
Indah dan Bila baru sampai kesekolah bersamaan dengan Gio,Bagus dan Hero
"Guys kalian tau gak? gara-gara Gio posting foto di status Wa nya yang sama Nissa itu Mamahnya Gio mau kenalan sama Nissa loh"Ucap Bagus
"Yang bener?"Ucap Indah tak percaya
"Benaran makanya Gio mukan nya ditekuk Mulu dari tadi"Ucap Hero
"Wah Bakal ada hubungan tanpa cinta yang direstui nih"Ucap Bila
"Ngomong apa sih?Mamah gua cuma bercanda aja"Ucap Gio
"Alah gua kenal Mamah Fitri itu udah lama gak mungkin beliau bercanda masalah ginian"Ucap Bagus
"Iyah! apalagi Mamah Fitri gak suka bercanda orang nya"Ucap Hero
"Lagian juga kalian cocok kok Gi"Ucap Indah
"Iyah kamu juga harus kurang-kurangin ngajak berantem Nissa Gi"Ucap Bila
"Ah kalian semua gak asik! apalagi lu berdua! Cepu!"Ucap Gio kepada Bagus dan Hero dia berjalan terlebih dahulu meninggalkan semuanya
Bagus dan Hero saling tatap
"Lu Cepu Gus!"Ucap Hero
"Lu juga Cepu Hero!"Ucap Bagus
"Lu duluan yang Cepu"Ucap Hero
"Gua cuma kasih tau mereka berdua"Ucap Bagus
"Sama aja lu Cepu!"Ucap Hero
"Stop gak?kok malah kalian yang berantem?"Ucap Bila
"Iyah yah? kenapa ya Gus?"Ucap Hero
"Mungkin syndrom Hero"Ucap Bagus
"Syndrom apaan? udahlah cape lama-lama dekat-dekat mereka,ayo Bil kekelas"Ucap Indah dan menarik tangan Bila
Arka baru saja sampai dia bergegas keluar dari mobil dan berlari mengejar Bagus dan Hero yang masih berdiri sambil mengobrol
"Woy!"Teriak Arka ditelinga mereka
Mereka kaget sangkin kaget nya mereka melompat
"Anjir banget sih lu Ar?"Ucap Bagus
"Pegangin gua Gus!"Ucap Hero
"Buat apa?"Ucap Bagus
"Pegangin aja"Ucap Hero dan bagus memegangi tangan Hero
"Jangan pegangin gua Gus,gua pengen banget hajar nih orang!"Ucap Hero sambil berontak bagus langsung melepaskan Hero,Arka spontan menghindar karena Hero ingin menabrak dia karena Arka menghindar Hero malah menabrak tiang
"Aduh!"Pekik Hero sedangkan bagus dan Arka malah tertawa
__ADS_1
"Udah lah tinggalin aja!"Ucap Arka pada Bagus
"Hooh sumpah nih prik banget"Ucap Bagus
Dan mereka benar-benar meninggalkan Hero tapi Hero segera berbangun dan berlari mengejar Arka dan Bagus
"Jahat banget sih?temen jatuh malah diketawain terus ditinggalin lagi"Ucap Hero
"Lu sendiri tadi yang minta lepas terus lu jatuh kok kami yang disebut jahat"Ucap Arka
Hero memasang wajah manyunnya dia masuk kekelas terlebih dahulu dan duduk dikursi nya
Bagus dan Hero masuk kekelas
"Kenapa sama si Hero?'Ucap Indah
"Prik nya kambuh terus nyalahin kami ya kan Gus?"Ucap Arka
"Tadi Gio sekarang Hero?"Ucap Indah
"Kenapa gio?"Ucap Arka
"Mamah Fitri mau kenal sama Nissa Ar?makanya dia galau tuh"Ucap Bagus
"Beneran?nanti lah kita semua bertamu ke rumah Gio sekalian Nissa kita ajak yah"Ucap Arka
"Lu gila Arka?"Ucap Gio menyahut
"Eh gua kira gak dengar"Ucap Arka
"Gak mau gua Mamah kenal sama dia"Ucap Gio
"Menuruti kemauan orang tua itu bagus loh Gio coba kaya gua? udah gak punya siapa-siapa lagi selain Tante Lala sama Hana"Ucap Arka dan dia tersenyum tipis tapi senyumnya tersirat kesedihan
