Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Bersikap dingin


__ADS_3

Malam tiba Hana kembali kerumah Risma tanpa sepatah kata pun yang terlontar dari mulutnya


Risma menjadi bingung dia bertanya pada Kaka nya juga tidak dijawab karena itu permintaan Hana


Hana langsung masuk kekamar nya dan Rama terus menatap pintu kamar Hana


"Aku akan menjaga mu Hana, apalagi dari adik mu yang brengsek itu!"Batin Rama


"Kaya nya mood ka Hana lagi gak baik,biasalah ibu hamil"Ucap Risma sambil menyenggol lengan Rama


Disisi Arka


Arka terus mengurung dirinya dikamar sang Mamah membuat semunya khawatir bahkan Tante Lala juga begitu khawatir dengan keadaan keponakan nya


"Apa kamu akan menemui Hana?"Ucap Tante Lala pada Riko


"Belum!seperti nya ini bukan waktu yang tepat dia pulang"Ucap Riko


"Kenapa?"Ucap Tante Lala


"Biarkan Hana disana itu lebih aman ketimbang dia disini"Ucap Riko


"Apa kau tidak memikirkan keadaan Arka?"Ucap Tante Lala


"Adik saya sedang menetralkan hati dan pikirannya jadi saya mohon jangan memikirkan satu pihak saja"Ucap Riko


"Aku berjanji akan membawa adik kecilku itu pulang"Ucap Riko


Seminggu berlalu


Arka sudah kembali kesekolah dan sakit Arka juga sudah sembuh walaupun tak sembuh total


Semenjak kejadian bertemu dengan Hana Arka menjadi pendiam bahkan sering melamun


Setelah pulang sekolah Arka berziarah ke makam sang Mamah dan juga sang Papahnya bersama dengan Tante Lala


Arka mengadukan semuanya pada sang Mamah semua nya di rasakan dan juga dia mengakatakan jika dia sangat rindu pada sang Mamah


Tante Lala juga berjongkok disamping Arka sambil mengelus kepala Arka


"Arka?"Panggil Tante Lala


Arka menatap Tante Lala


"Apa kamu mencintai Hana?"Ucap Tante Lala


"Sangat"Ucap Arka


"Jika kamu cinta kenapa tidak berusaha membawa nya pulang?jika kamu berdiam diri dan juga mengadu para orang yang sudah meninggal tidak akan pernah menyelesaikan semuanya"Ucap Tante Lala


"Dia membuatku kecewa Tante"Ucap Arka


"Ingat Arka kamu juga pernah buat dia kecewa bukan dia saja"Ucap Tante Lala


Arka diam dan menundukkan kepalanya


"Bawa pulang Raihana! ingatlah dirahim nya ada keturunan Dhekson selanjutnya"Ucap Tante Lala


"Aku masih belum siap Tante,hati ku benar-benar terluka karena dia tidak mengakui ku didepan laki-laki itu"Ucap Arka


"Kapan kamu siap?apa setelah Hana melahirkan?atau bahkan sesudah Hana menikah dengan laki-laki itu?"Ucap Tante Lala

__ADS_1


"Disini bukan siapa siap Arka!tapi bagaimana kamu mengambil keputusan terhadap kamu sendiri"Ucap Tante Lala


Arka hanya diam sambil menatap mata sang Tante


"Belajarlah memaafkan dia Arka! kamu juga harus ingat kamu juga pernah buat dia kecewa kan?apa dia memaafkan mu?"Ucap Tante Lala


"Iyah"Ucap Arka singkat


Arka menatap makam Sang Mamah dan dia mencium nisan nya dan berdiri


Tanpa sepatah kata pun dia pergi meninggalkan Tante Lala


Tante Lala tersenyum tipis dan mengikuti langkah sang ponakan


Disisi Hana


Seminggu berlalu setelah kejadian itu Hana sudah tidak tinggal dirumah Risma lagi melainkan di apartemen pribadinya


Karena dia menelpon Vira menggunakan ponsel Risma walaupun Risma melarang nya pergi tapi Hana tak mau menyusahkan Risma, Hana juga memberikan cek pada Risma tapi Risma menolaknya


Rama mengikuti Hana menginap di apartemen itu bahkan kamar mereka bersebelahan


Hana hari ini memeriksa kandungannya dia juga ditemani oleh Rama,Hana sudah melarangnya tapi Rama terus membuntuti nya sampai rumah sakit


