
Arka tak masuk kekamar nya melainkan masuk kekamar sang Mamah sambil menatap foto besar yang ada Dinding
Hana menatap Arka dari jauh begitupun Tante Lala sedangkan Riko masih mengawasi Leo
Arka tak menangis tapi dia hanya diam dan terus menatap foto besar itu
"Tante.."Ucap Lirih Hana
Tante Lala menatap Hana
Arka berbalik dan keluar kamar tatapan matanya sangat tajam,dia sama sekali tak menatap Hana dan juga Tante Lala dia berjalan begitu saja melewati Hana dan Tante Lala
Hana mengikuti langkah Arka dan bahkan dia memegang tangan Arka
"Mau kemana?"Ucap Hana dengan khawatir
Arka tersenyum dan menyentuh tangan Hana
"Tunggu dirumah ini sebentar yah aku mau keluar sebentar saja"Ucap Arka
Hana bukannya melepaskan tangan Arka malah memeluknya dengan erat sambil menggelengkan kepalanya
"Gak mau...kalau kamu pergi aku ikut!"Ucap Hana dengan suara manja
"Sayang kamu itu masih dalam pemulihan jadi dirumah aja yah"Ucap Arka
"Gak mau pokoknya ikut!ikut!ikut"Rengek Hana
Arka kembali tersenyum dan melepaskan tangan perlahan dari pelukan Hana membuat hati Hana seketika sakit
"Aku hanya sebentar,1 jam saja setelahnya aku akan kembali"Ucap Arka
"Aku mau ikut honey,aku khawatir kamu kenapa-napa"Ucap Hana
"Malah jika kamu ikut aku yang khawatir jika kamu disini kan ada Tante Lala dan juga Om"Ucap Arka
Arka mencium rambut Hana dan pergi dengan cepat
"Honey!"Teriak Hana dan dia berlari mengejar Arka tapi Arka sudah menaiki motornya dan sudah keluar
Tante Lala mendekati Hana dan berdiri disamping Hana
"Tante melihat Arka sekarang sangat berubah setelah sama kamu Hana"Ucap Tante Lala
Hana menatap Tante Lala
"Berubah Tante?"Tanya Hana
"Ya dia sangat berbeda sekarang,dulu jika dia marah pasti dia akan diam mengurung dirinya bahkan tak akan mau berbicara kecuali Mamahnya yang membujuknya"Ucap Tante Lala
"Atau bahkan lebih buruk lagi dia akan mengajak teman-teman nya untuk tawuran"Ucap Tante Lala
Hana hanya diam mendengarkan ucapan Tante Lala
"Arka itu benar-benar sangat sulit mengendalikan amarahnya,dan 1 tahun yang lalu dia pernah masuk rumah sakit belakangnya terkena bacok"Ucap Tante Lala
Hana melotot mendangar ucapan Tante Lala
__ADS_1
"Tapi gak ada bekas sedikit pun dibelakang dia Tante?"Ucap Hana
"Ya jelaslah kan Mamahnya langsung membawanya keluar negeri agar Arka tak kenapa-napa sekaligus menghilangkan bekas luka nya itu"Ucap Tante Lala
"Kamu benar-benar orang istimewa Hana bagi keponakan ku itu"Ucap Tante Lala
"Saya mohon jangan pernah tinggalkan dia tapi bimbing dia agar menjadi lebih baik lagi dan ini permintaan khusus saya kepada kamu"Ucap Tante Lala
Hana tersenyum
"Dia sekarang suami ku Tante,baik dan buruk nya dia,dia tetap calon Papah dari anak yang ku kandung sekarang,tanpa Tante meminta pun aku akan mempertahankan dia"Ucap Hana
Tante Lala tersenyum dan memeluk Hana
"Terima kasih Hana"Ucap Tante Lala
"Aku juga punya permintaan buat Tante?"Ucap Hana
"Apa?"Ucap Tante Lala
"Jadilah Kaka iparku Tante,Kaka sepertinya sangat mencintai Tante"Ucap Hana
Tante Lala diam sambil menatap Hana
"Aku bisa lihat dari sikap Kaka ke Tante dan tatapannya Tante sama seperti Arka menatapku"Ucap Hana
"Kita lihat waktu yang akan menjawabnya Hana"Ucap Tante Lala
"Jika Kaka melamar Tante,apakah Tante akan menerimanya?"Tanya Hana
"Ah sudah-sudah kamu harus istirahat Hana kan kamu masih dalam pemulihan"Ucap Tante mengalihkan pembicaraan
Disisi Arka dia baru saja sampai ditempat dimana Leo dibawa yaitu ke markas milik Papahnya
