
Sampai ponsel Hana berdering dan Arka yang mengambil ponsel Hana karena jaraknya memang Arka lebih dekat
Arka diam menatap siapa yang menelpon Hana
Hana duduk dan mendekati Arka ingin melihat siapa yang menelponnya tapi Arka malah menjauh
"Siapa honey?"Ucap Hana
Hana menjadi gugup dengan ekspresi wajah Arka seperti orang yang ingin marah
Sekarang ponsel Hana berhenti berdering dan Arka menatap Hana
"Coba tebak siapa?"Ucap Arka
Tring!
pesan masuk dan Arka langsung membaca pesan itu
"Siapa honey?"Ucap Hana
Arka menunjuk layar ponselnya pada Hana
"Kamu minta bikinin cokelat panas sama om Riko?buat apa kan aku bisa bikinin sayang?"Ucap Arka
Hana ngengir kuda karena dia memang tadi sebelum sampai rumah meminta Riko membuatkannya cokelat sama seperti waktu ketika mereka tinggal bersama Riko selalu membuatkannya untuk Hana di pagi hari
"Aku kangen tau sama cokelat buatnya ka Riko"Ucap Hana
"Kangen itu lama gak ketemu sayang bukan malah nyusahin dia"Ucap Arka
"Gak papa dia juga gak protes gak kaya kamu"Ucap Hana
"Dia udah nunggu dibawah sayang kamu samperin aja nanti aku nyusul yah aku mau pakai baju dulu"Ucap Arka
"Oke"Ucap Hana
Hana turun menghampiri Riko kebawah sedangkan Arka masuk keruang gantinya untuk memakai baju
"Kaka"Ucap Hana sambil menuruni tangga
"Hati-hati Raihana"Ucap Riko
"Kaka baik banget sih benaran di bikinin sama dianterin kesini"Ucap Hana
"Emang Kaka jahat sama kamu?sampai ngomongnya kaya gitu"Ucap Riko
Hana tertawa kecil dan duduk disamping Riko
"Pernah kok"Ucap Hana
"Waktu Kaka pergi keluar negeri tanpa kabar sedikitpun"Ucap Hana
"Ah udah-udah gak usah dibahas ini cokelat panasnya tadi udah Kaka angetin lagi"Ucap Riko
"Makasih Kaka"Ucap Hana
"Iyah sama-sama"Ucap Riko dan mengelus rambut Hana
"Suami kamu mana?Kaka mau ngomong sama dia"Ucap Riko
"Lagi pakai baju ka bentar lagi juga turun"Ucap Hana sambil meniup-niup cokelat panasnya
"Pelan-pelan panas,jangan kaya anak kecil lagi yang harus diingetin"Ucap Riko
"Astaga kaka cerewet banget sih?"Ucap Hana
Arka turun dengan pakaian santainya dengan celana pendek dan baju over size hitam
Arka langsung duduk didepan Riko dia menatap Hana yang dari tadi fokus dengan cokelat panasnya
"Dari tadi om?"Ucap Arka bisik-bisik
Riko hanya mengangguk kepalanya
"Arka saya mau tanya kekamu"Ucap Riko
"Apa om?"Ucap Arka
"Apa kamu yang nyuruh para pasukan Intel buat bekukan aset-aset milik kelurga Ela?"Ucap Riko
__ADS_1
"Gak om bahkan aku belum bertindak sama sekali sesuai perintah om"Ucap Arka
"Aku yang lakuin"Ucap Hana tanpa menatap yang lain
"Kamu?"Ucap Arka
"Iyah"Ucap Hana
"Ngapain sayang?ini biar jadi urusan aku sama om"Ucap Arka
"Dia terlalu menganggap aku remeh honey,ka Riko biarin aku sekarang yang ujuk kekuatan aku"Ucap Hana tegas
Riko tersenyum dia tau jika adiknya sudah berbicara seperti ini berarti tak ada larangan atau batahan
"Cukup jadi wanita lemahnya yang selalu diam dibelakang kalian aku juga seorang CEO aku bisa lakukan apapun jika aku mau termasuk menghancurkan pengusaha abal-abal seperti keluarga Ela itu"Ucap Hana
"Jangan ada yang melarangku atau bahkan membantu ku cukup jadi penonton"Ucap Hana
Arka menatap Riko dan Riko menganggukan kecil
Seminggu berlalu
Hari ini Arka ada tugas kelompok dengan Bagus,Hero dan juga Gio mereka disuruh mencari budaya-budaya asri Indonesia dan akan didiskusikan Minggu depan
Indah dan Bila juga sekolompok dengan Arka mereka mengerjakan tugas dirumah Arka
Nissa the gengs baru saja tiba membuat wajah Bagus,Gio dan Hero seketika berubah karena kedatangan mereka
"Assalamualaikum"Ucap Nissa dan teman-teman nya
"Shalom"Ucap Indah dan Bila sedangkan bagus,gio dan Hero hanya membuang wajahnya
Sekolah Arka memang khusus beragama Kristen karena sekolah Arka juga swasta dari kalangan elit
