
Pagi tiba Hana dan Arka sama-sama masih belum terbangun karena hari masih gelap bahkan Arka mendekap Hana
Hana membuka matanya dia terbangun
"Honey bangun!kamu sekolah kan hari ini?"Ucap Hana
"Iyah sayang"Ucap Arka
"Kenapa gak bangun?"Ucap Hana
"Masih nyaman peluk kamu sayang,10 menit lagi pasti bangun kok"Ucap Arka
'
"Gak!ayo cepet bangun!"Ucap Hana
"Gak mau sayang"Ucap Arka sambil menggoyang-goyangkan tubuh Hana
"Honey bangun!"Teriak Hana dengan lantang sontak Arka menutup telinga bahkan dia langsung duduk
"Iyah sayang bangun aku"Ucap Arka
"Suami pinter!sekarang mandi yah"Ucap Hana
"5 menit lagi"Ucap Arka
"Mandi gak!kalau gak aku teriak lagi nih!"Ucap Hana
"Dingin sayang"Rengek Arka
"Mau aku mandiin atau gimana?"Ucap Hana
"Gak sayang aku mandi sendiri"Ucap Arka karena jika Hana yang memandikan Arka bisa-bisa Arka masuk angin
Arka pun masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya
Ponsel Hana berdering tanda pesan masuk yang mengirim pesan adalah arka,dia mengirim kan foto-foto isengnya pada Hana
"Badan aku makin keren aja sayang"Tulis Arka
Hana tertawa kecil melihat pose-posenya Arka
"Cepat mandi kalau gak aku samperin terus aku mandiin!"Ancam Hana
"Iyah sayang aku mandi"Balas Arka
15 menit kemudian Arka keluar dengan anduk melilit dipinggangnya Hana langsung turun dari ranjang dia membuka ketiak Arka
"Sayang ngapain?"Ucap Arka
"Ketiak kamu bulu nya makin lebat tau"Ucap Hana
"Sayang ah"Ucap Arka dengan wajah manyunnya Hana juga tertawa
"Sayang kok aku tadi ngaca muka aku kaya tua gitu yah?"Ucap Arka
"Kan kamu emang makin tua apalagi sebentar lagi bakal jadi bapak kamu tuh"Ucap Hana
"Udah ah ngomong sama kamu gak kasih solusi"Ucap Arka dan dia pergi menuju ruang baju nya
__ADS_1
Arka sudah siap dengan pakaian seragam nya tapi dia masih kebingungan mencari dasi nya entah kemana
"Sayang dasi aku mana?"Ucap Arka
"Ini sama aku"Ucap Hana dengan santai
Arka menjadi geram dan dia berlari dan menggelitik Hana
"Aku dari tadi muter-muter cari dasi buat hari ini malah kamu yang nyimpen yah"Ucap Arka sambil terus menggelitik Hana
"Stop honey,aku gak kuat nanti aku brojol gimana?"Ucap Hana sambil terus tertawa
"Biarin biar kita cepat punya anak"Ucap Arka
Hana menarik kerah baju Arka dengan kuat dan tatapan mereka bertemu
"Muka kamu kenapa?kok lebam gini?aku baru sadar loh?"Ucap Hana dengan khawatir
Arka diam dan dia langsung berdiri menghindari Hana dia juga merampas dasinya dari Hana dan memasangnya sendiri
Hana mengutil dibelakang Arka tapi karena tinggi jadi dia tidak bisa melihat wajah Arka
"Honey nunduk!"Ucap Hana
"Buat apa sih?cape tau nunduk"Ucap Arka
"Muka kamu lebam kenapa? gara-gara tadi malam atau apa?"Ucap Hana
"Aku gak papa kok sayang"Ucap Arka
"Ayok temanin aku kebawah yah buat sarapan terus doain aku biar lancar ujiannya"Ucap Arka
"Muka kamu sini!"Ucap Hana
"Honey ih!"Ucap Hana
Arka tertawa dan dia mengangkat Hana gaya brydal stile,Arka menatap Hana dan dia tersenyum bahkan dia mencium bibir Hana
"Pagi-pagi itu harus ada kecupan jangan ngomel Mulu"Ucap Arka
"Kita kebawah yah"Ucap Arka
Hana memegang-megang wajah Arka yang memang lebam gara-gara tadi malam
