
Disisi Risma
Dia merasa pasti Hana sudah jauh pergi dia pun menelpon para bodyguard penjaga untuk melaporkan jika dia dikurung ditoilet
Para bodyguard pun langsung masuk kedalam kamar Hana dan benar saja Risma terkurung dikamar mandi sedangkan Hana tidak ada
"Dimana dia?"Tanya bodyguard pada Risma
"Aku juga gak tau pak soalnya aku dikurung sama dia tapi sepertinya dia belum jauh pergi"Ucap Risma
"Semuanya cepat cari kalau tidak bisa-bisa kepala kita jaminannya"Ucapnya
Mereka pun langsung bergegas pergi mencari Hana
Disisi Hana
Hana sedang berjalan mencari alamat rumah Risma
Hana berhenti dihalte untuk menaiki angkotan kota,hal ini pertama kali untuknya membuatnya bingung
Hana terpaku diam melihat seseorang yang sangat dia kenali menghentikan motor besarnya didepannya
Ya dia adalah Arka dia berhenti untuk menerima telpon dia juga melepaskan helmnya
Arka menatap Hana tanpa ekspresi karena dia tidak mengenal Hana namun Arka menatap nya cukup lama membuat Hana salah tingkah
Sampai angkot yang Hana tunggu datang tapi Arka masih menatap Hana
Arka menutup telponnya
"Hawa orang itu sangat ku kenal tapi siapa?"Ucap Arka
"Ah bodo amat lah"Ucap Arka dan dia kembali melajukan motornya
Arka berada dibelakang angkot Hana dan Hana duduk dipaling pojok dia bisa menatap Arka
"Aku sangat ingin memelukmu honey tapi aku sangat kecewa padamu sekarang,kamu bukannya mencari ku tapi malah mencari kepuasan karena tidak ada aku"Batin Hana
"Aku tidak akan menggangu mu lagi dan anak ini tidak akan ku izinkan menemui mu"Batin Hana
Motor Arka menyalip angkot yang ditumpangi oleh Hana
Sepanjang perjalan menuju sekolah Arka terus memikirkan wanita yang ada dihalte tadi
Bahkan sampai masuk kekelas pun dia hanya diam sambil melamun
Bagus,Gio dan Hero masuk membawakan gorengan untuk Arka
"Makan! kami tau kok lu belum makan"Ucap Gio
"Gua gak selera"Ucap Arka
"Mau gua suapin?"Ucap Hero
"Najis!"Ucap Arka
"Makanya makan lu"Ucap Bagus
Arka pun memakan gorengan yang bawakan oleh para sahabatnya
"Lu ngapa hah?gua liat lu dari mulai datang tadi diam aja"Ucap Hero
"Gak ada"Ucap Arka
"Yang bener?"Ucap Gio
"Iyah bawel"Ucap Arka
"Gimana kabar Kaka cantik?"Ucap Gio
__ADS_1
"Gak ada kabar sama sekali"Ucap Arka
"Tapi gua bakal cek satu apartemen yang belum anak buah gua selidiki"Ucap Arka
"Gua ikut"Ucap Bagus
"Gua juga"Ucap Hero
"Sama!"Ucap Gio
"Tapi tunggu kenapa bodyguard lu gak periksa itu apartemen?"Ucap Gio
"Karena itu emang wilayah gua buat cari Hana!"Ucap Arka
"Oh gitu"Ucap Gio
Disisi Nissa
Dia sedang sibuk membagikan selembaran bersama para santriwati dijalankan
Nissa melakukan ini juga sudah meminta pertujuan Arka dan juga Riko bahkan hadiahnya tak main-main yaitu 1,5 M bagi yang bisa menemukan Hana
Arka yang menyuruh 1 M sedangkan Riko menambahkan lagi 500 juta
2 jam berlalu selembaran itu habis dibagikan dan disebarkan
Para santri kembali ke pesantren tapi tidak dengan Nissa dan para sahabatnya
Mereka singgah untuk makan siang tapi Nissa hanya diam sambil mengaduk minumannya dengan tatapan kosong
"Nissa"Ucap Dila
Nissa menatap Dila
"Jangan melamun! kan kamu selalu bilang kalau melamun itu menghabiskan pahala kita dengan sia-sia"Ucap Dila
Nissa menarik nafasnya dan menghembuskan dengan kasar
"Kamu gak mau masuk pesantren kan?"Ucap Dira
"Iyah,aku benar-benar gak mau"Ucap Nissa
