Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Suami saya itu


__ADS_3

Sepanjang perjalanan Arka terus diam sambil melamun sedangkan Bila juga diam tapi dia terus memeluk Arka


"Aku kecewa padamu Hana,disaat aku butuh kamu tapi kamu malah menghilang"Batin Arka


"Arka kamu gak papa kan?"Tanya Bila


Arka menganggukkan kepalanya tapi tanpa menatap Bila


"Kamu minum dulu yah"Ucap Bila sambil menyerah sebotol air mineral dan Arka mengambilnya


"Arka tadi pagi kamu posting foto sama cewe kan?dia siapa?"Tanya Bila


"Gak penting Bila"Ucap Arka


Bila diam


Tak berapa lama kemudian mobil yang membawa Arka dan Bila sampai tapi Arka tidak masuk melainkan menuju garasi semua koleksi motornya dan ingin pergi


Hana yang baru sampai pun langsung turun dan berlari mengejar Arka menuju garasi motornya


Arka sudah naik keatas motor tapi Hana juga ikut naik keatas motor Arka dan memeluk pinggang Arka dengan kuat


"Kamu mau kemana?aku ikut"Ucap Hana


"Ga usah lebih baik kamu pergi aja lagi kan sekarang Mamah udah gak ada kan?"Ucap Arka


"Honey aku tadi pergi karena..."Ucap Hana terpotong karena Arka turun dari motornya


"Lebih baik sekarang kamu turun!aku butuh sendiri dan butuh siapapun"Ucap Arka


"Dan kamu gak bakal ngerti apa yang aku rasakan sekarang!apalagi tadi kamu ninggalin aku ketika aku butuh kamu"Ucap Arka


Hana diam dan menatap Arka dia turun dari motor Arka


Dan Hana pergi meninggalkan Arka dan Arka hanya diam tanpa menahan Hana sama sekali


Arka langsung melajukan motornya melewati Hana begitu saja


Arka melajukan motornya dengan sangat cepat menuju rumah seseorang ketika sudah sampai dirumah orang itu dia langsung turun dari motornya bahkan tanpa menstadari motornya membuat motornya jatuh begitu saja


"Woy buka!"Teriak Arka sambil menggedor-gedor pintunya


Tiga kali Arka berteriak dan orang itu keluar dan Arka langsung memukul wajah orang itu

__ADS_1


"Lu kan yang buat Mamah gua meninggal!"Ucap Arka sambil menarik baju orang itu


Orang itu tidak menjawab malah tersenyum sinis


"Mamah lu mati kok nyamperin nya gua?emang gua tuhan?"Ucap Willy karena orang yang membuat Arka curiga adalah Willy


"Ngaku gak Luh!"Teriak Arka


Rumah Willy pas sekali memang sepi karena orang rumah memang sedang tidak ada


"Gua ngaku buat apa hah?kalau bukan gua yang ngelakuinnya?lu tau gua emang pengen lu mati sekarang tapi gua gak sekejam itu sama Mamah Kinan,dian kaya orang tua gua"Ucap Willy


Arka diam dan perlahan melepaskan cengkraman tangannya


"Arka gua sekarang emang benci banget sama lu karena lu udah ambil Ana dari gua tapi gua gak bakal nyelakain orang-orang yang bersalah"Ucap Willy


"Gua frustasi Will! sekarang gua kehilangan Mamah buat selamanya"Ucap Arka


Willy merasa kasian dengan Arka walau bagaimana pun Arka tetaplah teman baiknya


Willy memeluk Arka


"Lu harus semangat,banyak orang yang sayang sama lu"Ucap Willy


"Wil gua gak kuat kehilangan Mamah kaya gini"Ucap Arka


"Maafin gua ya karena gak datang tadi"Ucap Willy


"Bagaimana pun gue bencinya sama lu Arka rasanya gua juga ikut sedih liat lu sekarang bahkan rasanya rasa benci gua luntur karena liat lu seperti ini"Batin Willy


"Lu masuk aja dulu Ar"Ucap Willy


Arka melepaskan pelukannya dan menggelengkan kepalanya


"Gak gua mau pergi lagi"Ucap Arka dan langsung pergi


Willy diam menatap Arka sekarang yang sudah mulai menjauh


Disisi Hana


Hana sekarang diam duduk disofa sambil melamun dia belum menjelaskan apapun tentang kepergiannya tadi kepada Arka


"Arka kenapa kamu bisa berpikir seperti itu tentang ku?atas apa yang telah ku beri padamu apakah masih belum bisa membuatmu percaya"Batin Hana

__ADS_1


Bila mendekati Hana dan bahkan duduk disampingnya Hana


"Hai ka!"Sapa Bila dengan senyum manisnya


"Kalau boleh tau Kaka siapanya Arka yah?"Ucap Bila


Hana diam tapi masih menatap Bila


"Kalau pacarnya pasti gak mungkin kan?"Ucap Bila yang mulai berani


"Tapi kalau kamu pacarnya pasti gak mungkin juga kan?"Ucap Hana


Bila tersenyum


"Kata siapa gak mungkin? sebentar lagi aku bakal jadi pacarnya"Ucap Bila dengan sombong


"Terlalu percaya dengan hal yang tak pasti hanya akan membuat mu kecewa"Ucap Hana


"Kita lihat saja ka"Ucap Bila dengan serius


Hana tersenyum dan mendekatkan wajahnya kewajah Bila membuatnya reflek menjauhi Hana


"Kalau kamu masih nekat mendekati dia kamu akan berhadapan dengan saya"Ucap Hana dengan serius


Bila diam menatap wajah Hana yang begitu dekat dengan wajahnya


"Lebih baik menjadi temannya atau sahabat yang baik untuk suami saya itu"Ucap Hana dan tersenyum sinis


Bila melotot mendengar Hana menyebutkannya Arka suaminya


"Suami?"Ucap Bila


Hana tertawa kecil melihat ekspresi wajah Bila


"Kenapa terkejut yah?bahkan saya sudah mengandung anak Arka"Ucap Hana sambil mengelus perutnya untuk membuat Bila semakin terkejut


"Mengandung?jadi kalian sudah...."Ucap Bila dan menatap perut Hana


Hana menganggukkan kepalanya


Bila diam


"Enak juga bohongin ini anak"Batin Hana

__ADS_1


__ADS_2