
Pagi tiba
Arka sudah bangun terlebih dahulu dan dia diam sambil menatap Hana yang masih tertidur
"Akhirnya aku bisa menatap mu lagi sayang,kamu sangat cantik jika sedang tertidur"Batin Arka
Arka terus menatap Hana sambil tersenyum
Hana mulai membuka matanya dia kaget melihat Arka sedang menatap nya sambil tersenyum
"Pagi sayang"Ucap Arka
"Pagi"Ucap Hana
"Tumben kamu bangun pagi-pagi?"Ucap Hana
"Ya aku pengen liat kamu tidur sayang"Ucap Arka
"Ada-ada aja sih"Ucap Hana dan mengelus pipi Arka
"Yang lain udah bangun gak yah?"Ucap Hana
"Ngapain mikirin yang lain sih sayang,palingan juga belum bangun tuh"Ucap Arka
"Sayang"Ucap Arka dan dia mengelus perut Hana
"Hm apa?"Ucap Hana
"Udah kelihatan belum jenis kelamin anak kita?"Ucap Arka
"Kamu aneh-aneh aja! ya jelaslah belum usia kandungan aku aja baru 2 bulan lewat 1 Minggu"Ucap Hana
"Jadi belum kelihatan?"Ucap Arka
"Iyah belum lah"Ucap Hana
"Kapan dong kelihatan nya?"Ucap Arka
"Kalau udah 5 bulan nanti udah keliatan kok Honey"Ucap Hana
"Lamanya"Ucap Arka sambil menyeringitkan alisnya
"Kan butuh proses"Ucap Hana
"Aku benci proses,aku suka instan"Ucap Arka
Hana ingin turun kebawah untuk mengecek para teman-teman Arka tapi Arka malah mempererat pelukannya
"Disini aja sayang,ini masih pagi sekali gak mungkin juga mereka bangun jam segini apalagi hari ini Minggu"Ucap Arka
"Aku mau kekamar Nissa dan yang lainnya honey"Ucap Hana
"Gak perlu!"Ucap Arka dengan tegas
Hana pun diam didalam pelukan Arka
Jam sudah menunjukkan pukul 09.00
Hana sangat dongkol dengan Arka karena Arka terus saja mengikutinya kemana pun dia melangkah sambil memeluk Hana dari belakang
Hana turun dengan wajah cemberutnya sedangkan Arka berjalan dengan santai disamping Hana sambil tangan kanannya melingkar di pinggang Hana
Yang lain sudah siap dibawah untuk makan bersama tapi Tante Lala dan juga Riko sudah pulang terlebih dahulu
"Lama banget sih!"Ucap Nissa
"Tapi tunggu kalian kok rami banget mau kemana?"Ucap Indah
"Mau ketemuin Abi Nissa"Ucap Hana dan menatap Nissa
Nissa melotot
"Ngapain?nemuin Abi aku?bisa-bisa Ummi ngamuk kalau Kaka temuin Abi"Ucap Nissa
__ADS_1
"Lu mikir nya apa sih hah?istri gua mau bantuin lu biar lu gak masuk pesantren"Ucap Arka
Para teman-teman Nissa menatapnya
"Iyah Nissa aku mau bantuin kamu biar gak masuk pesantren,kamu pasti juga gak mau kan tapi gara-gara aku kamu mau"Ucap Hana
"Gak usah ka,mustahil bisa bujuk Abi dan juga itu adalah kemauan aku sendiri"Ucap Nissa
"Jika tidak dicoba kenapa harus mengakatan mustahil?"Ucap Hana
"Kaka bakal kecewa nanti"Ucap Nissa
"Benarkah?"Ucap Hana dan tersenyum Arka menatap istrinya itu
"Jangan meremehkan istri gua Nissa dia seorang yang cerdas gua yakin dia bisa mengubah keyakinan Abi lu"Ucap Arka dan dia mencium kepala Hana
"Ayo Honey"Ucap Hana
"Kamu gak sarapan dulu?"Ucap Arka
"Nanti aja honey"Ucap Hana
"Gak,gak kamu harus makan atau gak aku ambilin buah dulu kamu makan dijalan"Ucap Arka dan dia pergi menuju dapur mengambilkan buah-buahan potong untuk Hana
Mereka semua pergi dengan 2 mobil menuju rumah Nissa
Hampir satu jam perjalanan akhirnya mereka pun sampai
Abi dan Ummi Nissa menyambut teman-teman Nissa dengan ramah dan menyuruh masuk kedalam rumah mereka
"Silahkan duduk dulu,biar mba nanti bikinin air"Ucap Ummi Nissa
"Tumben sekali teman-teman Nissa pada datang kerumah selain Dira,Dila dan Qia"Ucap Ummi Nissa
Abi Nissa menatap Hana mengenalinya
"Abi jaga matanya"Ucap Ummi Nissa
"Astaghfirullah,gak Ummi Abi cuma kaya pernah liat dia dimana yah?"Ucap Abi Nissa
"Oh ini orang nya"Ucap Abi
Hana tersenyum
"Kedatangan saya kesini untuk berterimakasih sebesar-besarnya pada Abi dan satu lagi"Ucap Hana sengaja memotong pembicaraan nya
