
Riko membawa Arka keparkiran dia bahkan langsung mendorong Arka jatuh ke bawah
"Arka kamu buat adik saya hamil dan sekarang kamu buat dia menderita? laki-laki macam apa kau hah!"Ucap Riko setengah berteriak
Willy diam mendengar Hana sedang hamil dia semakin membenci Arka
"Ka Riko biar saya saja yang menghajarnya"Ucap Willy
"Kamu gak usah ikut campur"Ucap Riko tegas
"Aku harus ikut campur ka!karena dia membuat Ana seperti ini!"Ucap Willy sambil menatap tajam kearah Arka
Tante Lala yang baru datang pun langsung memeluk Riko mencegah Riko menyakiti keponakan semata wayangnya
"Aku mohon jangan sakiti dia Riko!aku percaya dia tidak melakukan ini"Ucap Tante Lala
"Kau tidak tau apa-apa lebih baik diam jangan membela orang yang salah"Ucap Riko
"Aku percaya keponakan ku tidak pernah seperti itu"Ucap Tante Lala sambil terus menangis
Arka merasa bersalah melihat Tante Lala begitu menyayangi dengan cara memohon pada Riko
"Tante aku mohon jangan menangis meminta pengampunan om,aku lebih baik dihajar habis-habisan olehnya daripada aku melihat Tante menangis seperti ini"Ucap Arka
"Air mata Tante sama berharganya seperti air mata Alm Mamah"Ucap Arka
"Apa yang dituduhkan padaku memang tidak benar tapi aku mohon jangan membelaku sampai sebegitu nya"Ucap Arka
Willy mendekati Arka dan langsung memukul wajah Arka dengan kuat bahkan dia menduduki dada Arka dan memukul wajah Arka bertubi-tubi
"Arka!"Teriak Tante Lala
"Riko mohon hentikan semua ini!"Ucap Tante Lala
Riko hanya diam menatap Arka dipukuli Willy
Bukannya Arka namanya kalau tidak bisa lepas dari serangan yang memang mustahil bisa lepas
Arka sangat cepat memegang tangan Willy dan sekarang keadaan berbalik Arka yang berada diatas Willy dan dia membalas pukulan Willy lebih membabi buta lagi
Riko memanggil para bodyguard untuk memisahkan Arka dan Willy tapi mereka sama-sama babak belur dan berlumuran darah mereka masing-masing
"Gua gak akan biarkan lu hidup dengan tenang Arka karena lu udah buat Ana hamil!"Ucap Willy berteriak tapi dia tidak bisa bergerak karena tangannya dipegang oleh para bodyguard Riko begitu Arka tapi dia hanya diam
Riko diam menatap kedua remaja yang sedang merebutkan adiknya
"Stop!"Teriak Riko tegas
Willy diam begitu pun Arka
"Kalian berdua sama-sama sampah dan kalian tidak layak untuk adikku yang begitu berharga"Ucap Riko
"Kalian berkelahi seperti ini memang nya akan mendapatkan apa?Raihana?tidak akan!"Ucap Riko tegas
"Ka Riko lebih baik kamu pisahkan saja dia dengan Ana"Ucap Willy
Riko diam dan malah berjalan kearah Willy
__ADS_1
"Memisahkan Raihana dengan Arka maksudmu?"Ucap Riko dengan wajah santainya
"Ya ka dia tidak pantas untuk Ana!"Ucap Willy
"Jadi yang pantas siapa? Kamu? atau bahkan sepupu brengsek mu itu?"Ucap Riko
Riko langsung mencengkram dagu Willy dengan kuat sampai Willy merintih kesakitan
"Kamu kira dengan kebohongan mu ini saya percaya hah?"Ucap Riko
"Kau lebih brengsek dari Leo!Kukira orang bersaudara itu berbeda tapi ternyata sama"Ucap Riko kepada Willy
"Kamu ingin buat hidup Arka dan Raihana tak tenang?selama saya masih hidup maka saya lah yang akan membuatmu tidak tenang!"Ucap Riko
Willy kaget karena Riko tau jika dia berbohong dan memfitnah Arka
Arka diam sambil mendengarkan pembicaraan Riko dan Willy
"Saya tau adik saya dia tidak mungkin lari dari masalah apalagi melihat suaminya berselingkuh tepat didepan matanya"Ucap Riko Geram
"Dan sebentar lagi bukti akan datang dan kau bersiap lah Willy untuk mendapat kan pembelajaran!"Ucap Riko
Badan Willy seketika bergetar hebat mendengar ucapan Riko
"Aku tidak bohong Ka ini semua benar!"Ucap Willy membela dirinya
Bug!
