
Didalam mobil Hana hanya diam sambil memainkan ponselnya bahkan Arka mencoba menggenggam tangan dia pun Hana selalu menolaknya
"Honey baru tadi kita baikan sama kamu ngambek lagi?"Ucap Arka
Hana hanya diam memainkan ponselnya
Dilampu merah Arka berhenti dia pun mencoba membujuk Hana lagi
"Sayang?"Ucap Arka dengan lembut membuat Hana menatap Arka dan Arka tersenyum
"Jangan ngembek yah soalnya gak suka diemin ,dicuekin sama kamu"Ucap Arka
"Aku sangat mencintaimu RAIHANA FIKA CANTIKA"Ucap Arka
Lampu menjadi hijau lagi dan Arka kembali melajukan mobilnya
Arka meraih kepala Hana dan menyandarkan dibahu nya
"Jangan ngambek yah sayang"Ucap Arka sambil mengelus rambut Hana
Hana memeluk pinggang Arka
"Tapi kamu jangan mau aja dong digituin sama dia tadi,masa kamu dipakaiin gelang diam aja"Ucap Hana dengan suara manjanya
"Iyah gak lagi yah,janji deh"Ucap Arka
Hana tersenyum sambil terus memeluk Arka
"Jadi gak jalan-jalan nya?"Tanya Arka
"Gak jadi tetep kepala aku tiba-tiba pusing gak tau kenapa"Ucap Hana
Arka menjadi panik bahkan dia menepikan mobilnya hanya untuk mencek keadaan Hana
"Kamu kenapa honey?kamu sakit?"Tanya Arka bertubi-tubi
"Jangan lebay gitu ah,aku cuma pusing biasa aja"Ucap Hana
"Tetap aja itu pusing dan itu penyakit honey"Ucap Arka
__ADS_1
Hana menangkup wajah Arka dan dia tersenyum melihat Arka benar-benar terlihat khawatir kepadanya kelihatan dari raut wajahnya
"Honey kamu jangan berlebihan yah aku gak papa,lagian kalau aku pusing kan ada bahu kamu buat aku bersandar"Ucap Hana
Arka tersenyum tipis dan mengangguk kepalanya
Dan mereka pun sampai dirumah Hana,Arka langsung menggendong Hana masuk kedalam dan para pelayan yang membawa belanjaan mereka
"Honey kamu berlebihan sekali padahal aku sudah bilang aku gak papa"Ucap Hana sambil tertawa kecil karena tingkah suami kecilnya ini
"Kamu pusing masih bisa tertawa sayang"Ucap Arka
Hana tersenyum mendengar Arka memanggilnya sayang
Arka merebahkan Hana diranjang bahkan dia juga melepaskan sepatu tinggi Hana
"Obat-obatan kamu ada dimana honey?"Tanya Arka
"Itu dilempari"Ucap Hana menunjuk
Arka langsung mengambil obat yang ada dilempari itu
"Minum obat dulu yah sayang"Ucap Arka sambil membukakan obat untuk Hana
"Honey Ella itu kayanya juga suka sama kamu"Ucap Hana
Arka tersenyum dan mengelus rambut Hana
"Honey kan udah aku bilang kalau aku sama dia cuma partner gak lebih"Ucap Arka
"Tapi dia kayanya baper dan suka sama kamu honey"Ucap Hana
"Ngapain mikirin perasaan dia sih honey kalau perasaan kamu sakit kalau mikirin dia"Ucap Arka
"Tapi gimana honey aku takut dia ambil kamu dari aku"Ucap Hana dengan suara manjanya
"Ih gemesnya istriku kalau lagi cemburu"Ucap Arka
"Honey aku serius"Ucap Hana
__ADS_1
"Aku juga serius kamu tuh gemesin kalau lagi cemburu"Ucap Arka
"Ih aku serius malah dibecandain gak asik!"Ucap Hana dan membalik tubuhnya membelakangi Arka
Arka tertawa melihat tingkah istrinya dan Arka juga naik ke kasur dan memeluk Hana dari belakang
"Ngapain naik?ngapain meluk?"Ucap Hana
"Gak boleh yah?"Tanya Arka
"Iya gak boleh"Ucap Hana
"Terus meluk siapa dong?masa guling?masa bantal kan ada kamu honey"Ucap Arka
Hana hanya diam membuat Arka semakin memeluk Hana
"Kemarin Bila,indah sekarang Ella nanti siapa lagi?"Tanya Hana
"Gak tau aku honey tapi kan kamu pemenangnya?"Ucap Arka
"Bodo amat!'Ucap Hana
"Bodo amat apa cinta amat?"Ucap Arka
"Amat siapa?"Ucap Hana
Arka tertawa lepas mendengar pertanyaaan Hana
"Kamu kenapa sih honey?"Ucap Arka
"Udah-udah sekarang kamu istirahat yah"Ucap Arka
Hana membalik tubuhnya dan memeluk Arka
"Udah yah jangan mikirin apa-apa lagi nanti kepalanya makin sakit"Ucap Arka dengan lembut sambil mengelus rambut Hana
"Aku juga mau gak mikir apa-apa tapi kalau kamu mau dia ambil orang ya jelas lah jadi pikiran aku"Ucap Hana
"Aku gak bakal diambil orang kok sayang kan aku diciptakan hanya untuk Raihana Fika Cantika"Ucap Arka
__ADS_1
"Dan kamu juga begitu hanya untuk Arka Bryan Dhekson"Ucap Arka lagi
Hana menganggukan kepalanya