Hana senang kandungannya sehat dan tumbuh dengan baik didalam dirinya tapi ada kesedihan yang menyertainya yaitu tidak ada nya Arka melihat calon anak mereka berdua


"Honey aku ingin kamu disini dan melihat calon anak kita,lihatlah dia sangat sehat"Batin Hana


"Suami nya?"Ucap Dokter pada Rama


"Bu..."Ucap Hana tapi terpotong


"Kenapa dok?"Ucap Rama dengan cepat


"Sering-sering makan yang sehat ya Bu"Ucap Dokter pada Hana


"Iyah dok"Ucap Rama


"Baiklah resep obatnya kalian bisa tebus diapotek yah"Ucap dokter


"Baik dok"Ucap Rama


Rama membantu Hana turun dari brangkar tapi Hana menepisnya


Mereka pun pergi ke menuju apotek rumah sakit untuk menebus obat-obatan Hana


Namun tak disangka Hana bertemu seseorang yang dia rindukan dan dia harapan kan menemaninya memeriksa kandungannya


Dia adalah Arka bersama Tante Lala karena Arka juga mengambil obat kerumah sakit


Mereka berhenti dan sambil saling menatap,Arka menatap Hana dan Rama bergantian dengan wajah dinginnya


Arka menatap Hana tanpa ekspresi sedangkan Tante Lala menatap Arka dia paham jika keponakan pasti bertambah kecewa dengan apa yang dia lihat sekarang dia pun memeluk tangan Arka


"Honey"Batin Hana


Arka tersenyum tipis bahkan hampir tak terlihat jika dia tersenyum


"Ayo Tante pulang"Ucap Arka


"Seperti nya kamu benar-benar tak menganggapku suami lagi"batin Arka

__ADS_1


"Hana kamu kenapa?"Batin Tante Lala


Arka berjalan melewati Hana begitu saja sambil menggandeng tangan Tante Lala


Hana berlari dan memeluk pinggang Arka


"Honey"Ucap Hana sambil memeluk pinggang Arka dengan erat


Arka diam tak menjawab apapun,Rama melihat itu


"Honey?"Batin Rama


"Kamu mau tau kabar anak kita?"Ucap Hana


Tante Lala menatap Hana namun tak berani berbicara


Arka melepaskan tangan Hana yang melingkar dipingganya dengan pelan,hati Hana seketika sakit dengan sikap Arka


Arka berbalik dan menatap Hana dia juga tersenyum


"Memang perlu aku tau tentang itu?"Ucap Arka


"Arka!"Ucap Tante Lala tapi Arka tetap menatap Hana


"Bukankah aku adik mu?kenapa harus memanggilku honey?"Ucap Arka


"Baik-baik yah,kan tadi periksa sama dia?"Ucap Arka dan menatap Rama


"Udah dulu aku mau pulang dan istirahat"Ucap Arka dan dia tersenyum lagi


"Kamu gak mau aku pulang?"Ucap Hana


Arka diam dan dia menatap Tante Lala


"Ayo Tante pasti teman-teman sudah menunggu dirumah"Ucap Arka


"Arka!"Ucap Tante Lala lagi


"Kenapa Tan?"Ucap Arka


"Aku tunggu undangan nya ya ka Raihana"Ucap Arka


Arka tau jika Hana satu Apartemen dengan Rama walaupun mereka tak satu kamar namun itu membuat Arka sakit hati dan bahkan semakin kecewa pada Hana


Arka berjongkok dan dia tersenyum didepan perut Hana dan dia mencium perut Hana


Air mata Hana tiba-tiba jatuh membasahi pipinya


"Apapun yang terjadi aku adalah Papah mu nak,Kamu anak ku ingatlah itu"Batin Arka sambil mencium perut Hana


Arka berdiri dan mengandeng tangan Tante Lala dan pergi


Hana diam menatap Arka yang semakin menjauh


Rama mendekati Hana


Hana menangis dan Rama memberikan sapu tangan nya pada Hana tapi Hana tak menerimanya


"Berhentilah menggangguku!"Ucap Hana


"Aku tidak mengganggu malah aku melindungi mu"Ucap Rama

__ADS_1


"Melindungi? apa kamu tidak lihat hah?mereka salah paham"Ucap Hana


Hana pergi meninggalkan Rama begitu saja sambil menangis


__ADS_2