
Riko pun sampai ditempat Willy yang memang sudah diarahkan oleh para bodyguard nya
Disana juga sudah terparkir mobil Willy dan Riko pun masuk kedalam gedung yang sudah usang itu
Willy terlihat menunggu disana sambil merokok dia tidak mengetahui jika Riko datang
"Willy dimana Arka!"Ucap Riko tanpa basa-basi
Willy sangat terkejut bahkan rokok jatuh kelantai
"Ka Riko!"Ucap Willy
"Dimana Arka?"Ucap Riko
"Bukankah dia menuju kesini?"Ucap Willy
"Tidak ada,dia menghilang tanpa jejak menuju kesini"Ucap Riko
"Aku tidak tau ka"Ucap Willy
Riko berjalan mendekati Willy dan dia berhenti tepat dihadapan Willy
"Jangan berbohong pada saya Willy?"Ucap Riko
"Aku benaran gak tau"Ucap Willy
"Willy apa kamu tau Keberadaan Leo?"Ucap Riko
"Dia sudah tewaskan?"Ucap Willy
"Dan yang membunuh nya adalah Arka"Ucap Willy
"Kamu tau kenapa Arka sampai melakukan itu?kamu sahabat nya pasti kamu tau bagaimana sikap Arka?"Ucap Riko
Willy diam sambil menatap Riko
"Dia lah pembunuh dari Mamah Arka Willy!karena dia memiliki hutang yang begitu besar pada perusahaan keluarga Arka"Ucap Riko
Willy melotot mendengar ucapan Riko
"Dan satu lagi,kamu harus jaga sikapmu pada Arka Willy,dia masih menganggapmu sahabatnya,dia terlalu sabar padamu jika dia sudah kehilangan kesabaran saya benar-benar akan menonton bagaimana Arka akan berbuat bringas padamu"Ucap Riko dengan serius
"Cepat katakan dimana Arka!"Ucap Riko dengan suara lantang
"Aku benar-benar tidak tau"Ucap Willy
Riko mengcengram dagu Willy
Willy masih bungkam membuat Riko geram dia mengeluarkan pistol yang ada dibalik jasnya dan mengarahkannya kekepala Willy
"Katakan atau kepalamu akan ku buat berlubang"Ucap Riko
Willy gementar hebat dengan pistol yang mengacung di kepalanya
Disisi Arka
Arka dalam keadaan terikat dikursi dengan kepala ditutup dengan kain hitam
Arka dalam keadaan pingsan karena dia tadi terus berontak dan dia dipukul sampai pingsan
"Woy nyalain lampu!"Teriak Arka
Tak ada jawaban membuat Arka berteriak-teriak
Plak
__ADS_1
Pipi Arka dipukul dengan sangat kuat
"Bisa diam gak!"Bentaknya
"Buka penutup nya baru gua diam!"Ucap Arka
Dia pun membuka penutupnya dan Arka langsung bisa bernafas panjang
"Astaga gua diculik lagi nih?bosan gua anjir diculik Mulu perasaan"Ucap Arka"
"Siapa yang nyuruh kalian nyulik gua?"Ucap Arka
"Aku!"Ucap seseorang sontak membuat Arka diam menatap orang itu
Disisi Bila
Bila masuk kerumah Arka namun tak menemukan siapa-siapa dan dia mengira jika Hana dan Arka sedang pergi
"Bagus deh jadinya aku santai"Ucap Bila sambil melahap buah apel yang tadi dia ambil dari kulkas
Bila asik memakan buah apel dengan santainya
Disisi Hana
Hana dan Indah diborgol satu tiang yang sama dengan posisi berdiri sedangkan Nissa dan teman-teman duduk dilantai sambil diikat
Mereka semua disatu ruangan yang sama dan dijaga oleh beberapa orang diluar
Nissa menatap Hana yang terlihat sangat ketakutan dan dia mentoel tangan teman-teman nya
"Cari candaan tau apa gitu biar suasana disini gak tegang"Ucap Nissa pelan
"Kamu yang mikir aku yang nyambung nanti"Ucap Dira
