
Arka masih setia duduk disamping Hana bahkan ketika dokter memeriksa keadaan Hana pun dia tetap berada disana
"Sayang aku mohon sadar lah,kita harus rayakan kehamilan mu sayang"Ucap Arka
"Aku benar-benar tidak tega melihat mu terbaring lemah seperti ini,aku lebih suka melihatmu mengerjai ku dan setelahnya kau tertawa sayang"Ucap Arka
Arka pun menangkup tangan nya dan tangan Hana berada ditengah tangan Arka
Dan Arka memejamkan matanya dia berdoa
"Tuhan aku mohon!angkat penyakit istriku,sehatkan dia kembali,bangunkan dia dari mimpinya,aku sangat merindukan nya"Ucap Arka
"Aku ingin bahagia bersama istri dan calon anak ku tuhan!kabulkan doa ku"Ucap Arka
"Aamiin......."Ucap seseorang
"Belum selesai doanya"Ucap Arka tapi dia belum membuka matanya
"Tapi aku udah sadar loh honey"Ucap Hana karena dia memang sudah sadar sebelum Arka berdoa tadi
Arka langsung membuka matanya dan dia langsung menatap Hana tanpa suara membuat Hana terkekeh melihat tingkah Arka
"Kamu bener lebih suka aku yang jahil dari pada aku diam?"Ucap Hana
Arka tersenyum tapi matanya mengeluarkan air mata
Hana tersenyum melihat Arka dan menghapus air mata Arka
"Kok nangis sih?gak seneng yah aku sadar lagi?"Ucap Hana,Arka langsung memeluk Hana dan menangis diatas pelukan Hana
"Aku benar-benar takut jika kamu kenapa-napa sayang,rasa kehilangan masih saja mengahantui ku"Ucap Arka
Hana tersenyum tipis sambil mengelus rambut Arka
"Aku tidak akan pergi honey,aku akan selalu ada buat kamu"Ucap Hana
"Tapi kenapa kamu lama sadarnya sayang"Ucap Arka
"Gak tau honey"Ucap Hana
Arka melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya
"Kamu harus kembali sehat sayang!"Ucap Arka
"Iyah itu pasti dan anak kita juga"Ucap Hana dan tersenyum menatap perutnya
__ADS_1
Arka mengerucutkan alisnya
"Kok kamu tau kamu hamil?"Ucap Arka dengan heran
"Ya aku tau lah sebelum aku keacara kesekolah kamu aku iseng-iseng pakai rest pack dan hasilnya positif"Ucap Hana
"Dan waktu di kita dikantin aku mau kasih tau kamu eh gak jadi soalnya si Ela panggil kamu kan?"Ucap Hana
"Seharusnya kamu tetap kasih tau aku sayang"Ucap Arka
"Tapi kamu kan udah tau"Ucap Hana
"Iyah juga sih dan kita jaga dia baik-baik yah sampai dia lahir nanti"Ucap Arka
"Iyah honey"Ucap Hana
"Tapi tunggu muka kamu kenapa?"Ucap Hana yang baru sadar dengan muka Arka yang lebam-lebam
Arka diam bahkan dia bingung ingin mengucapkan apa
"Kenapa honey?aku tanya"Ucap Hana
"Apa ka Riko yang buat ini?"Ucap Hana
"Jangan bohong honey pasti dia kan?"Ucap Hana
"Bukan om sayang tapi Willy"Ucap Hana
"Kok Willy?kenapa dia sampai buat kamu gini?"Ucap Hana khawatir
"Dia datang sayang sok jadi pahlawan dan berusaha buat hasut om biar dia salahin aku dan buat aku dipisahin sama kamu"Ucap Arka
"Apa kak Riko percaya?"Ucap Hana
"Gak sayang"Ucap Arka
Hana tersenyum dan mengelus wajah Arka
"Ka Riko bukan orang mudah dihasut apalagi gak ada bukti,walaupun dia sedang marah dia tidak bisa dibodohi"Ucap Hana
"Tapi dia sangat mengerikan jika marah"Ucap Arka
"Benarkah?aku sering mendengar itu tapi tidak pernah melihatnya langsung"Ucap Hana
"Aku benar-benar sangat takut jika dia akan memisahkan kita"Ucap Arka
__ADS_1
"Jika kamu tidak berbuat aneh-aneh Kaka tidak akan pernah marah"Ucap Hana
Pintu kamar Hana terbuka dan yang masuk adalah indah dan Nissa the geng
Indah sempat bertanya dimana rumah sakit yang merawat Hana dan dia menjenguknya
"Selamat siang"Ucap Indah
"Assalamualaikum"Ucap Nissa dan teman-teman nya
"Gak bakal dijawab kan mereka Kristen"Ucap Bisik teman Teman Nissa
"Diam gak!"Ucap Nissa
Mereka sontak menutup mulut mereka
Arka dan Hana tersenyum apalagi Hana tau jika yang datang orang-orang yang telah menolongnya
Indah dan Nissa the geng mendekat dan berdiri disamping Hana
Tapi Nissa menatap sinis kearah Arka
"Gimana keadaan istri kamu Arka?"Ucap Indah
Arka tersenyum
"Dia baru aja sadar ndah"Ucap Arka
"Gak panggil dokter?"Ucap Indah
"Oh Iyah lupa gua"Ucap Arka
"Kamu ini Arka"Ucap Indah dan tertawa
"Gua titip sebentar yah ndah"Ucap Arka
"Oke"Ucap indah
Arka langsung berdiri dan pergi keluar untuk memanggil dokter
Arka pun berkeliling mencari dokter tapi dokternya tak dia temukan
Arka berjalan dengan santai menuju ruangan Hana kembali tapi tiba-tiba ada yang menepuk bahunya dan membuatnya Arka seakan-akan terhipnotis dan orang itu tersenyum
"Ayo ikuti saya"Ucapnya dan Arka pun mengikuti orang itu
__ADS_1