Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Bukit


__ADS_3

Nissa dan teman-teman juga disuruh Hana keluar dari kamarnya dengan alasan dia ingin beristirahat


Indah dan Arka sedang duduk dibawah sambil berbincang


"Loh kok kalian keluar juga?"Ucap Indah


"Ka Hana nya mau istirahat katanya"Ucap Dira teman Nissa


"Biasa lah guys kan wanita hamil gitu mood nya naik turun"Ucap Nissa


"Arka lu bertindak dong jangan diam aja!"Ucap Indah


"Gua aja lagi mikir ini biar dia gak ngambek lagi"Ucap Arka


"Kasih solusi dong!"Ucap Arka


"Arka!"Teriak seseorang dengan lantang sampai memenuhi ruangan itu bahkan sampai kekamar Hana


Semuanya menoleh dan dia adalah Willy,Arka memang tidak pernah menutup pintu untuk Willy karena dia masih menganggap Willy sahabat nya


Arka berdiri dan menyuruh Para wanita menjauh


"Apa?"Ucap Arka dengan santainya


Willy berjalan dengan cepat dan ingin memukul wajah Arka tapi Arka dengan cepat menangkap tangan Willy


"Lu pembunuh Arka!"Ucap Willy


"Maksud lu apa hah?ngirim debu bernamanya Kaka sepupu gua?"Ucap Willy


"Kan lu yang nyari keberadaan Kaka lu?ya gua kirim aja"Ucap Arka


"Gua benar-benar gak nyangka gara-gara wanita lu bisa sekejam ini Arka?"Ucap Willy


Arka tertawa kecil


"Ya gua kayagini karena wanita yang udah ngelahirin gua dan nyawa dia sia-sia gara-gara Kaka sepupu lu yang gak berguna itu hanya karena uang!"Ucap Arka


Willy diam sambil menatap Arka


"Lu gak paham?Dia yang bunuh Mamah Willy!hanya karena dia terlilit hutang sama Mamah"Ucap Arka

__ADS_1


"Tapi seharusnya lu gak perlu sampai bunuh dia Arka!"Ucap Willy dan memukul wajah Arka dengan kuat sampai Arka tersungkur kelantai,para Wanita ingin menolongnya tapi Arka menolaknya


"Willy Arka ini sahabat lu?"Ucap indah


"Lu gak usah ikut campur bisa kan?"Ucap Willy


"Bisa gak lu ngomongnya lebih lembut sedikit?"Ucap Arka sambil berdiri


"Cewe centil kaya dia emang pantas buat di lembutin?"Ucap Willy


Arka langsung menarik kerah baju Willy


"Ingat Willy lu lahir dari rahim seorang ibu jadilah bersikap lembutnya pada wanita"Ucap Arka


"Gua bakal lembut cuma sama Ana dan yang lain nya cuma parasit"Ucap Willy


"Dan bagaimana pun gua bakal ambil dia dari lu Arka!"Ucap Willy


"Lu udah buat gua kehilangan Leo dan gua bakal balas lu dengan hal yang lebih kejam Arka!"Ucap Willy


"Gua gak pernah takut bahkan gua nantikan Willy karena lu manusia yang kebanyakan bacot ketimbang Bukti"Ucap Arka


"Kalau gua menang gua bakal terus gangu lu dan kalau gua kalah gua bakal lupain semuanya"Ucap Willy


Arka diam sambil menatap tajam wajah Willy


"Gimana gak berani?"Ucap Willy


"Kapan?"Ucap Arka


"Lu bisa kapan?"Ucap Willy


"Sekarang?"Ucap Arka


Willy tersenyum


"Oke gua duluan,lepasin dong gua"Ucap Willy


Arka pun mendorong pelan Willy dengan ekspresi kesalnya


"Gua tunggu lu!"Ucap Willy dan pergi

__ADS_1


Willy sudah pergi sedangkan Arka masih berdiri sambil menunduk


"Arka lu yakin mau terima tantangan itu?lu harus ingat ka Hana bukan barang yang dijadiin taruhan"Ucap indah


"Iyah Arka aku juga liat kaya nya dia cuma buat pancing kamu aja,masa Kaka sepupu nya meninggal dia biasanya aja"Ucap Nissa


"Tapi emang Iyah kamu yang bunuh Kaka nya Arka?"Ucap Indah


Arka tak menjawab pertanyaaan Nissa dan Juga Indah malah dia berjalan menuju sofa dan duduk


"Gua mohon sama lu jangan ikutin kemauan Willy dia cuma jebak kamu aja"Ucap Indah


"Iyah Arka,Ka Hana bakal marah kalau kamu ladenin si Dia tadi"Ucap Nissa


"Gua mau selesai kan semuanya,gua cape kalau harus diganggu terus sama dia!gua kangen dia yang dulu"Ucap Arka


"Tapi dia udah bukan Willy yang dulu Arka?sekasar-kasarnya dia, dia gak pernah ngomong kaya tadi ke gua"Ucap Indah


"Willy tetap sahabat gua,dia masih Willy yang dulu,gua masih ingat waktu Mamah meninggal!gua nuduh dia yang bunuh Mamah tapi dia bukannya marah malah mau jadi teman curhat gua"Ucap Arka


"Gua gak yakin dia bisa fair nanti Arka"Ucap Nissa


"Arka jangan kata sahabat bisa buat lu bodoh kayagini"Ucap Indah


Arka diam sejenak indah dan Nissa saling tatap muka


Arka pun mengambil kunci motornya dan pergi


Hana menuruni tangga dia melihat Arka yang pergi tapi tak memanggilnya


"Suamiku mau kemana?"Ucap Hana sambil berjalan mendekati indah dan Nissa


"Tadi aku lagi cebok terus aku denger orang teriak?siapa yah?"Ucap Hana


"Willy ka"Ucap Indah


Hana langsung melotot


"Terus ngapain suamiku pergi juga?"Ucap Hana


Semuanya diam membuat Hana bingung

__ADS_1


__ADS_2