
Suster menggelengkan kepalanya karena detak jantung Bila tetap lemah
"Apa yang kita lakukan dokter?detak jantung pasien tidak ada perubahan"Ucap Suster
"Kita tunggu dulu dan kalau dalam 5 menit tidak ada perubahan kita gunakan alat penguat jantung itu lagi"Ucap Dokter
"Baik dokter"Ucap suster
5 Menit berlalu,dokter pun langsung melakukan seperti tadi ke Bila sampai 3 kali
"Bagaimana ini dokter?denyut nadinya semakin melemah?"Ucap Suster panik
Tittttt,..........
Denyut jantung Bila hilang ketika semua dokter terdiam
"Kita sudah melakukan semuanya"Ucap Dokter
Dokter menatap Suster dia paham dan menganggukan kepalanya lalu dia pergi
Suster keluar dan semua menanti itu menggharap kabar baik dari Bila
"Maaf semua dokter telah berusaha keras dengan kemampuan mereka tapi pasien tidak bisa kami selamatkan"Ucap Suster
Mamah Bila kembali pingsan bahkan Papahnya juga ikut pingsan mendengar putri kesayangannya telah tiada suster langsung memanggilkan suster laki-laki agar membawa mereka berdua agar ditangani
Para wanita semua histeris kecuali Tante Lala tapi terus memeluk tangan Riko karena Riko seperti syok mendengar ini semua
"Gak mungkin Bila meninggal sus?kalian pasti gak menangani dengan benar kan?"Ucap Indah sambil menangis,Nissa dan teman-teman nya juga menangis tapi mereka terus memeluk indah agar dia bisa tenang atas perginya Bila karena mereka tau Indah setelah Bila berubah dia sangat dekat
"Indah kamu harus terima ini"Ucap Nissa
"Bila gak mungkin meninggal Nissa,kamu emang lupa dia bilang apa?"Ucap Indah
"Dia bilang kalau dia itu sehat bahkan sangat sehat"Ucap Indah sambil sesegukkan
"Kamu sayang kan sama dia?"Ucap Nissa
"Aku sayang banget dan aku pengen dia balik gak boleh pergi"Ucap Indah
"Ikhlasin dia,kamu harus ingat ini jalan terbaik tuhan buat Bila karena dia disana gak sakit lagi,dia gak perlu senyum dan tertawa palsu lagi sambil menahan sakit yang dia rasa"Ucap Nissa
__ADS_1
"Aku gak mau dia pergi Nissa"Ucap Indah sambil menangis dan memeluk Nissa
Hana juga juga menangis dipelukan Arka sedangkan Arka terdiam sambil memeluk erat Hana
"Honey berarti dadahan tadi itu tanda perpisahan aku sama dia?"Ucap Hana
"Sayang"Ucap Arka
"Honey dia tadi minta maaf karena gak bisa tepatin janji tapi kok malah gini?aku gak mau honey"Ucap Hana terus menangis
"Hero?"Ucap Hana,Hero menatap Hana
"Kata Bila untuk pertanyaan kamu dia bilang Iyah!"Ucap Hana
Hero langsung melotot seketika air matanya jatuh membasahi Pipinya Gio dan Bagus melihat Hero menangis pun mengerutkan alisnya
"Kenapa Bil? jawaban lu gak ada artinya sekarang,gua mau lu sekarang Bil bukan lu malah pergi"Batin Hero
"Lu jahat Bila,lu belum jawab pertanyaan gua ke lu tapi lu malah pergi selamanya gini"Batin Hero
Riko langsung menorobos masuk keruangan Bila,dia masuk dan berjalan menghampiri Bila yang sudah terbujur kaku,para dokter melepaskan alat-alat yang melekat pada tubuh Bila
"Bila?"Ucap Riko sambil terus menatap wajah Bila yang sudah pucat
"Tunggu!"Ucap Riko
"Kami semua masih ingin melihat nya"Ucap Riko tanpa menatap Suster itu
"Baik!"Ucapnya
"Bila bangun,kamu janji sama Om bakal sembuh kan?kok malah pergi?kamu gak mau liat Kaka kamu Hana melahirkan kan?"Ucap Riko
"Bila?Bangun!Plis bangun!"Ucap Riko
"Bila bangun demi apapun kamu harus kembali ke kami bukan ke tuhan!"Ucap Riko
Riko memberanikan dirinya mengelus pipi mulus Bila sambil tersenyum miris karena hatinya benar-benar sakit
"Om gak pernah bilang kalau Om sayang kan ke kamu?tapi om benar-benar sakit hati kamu pergi Bila"Ucap Riko
"Ikhlaskan dia pergi Riko"Ucap Tante Lala tiba-tiba dari belakang
__ADS_1
Riko tetap menatap Bila
"Aku benar-benar seperti kehilangan La"Ucap Riko
"Semua Riko bukan kamu aja"Ucap Tante Lala
Riko menatap Tante Lala dia tersenyum miris
"Jangan tunjukkin kesedihan kamu Riko buat mereka yang diluar itu bisa ikhlasin Bila"Ucap Tante Lala
"Aku benar-benar terpukul la"Ucap Riko
Semuanya masuk kecuali Orang tua Bila
Indah langsung memeluk tubuh dingin Bila sambil menangis
Hero berdiri disamping Bila bahkan dia memegang jari mungil dingin Bila
"Kenapa Bil setelah lu kayagini lu terima perasaan gua?gua hancur Sekarang,lu terima perasaan gua tapi lu pergi buat selamanya"Batin Hero
Mata Hero terus mengalir air matanya tapi semuanya tak mau bertanya karena masing-masing sedang kalut dengan kepergian Bila
"Bil kenapa malah pergi kaya gini? kita baru aja dekat bahkan kamu udah aku anggap saudara"Ucap Indah
"Ndah udah ikhlasin dia"Ucap Nissa
"Kamu tadi ganggu pikiran pas ujian itu karena emang mau pergi bila?apalagi kamu tadi malam datang ke mimpi aku tapi kenapa siangnya kamu malah pergi Bila?"Ucap Indah
"Bila buka mata kamu jangan merem aja"Ucap Indah
Hana terus menangis dipelukan Arka sambil sesegukkan dia bahkan hampir tak bisa mengeluarkan suaranya karena menangis
"Bil semua sayang sama lu tapi Tuhan lebih sayang ke lu,lu sekarang gak sakit lagi semoga tuhan kasih lu tempat yang indah disurga"Batin Arka
"Lu sahabat terbaik gua bil,gua salut sama lu dan gua janji kalau anak gua cewe bakal ada nama lu di nama dia"Batin Arka
Gio dan Bagus mendekati Hero
"Dia bakal bahagia disana ro lu ikhlasin dia"Ucap Gio
"Apa gua bisa ikhlasin dia?sering banget gua tembak dia tapi tadi baru aja dia terima perasaan gua tapi dia udah gak ada"Ucap Hero pelan bahkan matanya tetap menatap Bila tangan nya masih mengelus tangan dingin Bila
__ADS_1
"Gua benar-benar pengen seriusin dia, gua pengen kaya om sama Tante Lala bahkan kaya Arka sama Kaka cantik"Ucap Hero
Gio dan bagus hanya diam mereka tau jika sahabat nya seperti nya sangat mencintai Bila