
Arka menampilkan wajah dinginnya bahkan terlihat santai padahal banyak anak buahnya yang sudah terluka bahkan tewas karena Meraka
"Lebih baik menyerah saja tuan muda Dhekson yang mulia"Ucap nya seperti mengejek
"Menyerah sebelum berperang tidak ada dalam rumus ku!"Ucap Arka
"Oh kau mau berperang?"Ucapnya
"Ya!"Ucap Arka tegas
Tiba-tiba ada tangan melingkar dipingganya bahkan memeluk pinggang nya dengan kuat Arka menoleh ternyata dia adalah Hana
"Sayang?"Ucap Arka terkejut
"Aku mohon lebih baik kita lari dari sini jangan kamu melawan mereka honey aku mohon"Ucap Hana
"Aku bilang apa tadi sayang diam dimobil! kenapa kesini? dasar keras kepala!"Ucap Arka
"Aku gak tenang honey didalam mobil sendirian"Ucap Hana
"Lebih baik hentikan drama kalian!aku sudah sangat ingin menghabisi tuan muda Dhekson yang mulia ini"Ucap penyusup itu
Arka mendorong Hana dan menyerahkan pada para bodyguard nya
"Jaga dia jangan sampai lepas!apapun yang terjadi pada ku jangan pernah lepaskan dia!"Ucap Arka
Para bodyguard Arka langsung mengepung Hana agar Hana tidak kemana-mana lagi
"Gunakan tangan kosong baru deal dan saya akan melawan kalian semua!"Ucap Arka
"Honey jangan!"Teriak Hana bahkan dengan air mata yang tak henti keluar dari matanya
Arka tak menghiraukan ucapan Hana bahkan menoleh pun tidak
__ADS_1
"Wah bocah ini menantang kita?"Ucap mereka
"Baiklah kami terima tapi usahakan kau harus menang jika kau kalah kami akan menghabisi dengan stragis didepan istrimu"Ucapnya
"Ya!"Ucap Arka
Mereka berempat turun dari tangga mendekat ketengah begitupun Arka
"Honey jangan!aku mohon!"Teriak Hana dengan histeris
Mereka semua tersenyum meremehkan Arka tapi Arka hanya bersikap santai seolah-olah tak terjadi apa-apa
Tanpa aba-aba Arka langsung menendang salah satu dari mereka sampai jatuh kelantai
Mereka bertiga langsung mengeroyok Arka tapi bukan Arka jika tidak bisa melawan apalagi Arka jago dalam bela diri
Mereka kewalahan melawan Arka yang terjatuh tadi langsung berdiri dan memegangi tubuh Arka membuatnya tidak bisa bergerak
"Curang!lepasin!"Teriak Arka
"Stop!jangan pukulin suamiku!"Teriak Hana
"Tolongin suami ku!"Ucap Hana sambil menarik-narik baju bodyguard
"Kata tuan keselamatan anda lebih utama nona"Ucap nya
Hana benar-benar tidak bisa melihat suami nya seperti itu pun menerobos dan dia berlari
"Stop!"Ucap Hana,mereka pun melepaskan Arka,dan Arka sudah hampir tak sadarkan dirinya dia terjatuh dilantai dengan darah memenuhi wajah tampannya
"Sudah ku ingatkan jika kau kalah maka kami akan menghabisi mu,tapi kami punya belas kasihan yaitu membiarkan mu berpamitan dengan istrimu dulu"Ucap nya
Hana duduk dan meletakan kepala Arka dipahanya
__ADS_1
"Honey kamu masih denger aku kan?"Ucap Hana dengan panik
Arka hanya mengangguk kepalanya pelan
"Bertahanlah honey,aku tadi sudah menelpon Kaka pasti dia bakal datang"Ucap Hana
Arka tersenyum tipis dan bahkan terbatuk-batuk
"Aku pa...mit yah!"Ucap Arka terbata-bata
Hati Hana seketika sakit sampai kaki nya lemas mendengar ucapan Arka
"Mau kemana?disini rumah kamu honey,jangan tinggalin aku"Ucap Hana
"Nemuin Mamah"Ucap Arka
"Gak mau!gak mau!"Ucap Hana dan dia menangis bahkan air matanya jatuh kewajah Arka
"Kamu gak boleh nemuin Mamah honey kamu harus selalu aku!"Ucap Hana
Orang-orang yang berempat itu mendekati Hana dan Arka sambil mengacungkan pistol
"Lebih baik kalian pergi temuin Mamah kalian bersamaan biar tidak ada iri"Ucap nya dan Tertawa
Pistol itu sudah menempel dikepala Hana
"Jangan!aku mohon"Ucap Arka dengan usahanya yang ada
"Aku gak mau ditinggal kamu honey"Ucap Hana sambil menangis bahkan dia tidak takut mati yang dia takutkan ditinggalkan Arka
"Kamu harus hidup sayang demi calon anak kita yah"Ucap Arka dengan senyum khasnya
Dor!!
__ADS_1
Satu tembakan dilepaskan dari pelatuknya Hana menutup matanya