Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Belut


__ADS_3

Hana dan Arka menggunakan mobil mereka sedangkan Riko menggunakan mobil pribadinya yang sudah Hana siapkan untuknya


Arka sedang menyetir sedangkan Hana masih berpikir tentang kejadian barusan


"Honey kamu kok gak bilang kalau Tante Lala itu kekasih Kaka aku?"Ucap Hana


"Eh kan aku juga baru tau kalau om Riko itu Kaka kamu honey"Ucap Arka


"Ya juga sih yah"Ucap Hana


"Eh tapi kamu kok manggil Kaka aku om sih?"Ucap Hana


"Iyalah kan dia kan calon om aku"Ucap Arka


"Tapi dia Kaka ipar kamu loh"Ucap Hana


"Terus aku manggil apa honey"Ucap Arka


"Pikirin dong"Ucap Hana


Arka menarik nafasnya dan menghembuskannya dengan kasar


"Kamu pikirin nanti yah nama panggilan buat Kaka aku"Ucap Hana


"Aku gak mau kamu manggil Kaka aku om"Ucap Hana


"Iyah"Ucap Arka dengan kesal


Hana tertawa kecil melihat ekspresi wajah Arka


"Honey hmm Kaka kamu pulang kemana?"Tanya Arka dia bingung ingin menyebut Riko apa


"Kerumah dia lah masa iyah kerumah aku?"Ucap Hana


"Oh gitu"Ucap Arka


Hana diam sambil menyenderkan kepalanya dilengan Arka


Arka mengelus kepala Hana dengan lembut


"Aku kira Kaka akan marah dengan pernikahan ini ternyata dia malah bersikap santai"Ucap Hana


Arka menatap Hana sekilas


"Om pernah bilang kalau dia punya adik perempuan yang sangat cantik tapi cerewet katanya"Ucap Arka


Hana diam mendengar kan Arka


"Dan dia bilang kalau saja umurku sepantaran dengan mu mungkin dia akan menjodohkan kita"Ucap Arka


"Benarkah?"Tanya Hana


"Iyah benar sekali waktu itu aku masih kelas 1 SMA"Ucap Arka


"Tapi ternyata Tuhan mengabulkan keinginannya"Ucap Arka


"Kaka...."Ucap Hana lirih


"Honey aku lapar"Rengek Hana


"Ya udah kita cari tempat makan yah"Ucap Arka


"Aku mau makan belut honey"Rengek Hana


"Hah belut?jangan belut honey yang lain aja"Ucap Arka sambil bergidik


"Aku mau belut honey dan belut nya kamu tangkap sendiri"Rengek Hana


"Apa?aku tangkap belut?jangan aneh-aneh sayang?aku gak mau"Ucap Arka


Hana menatap Arka dengan raut wajah sedihnya bahkan ingin menangis karena Arka menolak keinginan nya


Arka menatap Hana sebentar dan hatinya menjadi tak karuan karena melihat Hana ingin menangis

__ADS_1


"Aku mau turun!"Ucap Hana tiba-tiba


"Kita belum sampai sayang"Ucap Arka


"Aku mau makan belut"Ucap Hana


"Kamu kenapa tiba-tiba mau makan belut sayang?"Tanya Arka


"Aku mau turun!"Ucap Hana tegas


Arka menepikan mobilnya tapi dia mengunci pintu mobilnya


"Buka gak!"Ucap Hana


Arka menatap Hana dan menggenggam tangan Hana


"Mau belut?mau aku yang tangkap nya?"Tanya Arka lembut


Hana menganggukan kepalanya sambil memanyunkan bibirnya


"Tapi kita mau cari kemana sayang?"Ucap Arka


"Kemana aja honey aku mau makan belut"Ucap Hana


Arka tersenyum dan mengangguk kepalanya


"Iyah kita cari yah"Ucap Arka


Hana langsung tersenyum dan memeluk Arka


"Makasih honey"Ucap Hana dan melepaskan pelukannya


"Ayo jalan"Ucap Hana sambil menggoyang-goyangkan kepalanya karena dia sangat girang sebab Arka mengabulkan kemaunya


Mereka pun berkeliling mencari rumah makan yang ada sajian belut dan diternak langsung oleh rumah makan itu


Hari sudah mulai gelap tapi mereka tak kunjung menemukan nya,membuat Hana diam bahkan tak berbicara sama sekali kepada Arka


"Honey apakah kita masih mau cari belutnya?"Tanya Arka lemah lembut


"Iyah kita cari ya sayang"Ucap Arka


200 meter Arka melajukan mobilnya ternyata ada rumah makan menyajikan belut bahkan menernak sendiri


