Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Berlipat ganda


__ADS_3

Hana benar-benar kesakitan sambil sesekali memanggil Arka


Dia meremas tangan Willy karena Willy yang dekat dengan Hana


"Honey...."Ucap Hana sambil menahan sakit nya


Hana dibawa masuk dan Willy ingin ikut masuk membuat Tante Lala menjadi tidak suka dan dia menarik tangan Willy


"Kamu jangan masuk biar suamiku saja yang menemaninya didalam"Ucap Tante Lala


Willy pun mengangguk dan tidak jadi masuk


Sedangkan Gio dan Bagus tetap diruangan Arka


"Arka woy bangun!Kaka cantik udah mau ngelahirin anak lu!"Ucap Gio


"Lu bakal jadi suami gagal kalau lu gak temanin istri lu lahiran Arka"Ucap Bagus


Dokter dan suster menyiapkan semua alat-alat yang dibutuhkan untuk proses persalinan Hana


"Ka apa suamiku masih belum sadar?tadi sebelum aku masuk dia sempat memanggilku"Ucap Hana


"Berjuang lah Raihana melahirkan anak kamu yah,jangan mikir yang aneh-aneh"Ucap Riko


Hana terus meringis kesakitan


Dokter menengok dia ingin melihat Hana sudah pembukaan berapa


"Bagaimana dokter?"Ucap suster


"Pembukaan 3 suster ini pasti akan memakan waktu yang lama"Ucap dokter


"Dan untuk nona dimohon jangan stres dan juga jangan terlalu banyak membuang tenaga nya yah"Ucap dokter


Hana menganggukan kepalanya pelan


Jam menunjukkan pukul 15.09 hampir 2 jam Hana diruangan persalinan


"Bagaimana ini dokter?"Ucap Riko


"Apa saya harus lakukan operasi Cesar saja?"Ucap dokter


"Aku gak mau!"Ucap Hana


"Baiklah kalau begitu,kami akan berikan obat perangsang agar nona cepat melahirkan"Ucap Dokter


"Apakah aman dokter?"Ucap Riko


"Aman nona tapi hanya saja rasanya lebih sakit dari proses yang normal"Ucap Dokter


"Bagaimana Hana?"Ucap Riko


"Iyah Ka biar aku cepat bertemu dengan anak ku"Ucap Hana


"Baiklah kami akan disiapkan semua nya dulu"Ucap dokter


Persiapan selesai hanya menunggu obatnya bereaksi


Hana mulai merasa perutnya kembali sakit seperti di awal tadi bahkan lebih sakit dia kembali Meringis


"Ayo nona mulai mengejan"Ucap Dokter


Hana pun menarik nafas dalam-dalam dan mengejan sesuai introksi dokter


"Ayo nona seperti itu terus"Ucap dokter


"Ka sakit"Ucap Hana bahkan dia menangis karena apa yang dirasakan benar-benar sakit


Hana kembali menarik nafasnya dalam-dalam dan mengejan sambil berteriak memanggil Arka

__ADS_1


"Honey......!!!"Teriak Hana lantang


Disisi Arka


Arka seperti mendengar Hana memanggilnya seketika matanya terbuka


"Apa ini?"Ucap Arka sambil menatap sekitar


Arka ingin menggerakkan tubuhnya tapi tak bisa karena dia merasa tubuhnya sangat lemah,Arka juga melepaskan alat-alat yang menempel di badannya yang ada dipikiran hanya satu yaitu Hana


Tapi dia memaksa dirinya bahkan kakinya mati rasa,dan beruntung sekali karena Gio dan bagus masuk mereka terdiam melihat Arka sadar yang seperti kesusahan turun


"Woy bantuin gua!"Ucap Arka


Gio langsung berlari membantu Arka sedangkan Bagus mengambil kursi roda untuk Arka


"Istri gua mana?gua mau ketemu dia"Ucap Arka


"Lu sekarang pikirin lu dulu deh sebelum mikirin dia"Ucap Gio


"Maksud lu apaan?"Ucap Arka


"Astaga lu baru juga bangun dari koma satu bulan tapi mulut lu gak berubah"Ucap Gio


"Gua koma satu bulan?terus gimana istri gua?pantesan badan gua rasanya kaku semua"Ucap Arka


"Kalau lu keluar dari ruang ICU tanpa sepengetahuan dokter bisa-bisa mereka marah Arka"Ucap Bagus


"Gua gak perduli gua mau ketemu istri gua,dia ada diluar kan?"Ucap Arka


Bagus dan Gio saling tatap


"Cepat dorong keluar gua mau ketemu istri gua"Ucap Arka


Gio pun mendorong Kursi roda Arka keluar sedangkan Bagus memegangi infus Arka


"Gimana nih Gi, Arka baru aja sadar mana dia diruang ICU lagi emang boleh langsung keluar gitu?tanpa sepengetahuan dokter?"Bisik Bagus


