
Hana memeluk Arka dan menyandarkan kepalanya didada bidang Arka
"Aku benar-benar takut sekarang kamu pergi honey,rasanya ini tidak pernah aku miliki bahkan kepada Leo pun tidak seperti ini"Batin Hana
Arka mengangkat Hana seperti anak monyet dan Hana mengalungkan tangannya dileher Arka
Arka mencium bibir Hana dengan lembut dan Hana membalasnya,Arka membawa Hana menuju ranjang,Arka merebahkan Hana dan dia juga ikut tapi dia berada diatas Hana mereka terus berciuman dan tangan Arka sudah menjelajahi dada Hana
Arka melepas ciumannya
"Honey layani aku yah"Ucap Arka
Hana menganggukkan kepalanya
Arka tersenyum dan kembali menyerang Hana dia melepaskan baju Hana satu persatu dan Hana melepaskan handuk Arka dan mereka sama tak menggunakan sehelai benang pun
Arka sudah ingin memasukkan milik nya tapi Hana malah menghalanginya
"Tunggu!"Ucap Hana
"Kenapa?"Tanya Arka yang sedikit kesal
Hana menarik leher Arka dan membuat tanda kemerahan dileher Arka
Dia tersenyum sedangkan Arka malah bingung
"Biar semuanya tau kalau kamu milik aku honey"Ucap Hana
Arka tersenyum dan mencium bibir Hana sekilas
"Semuanya akan tau jika aku suamimu setelah aku lulus sekolah nanti"Ucap Arka
Hana tersenyum
Arka kembali melanjutkan aktivitasnya yang tadi sempat tertunda
Kali ini Arka sudah tidak kesulitan lagi
Tapi Hana tetap mencengkram belakang Arka dengan kuat saat milik Arka masuk
Arka memaju mundur pinggulnya
Ruangan itu penuh dengan suara-suara mereka dan malam itu juga hujan turun dengan lebatnya membuat suasana menjadi dingin tapi tidak dengan mereka berdua bahkan mereka sama-sama berkeringat
"Honey..."Panggil Hana
"Iyah honey?"Ucap Arka dan menghentikan aktivitasnya
"Aku mohon buat aku hamil"Ucap Hana
Arka tersenyum dan mengecup bibir Hana
"Kita usaha sama-sama yah honey"Ucap Arka
Hana menganggukan kepalanya
Akhirnya Arka ambruk diatas Hana setelah mengeluarkan benihnya didalam Hana untuk yang ke sekian kalinya
__ADS_1
Hana memeluk Arka dengan sangat erat
"Aku benar-benar ingin mengandungmu honey"Ucap Hana
"Iyah honey aku juga kamu mengandung anak ku"Ucap Arka
"Honey lepasin dulu"Ucap Arka
Hana melepaskan pelukannya dan berbaring disamping Hana dan dia memasuk Hana dalam pelukannya
Arka diam sambil terus memeluk Hana tapi sekarang pikiran menerawang memikirkan sang Mamah
"Honey?"Panggil Hana
Arka tak menjawab dan Hana melongak menatap Arka ternyata mata Arka sudah penuh dengan air mata dia langsung melepaskan pelukannya
"Honey jangan nangis lagi!"Ucap Hana sambil menghapus air mata Arka
Arka bukan menghentikan tangisnya dia malah memeluk Hana dan menangis didada Hana
"Entah kenapa aku teringat Mamah"Ucap Arka
Hana hanya diam dan mengelus kepala Arka yang ada didadanya
"Aku akan mencari siapa dalang dari ini semua honey"Batin Hana
Pintu kamar Hana dan Arka diketuk,Hana ingin membukakan pintu tapi Arka terus memeluknya dengan erat
"Biarkan saja"Ucap Arka yang sudah menghentikan tangisnya