Semuanya berpikir sambil menatap langit
Hana menatap Nissa
"Waktu Kaka SMA dulu kenakalan apa yang Kaka lakuin?"Ucap Nissa
"Ka Hana itu gak kaya kamu Nissa bisa diliat dari cassing nya anak baik-baik"Ucap Dila
"Apaan sih?aku tanya ka Hana bukan kau"Ucap Nissa
"Kalau aku bisa jawab kenapa gak?"Ucap Dila
Hana tertawa kecil begitu pun indah melihat tingkah sahabatnya itu
"Kenakalan yah?kalau seandainya telat ngumpul tugas satu hari itu kenakalan gak sih?"Ucap Hana
"Astaghfirullah itu bukan kenakalan tapi hal biasa banget"Ucap Nissa
"Gini nih anak paling nakal disekolah mau curhat"Ucap Qia
"Kamu nih Nissa dari pakaian benaran kalem banget tapi setelah kamu pasti orang bakal nyesel nyebut kamu kalem"Ucap Dira
"Kaka pernah gak makan gorengan ngambil 3 bilangnya 2?"Ucap Nissa
"Gak"Ucap Hana
"Kamu kayagitu Nissa?"Ucap Indah
"Mana ada aku gak pernah kayagitu"Ucap Nissa
"Alah boong dia itu makan paling rakus mana bisa lupa bayar lagi"Ucap Dila
__ADS_1
"Ih mana ada kalian ini,aku tuh pernah makan gorengan 5 aku bilangnya 4"Ucap Nissa dan nyengir kuda
Semunaya menatap jenuh kearah Nissa
"Dosa Nissa"Ucap Qia
"Kalau ketahuan Ummi kamu bisa diomelin atau bahkan lebih parah dimasukin ke pesantren"Ucap Dira
"Iyah sih emang dosa tapi ibu kantin nya yang bikin aku selalu pengen jahil ke dia"Ucap Nissa
"Kenapa?"Ucap Hana
"Kalau aku beli sesuatu pasti didahuluin padahal kan aku masih mau santai di kantin"Ucap Nissa
"Alah alasan aja kamu nih Nissa"Ucap Indah
"Kaka Hana waktu sekolah pasti primadona kan?soalnya Kaka itu kalau jalan sama Arka kaya gak kelihatan gitu lebih tua nya"Ucap Nissa
"Nissa!"Ucap Qia
"Apaan"Ucap Nissa dengan santainya
Hana tersenyum
"Gak kok malah Kaka dulu waktu di SMA sering di-bully"Ucap Hana
Semuanya menatap Hana
"Kaka jangan bohong ah?masa iya bentukan Kaka di bully"Ucap Dila
"Beneran gak bohong"Ucap Hana
"Kaya Kaka yang bully Kaka dulu bakal nyesel deh liat Kaka sekarang"Ucap Nissa
"Tapi tunggu Kaka di bully karena apa?"Ucap Indah
"Iyah?Kaka di bully karena apa?"Ucap Nissa
"Karena Kaka dulu banyak punya temen cowo tapi bukan temen sih kaya mereka aja yang deketin"Ucap Hana
"Oh itu tandanya mereka iri sama Kaka,kan bener Kaka itu primadona sekolah"Ucap Qia
Pintu terbuka dan yang masuk 2 orang yang berpakaian serba hitam
"Berisik banget sih!kalian ngobrol kedengaran sampai keluar"Ucap Nya
"Namanya juga ngobrol bang yang jelaslah kedengaran kalau ngomong dalam hati baru gak kedengeran"Ucap Nissa
"Kamu ini perasaan dari tadi bawel banget?"Ucap Nya
"Namanya juga cewe bang"Ucap Qia
"Para Abang udah punya istri?"Ucap Dila
"Kalau belum nih Nissa mau daftar"Ucap Dira
"Kalian apaan sih!"Ucap Nissa
"Saya sama dia?ogah!lebih baik saya jomblo"Ucapnya
"Emang aku mau bang sama kau"Ucap Nissa
"Ku buka topengku auto naksir kau sama saya"Ucapnya
"Gak usah bang dibuka bang ditutup aja sekalian Abang tutup usia"Ucap Nissa
__ADS_1
"Udah-udah gak bakal menang kita kalau berdebat sama cewe kaya dia,lebih baik kita diluar aja sampai bos datang"Ucapnya
"Lu benar"Ucapnya dan mereka keluar lagi