
Hana terus saja mengikuti Arka kemana pun bahkan masuk kedalam toilet
"Honey kapan pulang?"Ucap Hana
"Kok pulang sih sayang?aku kan masih kerja,kamu mau pulang?mau aku anter?"Ucap Arka
Hana langsung menggelengkan kepalanya
"Gak mau!aku pulangnya bareng kamu aja"Ucap Hana
"Loh kok gitu?nanti kamu bosan lagi"Ucap Arka
"Aku disini aja aku takut kamu nanti bermesraan lagi sama sekretaris kamu"Ucap Hana
"Mana ada sih aku bermesraan sama sekretaris aku?"Ucap Arka
"Tadi udah ada buktinya"Ucap Hana
Arka sudah ingin membuka mulutnya ingin membela dirinya tapi Hana langsung menutup mulut Arka dengan telunjuknya
Selama Arka berkerja bahkan meeting Hana selalu ikut tapi siapa yang berani melarangnya bahkan Arka sendiri saja tak berani
Jam sudah menunjukkan 16.00 mereka pun pulang kerumah
Arka dan Hana masuk kerumah sambil bercanda
"Hay!"Ucap seseorang bahkan dia muncul didepan Arka dan Hana tiba-tiba
"Kamu?"Ucap Hana
Arka langsung menampilkan wajah marahnya melihat orang yang ada didepannya ini
"Kaka Arka!kamu pasti tau kan kalau kita ini Kaka adik yang sedarah!"Ucap Ela,Ya dia adalah Ela
"Bagaimana Dia bisa masuk Honey?"Ucap Hana
"Ngapain elu kesini?"Ucap Arka
"Kaka!"Ucap Ela dengan manja bahkan dia berlari memeluk Arka,Arka langsung berontak tak ingin dipegang oleh Ela
"Aku diusir Papah aku kata dia aku bukan anaknya makanya aku kesini,tempat yang Kaka tinggali ini juga ada hak ku kan?"Ucap Ela
"Ngomong apa sih dia honey?"Ucap Hana
Hana memang belum tau jika Ela adalah adik dari Arka
"Elu gak bakal pernah diterima dirumah ini Ela!"Ucap Arka tegas
"Apa?Kaka tega liat adik perempuan nya diluar sana?Kalau Papah Raka tau aku gak dianggap sama Kaka aku sendiri apa yang akan dia lakukan ke Kaka"Ucap Ela
"Aku juga anak kandung Papah Raka kan?darah kita sama-sama mengalir darah Papah Raka!"Ucap Ela
"Berhentilah memanggil Papahku dengan sebutan Papahmu!"Ucap Arka
"Tapi kita kan sama anak dari dia kan?"Ucap Ela
__ADS_1
"Elu cuma anak yang gak diharapkan oleh Papah gua!"Ucap Arka
"Honey!"Ucap Hana
"Apa?aku benar!"Ucap Arka
Ela terdiam bahkan dia melepaskan pelukannya dari Arka
"Tajam sekali mulut kamu Kaka,kalau nasib ku sesadis ini lebih baik gak hadir ke dunia ini"Ucap Ela
"Bahkan Kaka kandung ku sendiri gak mengakui aku"Ucap Ela
"Berhenti berdrama!"Ucap Arka
"Cepat pergi dari sini!"Ucap Arka dan dia membawa Hana ke atas menuju kamar mereka
"Aku akan tinggal dimana ka kalau Kaka gak terima aku disini?"Ucap Ela
Arka menghentikan langkahnya sedangkan Hana menatap suaminya itu yang seperti bingung
"Pelayan!"Teriak Arka,pelayan langsung datang
"Siapkan kamar untuk dia"Ucap Arka tanpa membalik tubuhnya setelah berucap itu dia kembali melangkah kaki nya lagi
Ela tersenyum puas
"Tahap 1 sudah tuntas!"Batin Ela
Hana dan Arka sudah dikamar tapi Arka hanya diam Hana juga tak berani bertanya kepada Arka
"Honey,kamu bersih-bersih dulu yah"Ucap Hana sambil melepaskan jas Arka
"Bahas itu nanti aja yah kamu bersih-bersih dulu terus makan yah"Ucap Hana