Riko memukul rahang Willy dengan kuat sampai dia jatuh kelantai
Willy diam sambil mengelus lukanya
"Ternyata saya jago juga akting!"Ucap Riko dan tersenyum menatap Tante Lala tapi yang ditatap malah diam
Riko mendekati Arka dan memberikan sapu tangannya ke Arka untuk mengelap luka Arka
Riko menepuk bahu Arka
"Saya percaya kamu Arka dan maaf saya telah membiarkan kamu babak belur begini"Ucap Riko
Arka hanya tersenyum tipis karena luka dia wajah memang sangat menyakitkan
Tante Lala langsung memeluk Arka
"Kamu gak papa kan sayang?"Ucap Tante Lala
Arka menganggukan kepalanya
"Aku harus menunggu istriku dan tidak bisa berlama-lama disini"Ucap Arka karena dari tadi hanya itu yang dia pikirkan bahkan dia takut jika Riko akan memisahkan dengan Hana
Dan Arka pergi masuk kedalam rumah sakit lagi meninggalkan semuanya
Riko menatap Willy dengan matanya tajamnya
"Bawa dia!"Ucap Riko memerintahkan kepada para bodyguard untuk membawa Willy
"Ka aku mau dibawa kemana?"Ucap Willy
__ADS_1
Riko tak menjawab dan malah menggandeng tangan Tante Lala dan membawanya mengikuti Arka
"Ka Riko!"Teriak Willy sambil diseret oleh para bodyguard nya Riko
Arka sudah berada didepan ruangan Hana dia menatap Hana lewat kaca yang ada dipintu itu
Hana masih terlelap dalam pingsannya luka yang dia rasakan tak begitu sakit sekarang tapi hatinya lah yang sakit melihat istrinya terbaring lemah
"Sayang aku mohon sadarlah,aku berjanji kamu ingin apa akan aku turuti walaupun aku kesal dan marah atas permintaan kamu"Ucap Arka bahkan air matanya jatuh membasahi wajahnya
"Aku mohon sayang sadarlah aku benar-benar merindukan celotehmu"Ucap Arka sambil terus menangis
Dari belakang ada yang memeluk Arka dan dia adalah Tante Lala
"Dia akan sadar Arka sebentar lagi"Ucap Tante Lala menguatkan keponakan nya
Riko melihat Arka dia bisa merasakan jika Arka sangat mencintai adiknya
"Aku benar-benar tidak tau jika dia kesekolah ku semuanya bisa seperti ini"Ucap Arka
Ponsel Riko berdering dan dia pun menjauh untuk menerima telpon dari seseorang
"Aku memang sering kesal Tante akhir-akhir ini padanya karena dia meminta sesuatu yang aneh pada ku tapi ternyata permintaanya itu karena anakku"Ucap Arka
"Tante aku ingin memeluknya sekarang"Ucap Arka
"Aku ingin mengelus perutnya karena disana ada anak ku"Ucap Arka
"Tapi kata dokter aku harus menunggu 2-3 jam lagi untuk menjenguknya"Ucap Arka
"Ka Kinan dan Ka Raka pasti senang kan dengar kalau sekarang Hana sedang hamil anak Arka kalian sebentar lagi kalian akan memilik cucu"Batin Tante Lala
"Tapi kenapa kalian pergi begitu saja dan cucu kalian tak bisa merasakan kasih sayang dari Oma dan opa nya tapi aku akan memberi kan itu ka Kinan"Batin Tante Lala
"Arka apa yang kamu liat sebelum Hana masuk kerumah sakit?"Ucap Tante Lala
"Aku benar-benar tak tau Tante karena aku tadi sibuk dengan penampilan ku dan aku diberitahu Gio kalau Hana didalam toilet dengan keadaan..."Ucap Arka terpotong karena dia tak bisa melanjutkannya
"Tapi disana ada siapa aja?"Ucap Tante Lala
"Ada Bila dan indah dan siapa lagi aku gak tau"Ucap Arka
"Pasti mereka tau apa yang terjadi"Ucap Tante Lala
Arka diam bahkan dia lupa jika akan mendatangi Bila dan Indah karena dia memang kalut sekarang
"Aku tadi memang ingin melakukan itu Tante tapi aku lupa"Ucap Arka
"Aku titip Hana ya Tante"Ucap Arka
"Kamu mau kemana?"Ucap Tante Lala
"Aku ingin menemui Bila dan Indah Tante"Ucap Arka
"Ya kamu hati-hati"Ucap Tante Lala
Arka mencium kedua pipi Tante Lala dan pergi
__ADS_1