"Biang riweh datang"Ucap Gio
"Pada Bikin apa kalian?"Ucap Dira
"Tugas Dir"Ucap Indah
"Wah seru nih"Ucap Nissa
"Yee kamu aja gak ngerjain mana bisa cepat selesai"Ucap Nissa
"Mau kami bantuin?"Ucap Dila
"Boleh?"Ucap Bila
"Gak perlu!"Ucap Bagus
"Kami juga bisa kerjain sendiri"Ucap Hero
"Orang mau bantuin juga malah dilarang dasar bukan orang"Ucap Qia
Arka dan Hana datang karena dia mengganti baju sekolah nya dan Hana menemani Arka
"Ribut terus ribut terus!"Ucap Arka
"Bisa gak sih kalau ketemu itu gak ribut sekali aja"Ucap Hana
"Tau ka Hana mereka katanya gak suka banget sama kami"Ucap Nissa
"Kalian biang rusuh!"Ucap Gio
"Iih kan kan?siapa yang bikin kesel duluan?"Ucap Nissa
"Gio?"Panggil Arka
Gio menatap Arka dan Arka menggelengkan kepalanya
"Yaudah Nissa,Dira, Dila sama Qia sama Kaka aja yah ke sana"Ucap Hana menunjuk ruang yang disamping tak jauh dari mereka ada
"Ayo ka dari pada disini bikin darah tinggi sampai pengen jadi air mancur muncrat keluar"Ucap Nissa sambil menatap Gio dengan sinis
"Apa lu?"Ucap Gio
"Apa?"Ucap Nissa
Hana menarik tangan Nissa dan membawa nya pergi dan yang lain mengikut
__ADS_1
"Aku kesitu yah"Ucap Hana pada Arka
"Iyah sayang"Ucap Arka
Hana mendudukan Nissa tapi mulut Nissa masih mengomel tidak jelas Hana pun mengambil cemilan dan memasukan satu persatu ke mulut Nissa sampai Nissa tak berbicara lagi
"Diam kan?"Ucap Hana
Dila, Dira dan Qia tertawa melihat Nissa dengan mulut penuhnya
"Ka Hana kami kan mau masuk universitas nih tapi bingung mau pilih yang bagus jadi kamu mau minta pendapat Kaka Hana "Ucap Dira dan dia menunjuk selembaran tentang universitas yang memang sudah mereka pilih
Hana mengambilnya dan membacanya satu persatu
"Semuanya bagus dan bahkan misi dan visi nya jelas"Ucap Hana sambil membaca
"ini sih tinggal kalian aja yang pilih"Ucap Hana
"Tapi yang mana bagus ka?"Ucap Dila
"Universitas itu gak ada yang gak bagus semuanya sama yaitu memberikan ilmu pada mahasiswa tapi bagaimana kita lagi"Ucap Hana
"Cita-cita kalian mau jadi apa?"Ucap Hana
"Aku mau jadi dokter sih ka"Ucap Dila
"Aku juga ka"Ucap Dila
"Aku mau jadi ibu dari anak-anaknya nanti ka"Ucap Qia bercanda
Hana tertawa mendengar ucapan Qia sedangkan yang lain menatap aneh ke Qia
"Bercanda guys"Ucap Qia
"Aku sebenarnya gak punya cita-cita sih ka soalnya aku mikir cita-cita gak terlalu harus juga soalnya waktu yang nentuin kita kemana"Ucap Qia
"Tapi kamu butuh target biar kamu semangat"Ucap Hana
"Target?"Ucap Qia
"Ah gak usah dibahas"Ucap Dira
"Kamu Nissa?"Ucap Hana
"Aku?"Ucap Nissa sambil menguyah
"Sama kaya Qia sih ka gak ada"Ucap Nissa dan dia tersenyum kuda
"Kalian ini"Ucap Hana
"Gini aja kalian belajar dengan giat aja universitas mana yang nerima kalian pasti itu yang terbaik"Ucap Hana
"Iyah Ka"Ucap Semuanya bersamaan
Disisi Arka
"Bila lu kemarin kan periksa kesehatan lu lagi gimana hasilnya?"Ucap Bagus
"Selalu membaik doain biar aku sembuh guys"Ucap Bila dan dia tersenyum
"Tapi kenapa bila kalau kami mau ikut kamu periksa kamu selalu larang?"Ucap Arka
"Gak perlu cukup Papah sama Mamah aja yang temanin aku"Ucap Bila
"Semangat yah Bila buat sembuh"Ucap Hero dan dia tersenyum
"Iyah pasti"Ucap Bila dan dia tersenyum
"Bil gua minta maaf yah kalau gua selama ini kasar ke lu"Ucap Arka
"Iyah gak papa itu gak sebanding dengan apa yang aku lakuin ke ka Hana dan calon anak kamu bahkan gara-gara aku ka Hana lemah"Ucap Bila dan dia tersenyum tipis
Indah tersenyum dan dia memeluk Bila
"Semoga tuhan cabut penyakit kamu yah Bil"Ucap Indah
"Amin"Ucap Arka dan yang lainnya
Bila terharu dengan semua teman-temannya sekarang yang mau mendoakannya dengan tulus dan mengharapkan dia sembuh
__ADS_1
"Aku bakal sembuh"Ucap Bila dengan pasti