Indah Dan Bila menatap Arka
"Kata siapa kamu gak punya siapa-siapa kita ini gak kamu anggap?"Ucap Indah
"Iyah nih Arka gila banget"Ucap Bila
Arka tersenyum dan Bagus menepuk pundak Arka
"Lu bukan cuma sahabat gua tapi kaya saudara gua sendiri"Ucap Bagus
"Iyah Arka walaupun lu ngeselin"Ucap Hero sambil mengelus dahinya yang terbentur tiang tadi
"Gak usah merasa sendiri Arka kami semua ada buat lu"Ucap Gio
"Makasih guys"Ucap Arka tersenyum tipis
Bel masuk berdering tanda jam pertama akan di mulai
Disisi Hana
Hana sedang meeting bersama dengan karyawan kantornya Riko juga ada tapi dia hanya duduk mengamati
"Saya sangat bangga dengan kinerja kalian selama saya tidak masuk dan yang digantikan oleh Kaka saya dan juga Vira"Ucap Hana
"Bahkan hasil ini sesuai ekspektasi saya bahkan lebih"Ucap Hana
__ADS_1
"Bukan berkat satu orang saja tapi ini semua berkat kerjasama semua karyawan yang ada disini"Ucap Hana
"Sebagai apresiasi saya pada kalian semua saya akan tambahkan gajih kalian bulan ini"Ucap Hana
Semua tersenyum bahagia mendengar gajih mereka ditambah oleh Hana
Riko tersenyum melihat adiknya dan dia mengacungkan jempolnya
"Baiklah cukup sampai disini saja meeting ini sampai bertemu di meeting selanjutnya"Ucap Hana dan dia tersenyum dan pergi Riko juga berdiri dan mengikuti langkah Hana
"Raihana"Ucap Riko Hana menghentikan langkahnya
"Tumben sekali kamu sangat ramah pada karyawan mu?"Ucap Riko
Karena memang Hana tipikal orang tak mudah memuji bahkan beramah-tamah pada karyawan nya
"Apa karena tadi pagi Arka yang mengantarmu dan mencium mu?"Ucap Riko
Wajah Hana seketika memerah karena malu
"Apaan sih ka?"Ucap Hana
"Seperti itu alasannya"Ucap Riko
"Ternyata suami kecilmu benar-benar merubah kamu de"Ucap Riko dan mengelus kepala Hana
"Jangan bahas hal aneh-aneh Kaka lebih baik temani aku makan sekarang"Ucap Hana dan dia menggandeng tangan Riko
"Ini belum jam makan siang"Ucap Riko
"Ditubuhku sekarang calon ponakkan kamu Kaka dia lapar apa dia bisa menahan sampai jam makan siang nanti?"Ucap Hana
"Ah aku tidak akan bisa menang berdebat dengan mu"Ucap Riko dan mengikut saja
"Selagi Kaka belum menikahi Tante Lala aku lah yang jadi ratu Kaka tapi kalau Kaka menikah nanti posisi akan tergeser"Ucap Hana
"Ngomong apa sih?"Ucap Riko
"Tapi aku benerkan?"Ucap Hana
"Gak!Raihana Fika Cantika tetap ratu kecilnya Riko kalau ada kodok pasti akan berteriak memanggil nama Kaka sambil berlari"Ucap Riko
"Kaka ingat itu?"Ucap Hana
"Semuanya Kaka ingat"Ucap Riko
"Kaka Riko"Ucap Hana
"Udah gak usah drama tuh kantin nya udah dekat"Ucap Riko
"Kebiasaan deh?aku mau terharu pasti digituin"Ucap Hana
"Kamu itu lebay apalagi setelah kamu nikah sama si Arka tambah lebay"Ucap Riko
"Yang bener ka?tapi benar juga sih soalnya suami aku itu lebay banget orang nya"Ucap Hana
"Ah ngomong apaan sih?sekarang duduk Kaka pesanin buat kamu"Ucap Riko
"Kaya biasa kan?"Ucap Riko
__ADS_1
"Oke Kaka "Ucap Hana dan dia duduk dan Riko memesan makanan