Baru saja masuk dan dia langsung berjalan dengan cepat kearah Leo dan memukul perut leo dengan kuat
Tangan Leo terikat didinding begitupun kakinya
Riko juga ada disitu
"Aku akan membuat kematian dia tidak mudah!"Ucap Arka dengan geram
"Arka tenang dulu!"Ucap Riko
"Jangan ikut campur dalam urusan ku!"Ucap Arka tanpa menatap Riko karena dia hanya menatap Leo
Leo bukannya takut tapi dia malah tertawa
"Mati atau hidup pun sekarang aku tidak berguna!lebih baik lakukan sekarang!"Ucap Leo
"Dan setelah apa yang kamu lakukan ke saya akan terjadi sesuatu dengan kalian"Ucap Leo
Arka mengepalkan tangannya dan langsung menonjuk wajah Leo
"Cepat masukan dia kedalam tong kaca"Ucap Arka
"Tunggu apa yang akan kamu lakukan Arka?"Ucap Riko
__ADS_1
"Aku akan membakarnya hidup-hidup"Ucap Arka
"Kamu jangan Gila Arka?ini berlebihan"Ucap Riko
Arka menatap Riko dengan tatapan elangnya
"Berlebihan?kau bilang berlebihan?Mamah meninggal karena dia kau sebut saya berlebihan?"Ucap Arka
"Apakah kau juga ingin ikut dipanggang bersama dia?karena membela dia sama saja membenarkan dia untuk membunuh Mamah"Ucap Arka
Tubuh Leo benar-benar bergemetar hebat mendengar dia akan dibakar hidup-hidup oleh Arka
Arka menatap Leo dengan senyum miringnya
"Bisa ucapan kata-kata terakhirmu?sebelum para anak buahku memasukkan mu kedalam tong itu"Ucap Arka sambil menatap tong kaca yang tak jauh dari dia berdiri sekarang
"Jika membunuhku!kau akan lihat apa yang akan terjadi setelahnya"Ucap Leo
"Kata-kata mu semakin membuatku ingin membunuhku sekarang"Ucap Arka
Riko benar-benar diam sekarang bahkan dia merasa Arka sekarang bukan anak SMA tapi melainkan Mirip mendiang Papahnya Arka
"Cepat masuk kan dia!"Perintah Arka lagi
Dan Leo dibawa oleh para anak buahnya Arka dan dimasukan kedalam tong itu dengan tubuh masih terikat
Leo terus berontak tapi tenaganya sudah hampir habis apalagi dengan luka-luka yang dia rasa sekarang
Arka berdiri didepan tong kacanya itu sambil tersenyum puas
"Papah pernah Bilang siapapun membuatmu bersedih karena dia telah mengambil hal yang paling berharga dalam hidupku maka dia wajib dilenyapkan dengan sangat kejam!"Ucap Arka
"Apa semuanya sudah siap?"Ucap Arka
"Belum tuan mungkin 5 menit lagi"Ucap para bodyguard Arka karena tong itu memang dipesan khusus oleh Papah Arka untuk membunuh para musuh-musuh nya
"Tuan semua sudah siap!"Ucap bodyguard Arka
Arka tersenyum dan berjalan menuju tempat eksekusi nya
Leo benar-benar panas dingin dibuatnya bahkan dia terus menggeliat dengan tenaga yang ada
"Maafkan Saya!saya mohon lepaskan saya,jika kamu melepaskan saya berjanji akan menghilang dalam hidup kamu"Ucap Leo
"Jika saya melepaskan anda Mamah tidak akan kembali lebih baik susul Mamah dan meminta Maaf pada disana"Ucap Arka
Arka menekan tombol mulainya dan tong kaca itu tertutup secara perlahan
Tong kaca itu tertutup sempurna
"Siap-siap lah dikremasi Leo!"Ucap Arka dan dia menekan tombol selanjutnya yaitu menyalakan apinya
Seketika tong itu berkobar api dan melahap Leo tanpa ampun dan Arka tersenyum puas
"TOLONG.......!!!"Teriak Leo dan dengan teriak-teriak yang lainnya
Riko menatap Sahabatnya terbakar disitu pun hanya diam tanpa ekspresi diwajahnya
__ADS_1
Hampir 15 menit apinya dalam tong kaca itu pun mulai mengekil didalam tong itu hanya tersisa tulang-tulang Leo
"Bereskan!"Ucap Arka pada anak buahnya dan dia pergi lagi untuk pulang karena janjinya pada Hana jika dia tidak akaan pergi terlalu lama