"Kamu gak papa kan kalau dia tinggal disini?"Ucap Arka
"Aku siapa honey?ini rumah kamu kan?aku cuma numpang sama kamu"Ucap Hana
"Sayang jangan ngomong gitu dong"Ucap Arka dan memeluk Hana dengan erat
"Malah kamu honey yang aku takutkan sekarang apalagi dia kan suka banget sama kamu,aku takut dia bakal jadi api rumah kita"Ucap Hana
"Kalau dia jadi api kamu jadi air nya yah biar padam jangan malah jadi minyak tanah yang bakal buat api nya makin besar"Ucap Arka
"Tergantung"Ucap Hana
"Tergantung apa sayang?"Ucap Arka
"Udah sekarang kamu mandi yah"Ucap Hana dan mendorong Arka ke kamar mandi dan dia menutup pintu nya
15 menit kemudian Arka keluar dia langsung memeluk Hana yang duduk didepan kaca riasnya
"Honey basah!"Ucap Hana
"Tapi wangi kan?"Ucap Arka
__ADS_1
Pintu kamar Hana dan Arka terbuka yang masuk adalah Ela,Hana langsung berdiri menutupi tubuh telanjang suami nya agar tidak dilihat Ela
"Ngapain lu?"Ucap Arka dengan nada meninggi bahkan marah
"Aku bosan sendirian ka Arka,apa kalian gak bosan gitu dikamar aja?"Ucap Ela
"Keluar gak!"Usir Arka
"Gak mau!kamar Kaka gede banget mana enak lagi"Ucap Ela dan dia duduk disofa dengan tidak tau dirinya
"Jangan buat kesabaran gua habis Ela"Ucap Arka
"Lebih baik Kaka pakai baju dulu dari pada melorot didepan ku kan malu?"Ucap Ela
"Elu yak gak tau diadab!"Ucap Arka dengan sangat marahnya bahkan dia ingin menghampiri Ela tapi Hana menghalangi nya
"Honey lebih baik kamu pakai baju dulu yah"Ucap Hana dengan lemah lembut
"Aku udah siapin nih"Ucap Hana dan menyerahkan baju lengan pendek dan celana pendek
Arka pun memasang baju dan celananya didepan Hana setelah selesai Arka bukan menghampiri Ela tapi malah menarik Hana ke ranjang
Hana duduk sedangkan Arka tiduran beralaskan paha Hana sambil mencium perut Hana
"Sebentar lagi anak aku lahir kan sayang?"Ucap Arka
"Tapi selama ini kok kita gak tau yah jenis kelaminnya?"Ucap Arka
"Dia mau kasih kejutan mungkin ke kita honey"Ucap Hana sambil mengelus rambut Arka
Ela menjadi panas melihat kemesraan yang ada didepannya
"Ka Arka kok aku dicuekin sih?"Ucap Ela
Arka dan Hana tak menghiraukan ucapan Ela
"Nama anak kita udah jadi kan Honey?"Ucap Hana
"Udah dong!"Ucap Arka
"Siapa?"Ucap Hana dengan semangat
"Rahasia dong sayang,nanti kamu juga tau kok"Ucap Arka
"Ah honey main rahasia sama aku"Ucap Hana
Ela menghentak-hentakan kakinya dan dia berdiri dan pergi dengan wajah masam
Arka dan Hana tertawa melihat kepergian Ela Arka langsung berdiri untuk mengunci pintu kamarnya
"Bener kata kamu ya sayang cara ini lebih efektif dari pada pakai emosi"Ucap Arka
Karena ketika Arka memasang baju tadi Hana sudah memberikan usul seperti itu dan Arka mau
"ingat ya honey orang hebat itu bukan dari sehebat apa dia dalam bidang apapun tapi orang hebat ketika dia bisa mengontrol emosi nya apalagi sama wanita"Ucap Hana
__ADS_1
Arka memeluk Hana dengan gemas dan menggigit pipi Gembol Hana dengan bibirnya
"Makin sayang,makin cinta,makin semuanya sama istri aku"Ucap Arka