sudah kamu siap-siap aja"Ucap Arka
"Aku mau pakai celana pendek kamu sama switter kamu boleh?"Tanya Hana
"Celana pendek aku sama switter aku?gak kegedean"Ucap Arka
"Aku mau honey!soalnya aku mau pakai baju kamu"Ucap Hana
"Iyah-iyah boleh"Ucap Arka sambil mencubit hidung mancung Hana
Arka dan Hana memakai baju yang senada yaitu berwarna hitam karena Hana memakai baju Arka tapi Arka memakai topi dan mereka pun pergi
Arka terus saja menggeleng-gelengkan kepalanya karena Hana terus saja menolak tukang martabak yang terdekat karena Hana ingin memilih sendiri
"Sayang udah lima kali loh kamu nolak tukang martabaknya"Ucap Arka
"Aku gak mau makan diantara mereka tadi"Ucap Hana
"Kenapa sayang"Ucap Arka
"Gak tau rasanya gak selera honey"Ucap Hana
Arka menepok jidatnya dengan jawaban Hana
Dan pas didepan mereka ada tukang martabak tapi sangatlah ramai
"Stop honey!"Ucap Hana
Hana menatap tempat itu dan dia tersenyum
"Disini aja honey!kamu pesanin sekarang buat aku"Ucap Hana
"Ini rame banget loh sayang bisa ditempat lain aja gak?"Ucap Arka
"Honey kalau rame itu artinya enak dan aku maunya disini titik!"Ucap Hana dan memanyunkan bibirnya
Arka memijat pangkal hidungnya dan memanatap Hana dia mengiyakan ucapan Hana
"Kamu dimobil aja awas turun ku smackdown bolak balik kau"Ucap Arka
Hana tertawa mendengar ucapan Arka
__ADS_1
"Iyah aku dimobil aja"Ucap Hana
Arka mencium pipi Hana sekilas dan turun dari mobil