"Siapa tau penting honey"Ucap Hana
Hana menjadi bingung dengan ucapan Arka yang terdengar ambigo
Pintu terus diketuk
"Arka bukain dong aku Bila!aku takut kamu kenapa-kenapa"Ucap Bila
Hana langsung menatap pintu dan ingin berdiri untuk membukakan pintu tapi Arka menahannya
"Biarin aja nanti juga dia bakal pergi"Ucap Arka
"Tapi dia ngetok gak henti-henti"Ucap Hana yang kesal
"Kamu mau bukain pintu dengan kaya gini?gak pakai apa-apa gitu?"Ucap Arka
Hana baru sadar jika dirinya sekarang tidak memakai apapun
"Kan?udah biarin aja honey"Ucap Arka
Bila terus mengetuk sampai ketukan itu tidak ada lagi dan malah ponsel Arka yang sekarang berdering dan yang menelpon adalah Bila
"Astaga tuhan!apa lagi sih!"Ucap Arka dengan kesal
Arka pun mengangkatnya
"Hallo!"Ucap Arka ketus
__ADS_1
"Arka aku ketuk pintu kamu kok kamu gak jawab sih!aku kesini hujan-hujan cuma buat kamu,aku khawatir sama kamu"Ucap Bila
"Bukain cepat pintunya aku mau masuk"Ucap Bila
"Apa sih lu hah?gua dikamar lagi sama istri gua ngapain lu mau masuk"Ucap Arka
Arka dengan sengaja meremas dada Hana membuat Hana mengeluarkan suara desahnya
Bila semakin diam apalagi mendengar suara Hana
"Lu pulang aja gua kalau udah dikamar gak bakal keluar lagi"Ucap Arka
"Kamu lagi bohong kan?gak mungkin kamu udah nikah! aku gak percaya kecuali aku lihat sendiri"Ucap Bila
"Lu gak percaya?oke aku video call!angkat!"Ucap Arka
Bila langsung melotot melihat Arka berada didada Hana dengan manjanya
"Percayakan?gua lagi bikin keturunan lu jangan ganggu"Ucap Arka
"Arka kamu jangan aneh-aneh!kamu masih SMA kalau pihak sekolah tau kamu bisa dikeluarin"Ucap Bila
"Yakin sekolah mau keluarin?gua aset yang berharga loh bahkan Mamah penyalur dana terbesar disekolah itu"Ucap Arka
Hatinya benar-benar sakit dan air matanya jatuh membasahi wajahnya melihat Arka bersama dengan wanita lain
"Arka kamu jahat!tadi kamu bilang nyuruh aku nemenin kamu hari ini tapi kenapa sekarang kamu gini sama aku?"Ucap Bila
"Kalau kamu mau aku yang bakal ngandung anak kamu"Ucap Bila dengan tidak malunya
Hana dari tadi ingin sekali berbicara tapi Arka melarangnya
"Maafin gua tentang tadi"Ucap Arka dan mematikan ponselnya
Hana langsung memukul Arka
"Kamu apa-apaan sih,sakit tau kamu remas tadi"Omel Hana
Arka tertawa kecil dan kembali memeluk Hana
"Yakin sakit?kalau sakit aduh bukan ah!"Ucap Arka
"Honey!"Ucap Hana yang meninggi
"Bercanda honey"Ucap Arka
"Kayanya dia sebegitu cinta nya sama kamu honey sampai mau mengandung anak kamu"Ucap Hana dengan raut wajah sedihnya
"Tapi anak-anak aku gak mau numpang di dia mau nya di kamu gimana?"Ucap Arka
"Udah jangan sedih-sedih yah honey,dia hanya teman bagiku"Ucap Arka
Hana diam
OKE PARA PEMBACA KU!
KHUSUS TIGA HARI KEDEPAN AKU BAKAL UP SESUAI BERAPA BANYAK KOMEN KALIAN DI BAB YANG AKU UP HARI ITU
__ADS_1
JADI AYO BANYAKIN KOMEN YAH JANGAN LUPA LIKE JUGA
HAPPY READING 🥰😂