"Satu lagi apa?"Ucap Ummi
"Saya keberatan jika Nissa harus menumbalkan dirinya masuk kepesantren"Ucap Hana
Arka hanya diam sambil mengelus tangan Hana begitu pun yang lain
"Kamu keberatan?kenapa dia sudah mensetujuinya dan lagian dia anak saya"Ucap Abi Nissa
"Apakah Abi sadar jika ini pemaksaaan?Benarkah Nissa anak anda?tapi kenapa anda seperti nya hanya memikirkan kemauan anda tanpa mau mendengarkan dan melihat anak anda,apakah dia mau atau tidak"Ucap Hana
"Anda pasti pernah dengar istilah kan?jika sesuatu dikerjakan dengan terpaksa pasti hasilnya akan mengecewakan"Ucap Hana
"Anda ingin berdebat dengan saya?"Ucap Abi Nissa
"Bisa dibilang begitu niat saya hanya satu kesini yaitu jangan masukan Nissa ke pesantren"Ucap Hana
"Tidak bisa!dia sudah mengiyakan nya!"Ucap Abi Nissa
Hana tertawa kecil
"Sayang"Ucap Arka pelan Hana menatap Arka dan dia tersenyum manis kepada Arka
"Baiklah jika seperti ini bisa-bisa akan ada pertikaian"Ucap Hana
"Begini saja Abi, saya akan menjadi donatur di pesantren Abi asal Nissa tidak masuk kesana"Ucap Hana
"Anda kira pendidikan untuk anak saya bisa diganti dengan uang hah?"Ucap Abi Nissa yang tersulut emosi
__ADS_1
Ummi Nissa mengelus belakang Abi nya Nissa
"Tolong Abi jangan kasar kepada istri saya"Ucap Arka
"Dia duluan yang menyulut emosi saya"Ucap Abi Nisa
"Ka Hana "Ucap Nissa
Hana menganggukkan kepalanya kepada Nissa
"Baiklah"Ucap Hana dan dia mengeluarkan map yang memang sudah dia siapkan tadi
"Bacalah"Ucap Hana menyerahkan pada Abi Nissa
"Apa ini?"Ucap Ummi Nissa
"Oh itu adalah surat kontrak yang sudah ditanda tangani oleh Nissa dan teman-teman nya jika mereka mau menjadi teman saya selama saya hamil dan melahirkan nanti"Ucap Hana
"Bahkan tak ada jangka waktu"Ucap Hana
"Kalian bisa baca jika pihak kedua memutuskan sepihak maka pihak kesatu boleh membawa itu ke pihak hukum"Ucap Hana
Abi Nissa langsung merobek surat itu sampai menjadi kertas kecil
"Silahkan sobek tapi saya hanya membawa yang palsu yang aslinya ada dirumah saya"Ucap Hana
"Kau ingin memperbudak anak saya hah?"Ucap Abi Nissa
"Nissa kenapa kamu kenal orang seperti dia hah?dia sangat licik!"Ucap Abi Nissa
"Jaga ucapan anda pak!"Ucap Arka dengan serius
"Sudah jangan tersulut honey kita harus pakai kepala dingin"Ucap Hana
Arka diam tapi tatapan sangat tajam
"Jadi bagaimana Abi?ummi?"Ucap Hana
"Kalian tau kan fungsi kontrak dan kalian juga membaca isinya tadi?"Ucap Hana
"Ini maksudnya apa sayang?"Ucap Ummi Nissa lemah lembut pada anak perempuan nya itu
"Maafin Nissa ummi tapi aku benaran gak mau masuk pesantren dan tentang kontrak itu juga benar"Ucap Nissa sambil menunduk
Ummi Nissa menatap Abi nya Nissa
"Nissa Abi kecewa sama kamu"Ucap Abi Nissa
"Anda kecewa ke Nissa?padahal dia tidak pernah mau dengan permintaan anda,kenapa anda harus kecewa?"Ucap Hana
"Saya memang belum menjadi orang tua tapi bukankah tugas orang tua itu membimbing dan mendukung kemauan anak bukan?bukan memaksakan kehendak kita ke dia?"Ucap Hana
"Bagaimana keputusannya?apa Nissa masih tetap mau dimasukkan kepesantren atau saya polisikan mereka berempat?"Ucap Hana tegas
"Sayang"Ucap Arka
"Ka Hana!"Ucap indah dan Bila bersamaan
"Cepat putuskan biar saya hubungi pengacara saya"Ucap Hana
"Lakukan semau mu saja nona"Ucap Abi Nissa dan dia berdiri dan masuk kedalam
"Abi"Ucap Nissa lirih
Hana tersenyum puas dan dia berdiri dan menghampiri Nissa dan memeluknya
"Sekarang jangan sedih-sedih lagi yah,kamu gak jadi masuk pesantren"Ucap Hana
Ummi Nissa melihat Hana memeluk anaknya pun menjadi luluh
"Nona apa arti anak saya di kamu?"Ucap Ummi Nissa
"Adik saya,jika dia sedih maka saya harus menghapus kesedihannya"Ucap Hana
__ADS_1
Ummi Nissa tersenyum