Hana tersenyum dan Arka merasa senang melihat senyum Hana


Mereka pun turun dan Arka langsung mencari pemilik rumah makan itu


Nama pemilik rumah makan itu Sugiono membuat Arka senyum-senyum bahkan dia ingin tertawa mendengar nama pemilik rumah makan itu karena namanya sama dengan artis kesukaannya


"Pak saya ingin pesan satu porsi belut tapi saya nangkap sendiri boleh?"Tanya Arka


"Yang benar mas?ini sudah gelap loh kalau kamu tangkap sendiri bisa lama"Ucap pemilik rumah makan


Arka menatap Hana dan Hana tersenyum sambil mengangguk antusias


"Gak papa pak demi istri saya"Ucap Arka dengan ragu


"Ya sudah mari ikut saya"Ucapnya


Hana dan Arka pun mengikuti langkah pemilik warung makan itu


Baru saja Arka masuk ketempat penernak belut itu dia sudah ingin muntah karena baunya sangat amis berbeda dengan Hana dia malah bersikap santai


"Celana nya tolong naikan atau bahkan dilepaskan saja"Ucap pak Sugiono


Arka menganggukan kepalanya dan menaikan celananya sampai lutut dia juga melepaskan switter dan menyisakan kaos oblongnya


"Beneran yakin mas mau tangkap sendiri?kalau salah-salah belut disini bisa menggigit"Ucap Sugiono


Arka menjadi takut tapi dia sekali lagi menatap Hana membuatnya lebih tenang karena Hana seperti sangat mengharapkan Arka menangkap belut itu


"Yakin pak!"Ucap Arka

__ADS_1


"Ya sudah saya juga akan ikut masuk dikolam itu untuk mengajarkan kamu"Ucap Sugiono


Belut yang ada disana sangatlah banyak padahal Arka sangat jijik tapi bagaimana lagi jika dia mundur bisa-bisa Hana akan ngambek padanya


"Semangat honey!"Ucap Hana dengan senyum manisnya memberikan semangat pada Arka dan Arka tersenyum


Arka menarik nafasnya sebelum memasuki kolam belut itu


Sedangkan Sugiono sudah masuk terlebih dahulu


Arka memasukkan kaki nya satu persatu sambil memejamkan matanya


"Mas kenapa matanya ditutup?mau tau cara nangkapnya gak?"tanya Sugiono


Arka membuka matanya dia langsung merasa jijik tapi dia menahannya


"Gimana pak caranya?Tanya Arka


Sugiono pun langsung menangkap belut itu dengan mudahnya


"Seperti ini saja kamu kalau menangkap mereka usahakan menangkap kepalanya terlebih dahulu kalau tidak mereka akan lepas"Ucap Sugiono


Arka menatap kebawah tapi dia masih berpikir ingin menangkap atau tidak


"Honey ayo!aku udah lapar"Teriak Hana


Arka menarik nafasnya dan mulai mencoba menangkap tapi selalu terlepas membuatnya kesal


Hampir 10 menit Arka berusaha menangkap belutnya tapi tidak berhasil


"Gak ada cara lain pak?"Tanya Arka


"Gak ada!"Teriak Hana


"Cepat tangkap honey kalau gak aku pulang sendiri nih"Ucap Hana


"Jangan honey!ini aku juga lagi berusaha"Ucap Arka


Arka mulai fokus dan dia langsung menangkap belut itu dengan cepat dan benar saja dia berhasil


"Honey dapat!"Ucap Arka sambil mengacungkan belut itu


Hana tersenyum


Sugiono membawakan wadah untuk belut Arka tapi belum Arka meletakkan belut itu tangan sudah terluka karena tergigit,Arka mendapatkan belut yang lumayan besar


Sugiono membantu Arka melepaskan gigitkan belut itu dan meletakan di wadahnya


Tangan Arka berdarah membuat Hana panik


"Honey cepat naik sini!"Teriak Hana dan Arka pun naik


Arka meringis kesakitan karena lukanya kecil tapi sangatlah perih dan mengeluarkan darah


Sugiono datang membawakan kotak obat untuk Arka


"Cepat obati dulu"Ucap Sugiono


"Belutnya biar istri saya yang sajikan kalian bisa tunggu di tempat makannya"Ucap Sugiono


"Iyah terima kasih"Ucap Hana


Hana pun langsung mengobati Arka setelah selesai mereka menunggu belutnya masak


Arka sudah membersihkan dirinya tapi dia masih merasa jijik


"Maaf yah honet gara-gara aku kamu sampai luka"Ucap Hana


Arka tertawa kecil


"Gak papa kok sayang,luka gini gak papa kok"Ucap Arka


Makanan Hana pun datang sedangkan Arka dia memilih lalapan ayam

__ADS_1


Hana sangat senang bahkan dia makan dengan lahapnya


Arka tersenyum melihat Hana makan dengan begitu lahapnya bahkan sampai tambah


__ADS_2