"Kan lebam gini?kok aku bisa gak liat tadi malam sih?berarti kamu beneran dipukulin dong!"Ucap Hana
"Gak papa kok sayang,biar lebih dramatis aktingnya tadi malam"Ucap Arka
"Aku gendong sampai bawah!"Ucap Arka
"Emang kuat angkat aku sampai bawah?"Ucap Hana
Arka tak menjawab Hana dan membawa Hana kebawah menuju ruang makan
"Pagi Non dan den"Ucap Bi Nah dan pelayan yang lain, mereka berdua tersenyum ramah
"Pagi-pagi udah gendong-gendongan aja?"Ucap Bi Nah
"Ini Bi istri aku pagi-pagi ngomel-ngomel makanya aku gendong biar diam"Ucap Arka sambil mendudukkan Arka
"Kamu yang bikin gara-gara makanya aku ngomel"Ucap Hana
"Iyah aku salah"Ucap Arka mengalah dan dia duduk
__ADS_1
Hana tak sarapan dia hanya meminum susu hamil buatan Bi nah dan juga buah-buahan segar
"Hari ini kita jenguk Bila yuk honey"Ucap Hana
"Oke!"Ucap Arka singkat
"Cuma oke jawaban kamu honey?"Ucap Hana
"Terus apa sayang?aku bilang enggak gitu?"Ucap Arka
"Tuh kalau bela diri aja panjang jawaban nya"Ucap Hana
Arka menjadi kesal sendiri dan mempercepat makannya agar bisa pergi cepat jika lama-lama bisa-bisa dia kena semprot terus
"Makan pelan-pelan honey!kalau kesedak nanti gimana?kaya mau cepet-cepet pergi biar ketemu siapa disekolah?"Ucap Hana
"Serba salah!"Ucap Arka pelan
"Makan yang benar!"Ucap Hana
"Untung gua sayang kalau enggak? uh udah gua jitak abis-abisan"Batin Arka
"Ngedumel dalam hati?terus aja!"Ucap Hana
Arka menarik nafasnya dan menghembuskannya dia tersenyum gigi
"Kenapa sih ngomel Mulu sayang pagi ini?baru tadi malam loh kamu ulang tahun"Ucap Arka
"Jadi maksud kamu aku tua gitu?"Ucap Hana
Arka mengusap wajahnya dan menatap jam dia pun meminum susu hangatnya dan bergegas pergi
Arka mendekati Hana
"Aku berangkat yah sayang"Ucap Arka dan dia mencium dahi,kedua pipi Hana dan juga bibir Hana
Dia juga berjongkok berpamitan pada calon anaknya setelahnya dia pergi
"Aneh banget sih?bahkan gak biasanya dia marah-marah gak jelas gitu ke aku?"Ucap Arka sambil memasang sepatunya
"Serem banget sih,udah lah nanti gua kasih kejutan juga bakal berhenti marah-marah gak jelas nya"Ucap Arka
Disisi Riko
Dia sedang dirumah sakit menjenguk Bila karena tadi pagi dia terus memikirkan Bila entah kenapa sejak Bila berubah menjadi baik dia menjadi kasian dan menjadi menyayangi seperti adiknya
"Keadaan Bila kenapa tidak ada perubahan pak?bahkan semakin memburuk dan membuat dia ke ruang ICU"Ucap Riko
"Kami juga sangat bingung tuan Riko,kata dokter kanker yang diderita Bila sudah sangat mustahil dihilangkan"Ucap Papah nya Bila
"Bahkan dokter yang saya datangkan dari luar negeri itu juga berbicara seperti itu"Ucap Riko
"Jujur saja pak Bila sudah saya anggap seperti adik saya,ketika saya melihatnya entah kenapa ada Raihana kecil didalam dirinya"Ucap Riko
Tiba-tiba dokter berdatangan masuk tergesa-gesa kekamar Bila,membuat mereka semakin khawatir
"Ada apa?"Ucap Riko menahan salah satu dokter
"Pasien melemah tuan,dari alat pendeteksi itu"Ucap Dokter dan dia bergegas masuk
Riko mengusap rambutnya sedangkan Mamah dan Papahnya Bila berpelukan mereka berdua sangat khawatir dengan keadaan putri semata wayang mereka
"Bila ayo kamu harus sehat lagi,kamu harus sehat,kamu janji kan bakal sehat lagi sama om"Batin Riko
__ADS_1