"Tapi kenapa kamu iyain sih kemarin?"Ucap Qia
"Gak tau entah kenapa muka pucat ka Hana muncul di benak aku dan buat aku gak tega"Ucap Nissa
Para sahabatnya Nissa saling tatap dan mereka tersenyum
"Kamu emang orang baik Nissa"Ucap Dira
"Iyah aku salut sama kamu"Ucap Qia
"Jangan sedih-sedih lagi yah?kami juga bakal ikut kamu kok masuk pesantren"Ucap Dila
Nissa tersenyum dan mengangguk
Disisi Riko
Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan kencang karena dia mendapat laporan dari anak buah Arka jika Hana terlihat diapartemen berbintang tapi dijaga ketat
Arka belum mengetahui ini karena dia sedang sekolah jika Arka mengetahui pasti dia akan meninggalkan sekolahnya
Riko pun sampai diapartemen itu,dia langsung turun bahkan mobilnya belum sempat dia tutup karena dia benar-benar khawatir dengan adik nya sekarang
Riko masuk tanpa bertanya ke resepsionis terlebih dahulu dia langsung masuk karena dia sudah tau kamar yang Hana tempati
Riko berjalan dengan cepat bahkan dia sampai menabrak seseorang yaitu Risma,ponsel Riko terjatuh
Riko tetap berdiri tegak
__ADS_1
"Ambilkan ponsel saya!"Ucap Riko tanpa menatap Risma
Risma mengambilkan Ponsel Riko dia melotot melihat wallpaper ponselnya Riko karena disitu ada Foto Hana bersama Tante Lala dengan senyum manisnya
Riko menangkap ada sesuatu di Risma
"Kau mengenal adik ku?Raihana!"Ucap Riko tanpa basa-basi
Risma langsung menggelengkan kepalanya
"Jangan bohong!"Ucap Riko
"Benar tuan saya tidak mengenalnya"Ucap Risma
"Benarkah?wanita bernama Raihana berada dikamar 167 lantai 12 apakah kau tidak tau?"Ucap Riko dengan cepat
Tempat itu sepi hanya ada mereka berdua,Riko mengeluarkan pistol yang ada dijasnya dia mendekati Risma dan mengarahkannya pada perut Risma
"Katakan dengan jujur atau tidak saya tembak keluar isi perut mu!"Ucap Riko
Risma sangat ketakutan
"Iyah aku kemarin yang merawatnya tapi sekarang dia sudah kabur"Ucap Risma
"Kabur?"Ucap Riko
"Ya,dia kabur saya tidak tau dia pergi kemana karena dia mengurung saya ditoilet sebelum dia pergi"Ucap Risma
"Siapa yang menyuruh mu merawatnya?"Ucap Riko
"Aku tidak tau,aku hanya disuruh orang-orang yang menjaga dia"Ucap Risma
"Jangan bohong!"Ucap Riko
"Saya tidak bohong tuan"Ucap Risma
Riko diam dan kembali menyimpan pistolnya
"Antar saya kekamarnya!"Ucap Riko
"Baik!"Ucap Risma
Risma masih memegang kartu akses masuk ke apartemen Hana
Mereka pun sampai di kamar Hana
"Ini tuan!"Ucap Risma
Riko dan Risma masuk dan menatap sekitar
Riko memeriksa dibawah bantal dia masih ingin tau kebiasaan sang adik jika dia pergi pasti akan meninggalkan surat dibawah bantal
Dan benar saja ada secarik kertas disana
"*Aku yakin pasti ka Riko akan menemui surat ini,
Ka Riko gak perlu khawatir aku baik-baik aja dan calon ponakkan Kaka juga baik,jangan cari aku dulu aku mau sendiri"Tulis Hana*
"Apa maksudnya ini?"Ucap Riko
"Pasti ada yang menghasutnya"Ucap Riko
Riko mencari-cari sesuatu disana tapi tak menemukan apapun dan ketika dia menghidupkan televisi dia diam sejenak dan langsung melempar remot itu ke televisi itu sampa televisi itu kacanya pecah
Risma melotot melihat tindakan Riko
"Raihana apakah kau pernah fitnah ini?"Ucap Riko
"Raihana apa kau tidak percaya pada suami mu?"Ucap Riko
__ADS_1
"Siapa yang melakukan ini?"Ucap Riko
Riko pun pergi lagi