
Sepanjang perjalanan Arka terus diam sambil melamun sedangkan Bila juga diam tapi dia terus memeluk Arka
"Aku kecewa padamu Hana,disaat aku butuh kamu tapi kamu malah menghilang"Batin Arka
"Arka kamu gak papa kan?"Tanya Bila
Arka menganggukkan kepalanya tapi tanpa menatap Bila
"Kamu minum dulu yah"Ucap Bila sambil menyerah sebotol air mineral dan Arka mengambilnya
"Arka tadi pagi kamu posting foto sama cewe kan?dia siapa?"Tanya Bila
"Gak penting Bila"Ucap Arka
Bila diam
Tak berapa lama kemudian mobil yang membawa Arka dan Bila sampai tapi Arka tidak masuk melainkan menuju garasi semua koleksi motornya dan ingin pergi
Hana yang baru sampai pun langsung turun dan berlari mengejar Arka menuju garasi motornya
Arka sudah naik keatas motor tapi Hana juga ikut naik keatas motor Arka dan memeluk pinggang Arka dengan kuat
"Kamu mau kemana?aku ikut"Ucap Hana
"Ga usah lebih baik kamu pergi aja lagi kan sekarang Mamah udah gak ada kan?"Ucap Arka
"Honey aku tadi pergi karena..."Ucap Hana terpotong karena Arka turun dari motornya
"Lebih baik sekarang kamu turun!aku butuh sendiri dan butuh siapapun"Ucap Arka
"Dan kamu gak bakal ngerti apa yang aku rasakan sekarang!apalagi tadi kamu ninggalin aku ketika aku butuh kamu"Ucap Arka
Hana diam dan menatap Arka dia turun dari motor Arka
Dan Hana pergi meninggalkan Arka dan Arka hanya diam tanpa menahan Hana sama sekali
Arka langsung melajukan motornya melewati Hana begitu saja
Arka melajukan motornya dengan sangat cepat menuju rumah seseorang ketika sudah sampai dirumah orang itu dia langsung turun dari motornya bahkan tanpa menstadari motornya membuat motornya jatuh begitu saja
"Woy buka!"Teriak Arka sambil menggedor-gedor pintunya
Tiga kali Arka berteriak dan orang itu keluar dan Arka langsung memukul wajah orang itu
__ADS_1
"Lu kan yang buat Mamah gua meninggal!"Ucap Arka sambil menarik baju orang itu
Orang itu tidak menjawab malah tersenyum sinis
"Mamah lu mati kok nyamperin nya gua?emang gua tuhan?"Ucap Willy karena orang yang membuat Arka curiga adalah Willy
"Ngaku gak Luh!"Teriak Arka
Rumah Willy pas sekali memang sepi karena orang rumah memang sedang tidak ada
"Gua ngaku buat apa hah?kalau bukan gua yang ngelakuinnya?lu tau gua emang pengen lu mati sekarang tapi gua gak sekejam itu sama Mamah Kinan,dian kaya orang tua gua"Ucap Willy
Arka diam dan perlahan melepaskan cengkraman tangannya
"Arka gua sekarang emang benci banget sama lu karena lu udah ambil Ana dari gua tapi gua gak bakal nyelakain orang-orang yang bersalah"Ucap Willy
"Gua frustasi Will! sekarang gua kehilangan Mamah buat selamanya"Ucap Arka
Willy merasa kasian dengan Arka walau bagaimana pun Arka tetaplah teman baiknya
Willy memeluk Arka
"Lu harus semangat,banyak orang yang sayang sama lu"Ucap Willy
"Wil gua gak kuat kehilangan Mamah kaya gini"Ucap Arka
"Maafin gua ya karena gak datang tadi"Ucap Willy
"Bagaimana pun gue bencinya sama lu Arka rasanya gua juga ikut sedih liat lu sekarang bahkan rasanya rasa benci gua luntur karena liat lu seperti ini"Batin Willy
"Lu masuk aja dulu Ar"Ucap Willy
Arka melepaskan pelukannya dan menggelengkan kepalanya
"Gak gua mau pergi lagi"Ucap Arka dan langsung pergi
Willy diam menatap Arka sekarang yang sudah mulai menjauh
Disisi Hana
Hana sekarang diam duduk disofa sambil melamun dia belum menjelaskan apapun tentang kepergiannya tadi kepada Arka
"Arka kenapa kamu bisa berpikir seperti itu tentang ku?atas apa yang telah ku beri padamu apakah masih belum bisa membuatmu percaya"Batin Hana
__ADS_1
Bila mendekati Hana dan bahkan duduk disampingnya Hana
"Hai ka!"Sapa Bila dengan senyum manisnya
"Kalau boleh tau Kaka siapanya Arka yah?"Ucap Bila
Hana diam tapi masih menatap Bila
"Kalau pacarnya pasti gak mungkin kan?"Ucap Bila yang mulai berani
"Tapi kalau kamu pacarnya pasti gak mungkin juga kan?"Ucap Hana
Bila tersenyum
"Kata siapa gak mungkin? sebentar lagi aku bakal jadi pacarnya"Ucap Bila dengan sombong
"Terlalu percaya dengan hal yang tak pasti hanya akan membuat mu kecewa"Ucap Hana
"Kita lihat saja ka"Ucap Bila dengan serius
Hana tersenyum dan mendekatkan wajahnya kewajah Bila membuatnya reflek menjauhi Hana
"Kalau kamu masih nekat mendekati dia kamu akan berhadapan dengan saya"Ucap Hana dengan serius
Bila diam menatap wajah Hana yang begitu dekat dengan wajahnya
"Lebih baik menjadi temannya atau sahabat yang baik untuk suami saya itu"Ucap Hana dan tersenyum sinis
Bila melotot mendengar Hana menyebutkannya Arka suaminya
"Suami?"Ucap Bila
Hana tertawa kecil melihat ekspresi wajah Bila
"Kenapa terkejut yah?bahkan saya sudah mengandung anak Arka"Ucap Hana sambil mengelus perutnya untuk membuat Bila semakin terkejut
"Mengandung?jadi kalian sudah...."Ucap Bila dan menatap perut Hana
Hana menganggukkan kepalanya
Bila diam
"Enak juga bohongin ini anak"Batin Hana
__ADS_1