Arka keluar ruangan tapi tak menemukan Hana


"Istri gua mana?"Ucap Arka


"Dia lagi ada diruangan persalinan Arka"Ucap Gio


"Ruangan persalinan?maksud kalian istri gua mau ngelahirin?"Ucap Arka


Gio dan Bagus menganggukan kepalanya


"Terus kenapa diam hah?antar gua kesana!cepat!"Ucap Arka


Gio dan bagus langsung membawa Arka menuju ruangan Hana


Didepan ruangan Hana ada Tante Lala dan juga teman-teman perempuan


Tante Lala langsung membulatkan matanya melihat keponakan yang ada dikursi Roda dia langsung berlari mengejar Arka


"Arka!"Ucap Tante Lala


"Tante!"Ucap Arka


Tante Lala mencium seluruh wajah keponakan nya itu tanda rasa rindu nya


"Kamu sudah bangun Arka?bahkan kamu sadar diwaktu yang tepat"Ucap Tante Lala


"Gimana istriku Tante?"Ucap Arka


"Dia didalam Arka,dia sedang berjuang ngelahirin anak kamu"Ucap Tante Lala


"Aku boleh masuk kan?"Ucap Arka

__ADS_1


"Tentu"Ucap Tante Lala


"Aku masuk dulu yah Tante"Ucap Arka dan bagus dan Gio membawa Arka masuk


Arka masuk dan Riko melihat Arka begitu Hana yang sudah seperti kelelahan


"Honey..."Ucap Hana pelan dia tak percaya orang yang ada didepannya itu adalah suaminya yang bangun dari komanya tapi dia sangat senang karena Arka sudah bangun dari komanya


Arka mendekati Hana


"Sayang..."Ucap Arka,Arka juga menatap kasihan istrinya yang sangat kelelahan karena proses persalinan ini,wajah Hana pucat dengan keringat membanjiri wajah dan tubuhnya


"Honey kamu bangun"Ucap Hana lemah sambil mengusap wajah Arka bahkan air mata Hana jatuh membasahi kelopak matanya karena dia bersyukur doa nya dikabulkan oleh tuhan


"Iyah aku bangun sayang,aku bangun karena kamu manggil aku"Ucap Arka sambil mengusap rambut Hana


Arka meletakkan tangan diperut Hana


"Kamu sangat kelelahan sayang"Ucap Arka


"Tidak papa honey ini demi anak kita kan?"Ucap Hana


Dokter memberikan obat perangsang itu lagi ke Hana


Sakit yang tadi kembali datang Hana mengiris sambil meremas tangan Arka


"Sakit honey"Ucap Hana lirih


Arka benar-benar tak tega melihat Hana,mata Arka berkaca-kaca melihat perjuangan Hana melahirkan anaknya


"Apakah sesakit itu?"Ucap Arka


"Iyah sangat sakit Honey"Ucap Hana


"Ayo Nona lakukan seperti tadi"Ucap Suster


Hana mengikuti arahan suster,sampai 3 kali dan akhirnya suara tangis bayi memenuhi ruangan itu air mata Arka tak bisa dibendung lagi bahkan dia berdiri dan memeluk Hana dengan erat


Sakit dan kaku di kaki tiba-tiba hilang karena rasa syukurnya begitupun Hana rasa sakit melahirkan juga ikut hilang karena kelahiran anaknya


"Terima kasih sayang karena sudah melahirkan anak ku"Ucap Arka sambil terus menangis


Hana hanya tersenyum karena tenaga benar-benar terkuras


"Iyah honey kita rawat anak kita sama-sama yah"Ucap Hana


"Selamat Nona dan tuan jenis kelamin anak kalian perempuan"Ucap Dokter


Dokter menyerahkannya pada Hana untuk diberikan ASI


"Cantik sekali sama mirip dengan Kaka cantik"Ucap Gio


"Wah anak Kaka cantik jadi Bule"Ucap Bagus


Arka merasa sangat bangga karena kelahiran putri Cantiknya


"Hay cantik,aku Papahmu"Ucap Arka sambil mentoel Pipi anaknya


Arka terus sesekali mengusap air matanya karena hatinya benar-benar sangat bahagia melihat anaknya sudah lahir


"Mirip denganmu sayang"Ucap Arka


"Tidak juga honey malah dia kebanyakan mirip kamu apalagi lihat rambutnya pirang sama kaya kamu"Ucap Hana


Hana dan Arka sama-sama tersenyum dan mencium putrinya


"Hay jangan terlalu banyak minumnya sisain Papah yah"Ucap Arka pelan


"Honey kamu sempat-sempatnya"Ucap Hana

__ADS_1


Arka tertawa kecil dan mencium pipi Hana dan kening Hana


__ADS_2