Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Suami konyol


__ADS_3

Hana sudah diruangan Arka,dia membersihkan seluruh tubuh Arka dengan tisu basah seperti biasanya sambil tersenyum sedih


"Honey tubuhmu mengurus,cepat bangun yah nanti otot-otot mu bisa menghilang kan kamu sangat takut jika badan kekar kebanggaan mu itu menghilang"Ucap Hana


"Seminggu sudah honey kamu disini apa kamu gak mau pulang kerumah kita?"Ucap Hana


"Sebentar lagi aku juga akan melahirkan anak kita"Ucap Hana


"Honey bangunnnnnn......"Ucap Hana lirih bahkan suara sangat membuat sakit hati siapapun yang mendengarnya


Hana menghapus air matanya dia sudah berjanji tidak akan menangis lagi dia akan berusaha menahan air matanya


Hana membersihkan tubuh Arka dengan lembut sambil sesekali dia menghapus air matanya


"Aku gak minta apapun saat ini honey,aku mau kamu bangun,aku pengen dimanjain lagi sama kamu,aku pengen di bikin ngambek sama kamu lagi,aku pernah janji sama aku kan?kamu gak bakal bikin aku nangis tapi selama kamu disini aku selalu nangis honey"Ucap Hana


Hana tak bisa membendung tangisnya dia memeluk Arka dengan erat sambil menangis


"Kamu orang terjahat honey saat ini karena kamu aku nangis,karena kamu aku selalu sakit hati"Ucap Hana


"Honey emang kamu gak mau jatah dari aku?honey kamu gak mau minum nutrisi dari aku?honey aku mohon bangun"Ucap Hana lirih bahkan bergemetar


Tiba-tiba seseorang yang berdiri disamping Hana dia adalah Willy


"Ana kamu udah janji kan gak bakal nangis lagi?"Ucap Willy


"Jangan memanggilku Ana kamu tau kan suamiku pasti akan marah"Ucap Hana


"Maafkan aku"Ucap Willy


"Sekarang hapus air mata kamu yah"Ucap Willy dan dia menyerahkan sapu tangan miliknya Hana mengambilnya,tapi dia masih tak rela melepas pelukannya


"Ana apa kamu gak kasian sama diri kamu dan juga sama calon anak kamu?"Ucap Willy


"Lihat kondisi kamu sekarang?kamu mengurus apa kamu gak pikirin calon anak diperut kamu?kalau kamu aja mengurus apalagi dia?kamu harus persiapkan diri kamu sebelum lahiran yang sebentar lagi"Ucap Willy


"Jangan mengaturku!"Ucap Hana


"Mengantur?aku gak ngatur kamu aku cuma kasian sama calon bos ku dimasa depan"Ucap Willy


Hana melepaskan pelukannya dan menatap Willy


"Bos mu?"Ucap Hana


"Ya!karena dia kelak yang akan menjadi bos ku!menjadi orang yang sangat aku hormati melebihi kalian berdua!dan aku mohon jangan buat kenapa-napa didalam sana ana!"Ucap Willy


"Ana jaga benar-benar kesehatan kamu"Ucap Willy

__ADS_1


Hana diam sambil menundukkan kepalanya Willy mendekati Hana dan dia memasukkan Hana dalam pelukannya


"Ana aku tau kamu sekarang sedang merasa tak memiliki arah hidup tapi kamu masih banyak orang yang perduli sama kamu, teman-teman kita bahkan Tante dan om satu lagi baby junior ana"Ucap Willy


"Aku benar-benar gak punya arah hidup setelah suamiku divonis dokter koma dengan jangka waktu lama,aku seperti kosong tanpa dia Willy"Ucap Hana


"Bukan kesedihan yang bisa membuat Arka bangun Ana tapi waktu dan doa kamu buat dia"Ucap Willy


"Arka bukan orang yang lemah dia juga pasti sedang berusaha ingin sembuh buat kamu,dia tidak selemah yang kita lihat,bahkan dia laki-laki hebat"Ucap Willy


"Tapi kenapa dia masih betah tidur sedang begitu nyenyak nya Willy?"Ucap Hana


"Anggap saja Arka sedang tidur setelah dia berkerja,kamu pasti tau kan kalau Arka orang yang sangat susah untuk dibangunkan?"Ucap Willy


"Sudah jangan bersedih lagi,aku akan siapkan telinga untuk mendengarkan keluh kesah mu dan pundakku untuk kamu bersandar"Ucap Willy


"Dan satu lagi waktuku untuk kamu bahkan aku yang akan menemani kamu dalam persalinan nanti"Ucap Willy


Hana menganggukan kepalanya


"Tapi masih mengharapkan suamiku yang menemaniku dalam bersalin nanti"Ucap Hana


"Semoga saja yah,mudahan Arka bisa bangun"Ucap Willy


"Iyah no"Ucap Hana dan dia menatap Arka lalu dia baru ingat dan mendorong Willy


"Maafkan aku honey"Ucap Hana


"Ana sebentar lagi waktu nya habis,lebih baik kamu berpamitan sekarang dengan Arka"Ucap Willy


Hana menganggukan kepalanya pelan


"Honey aku keluar dulu yah nanti sore aku bakal masuk lagi buat jengukin kamu,jadi kamu gak bakal kesepian kok"Ucap Hana dan dia tersenyum lalu mencium seluruh wajah Arka tanpa terkecuali dan dia pun keluar dengan berat hati


Hana keluar bersama Willy dan dia langsung duduk dikursi yang tersedia dengan raut wajah yang putus asa


Tante Lala mendekati Hana tapi Hana hanya sibuk melamun dia tak menganggap orang-orang disana ada


Hana tiba-tiba tersenyum dia kembali mengingat tingkah konyol Arka


Flashback on


Awal-awal Arka membimbing perusahaan milik sang Papah


Arka pergi sangat terburu-buru karena dia ada meeting yang akan dilakukan 30 menit lagi bahkan dia mencium Hana dengan terburu dan langsung masuk kedalam mobil


Hana geleng-geleng kepala melihat Arka

__ADS_1


Arka terlambat memang salahnya sendiri bangun kesiangan,Hana sudah membangunkannya tapi dia selalu menepisnya


Hana pun kembali masuk kedalam rumah


Tapi 10 menit kemudian ada suara mobil datang Hana mengira jika itu adalah Indah dan teman-teman yang lain tapi malah Arka yang masuk yang sambil berlari sambil menenteng sepatunya sebelah


"Sayang tolongin aku"Ucap Arka sambil tersengal-sengal


"Tolongin apa honey?"Ucap Hana yang ikutan panik


"Itu juga kenapa sepatu kamu dibawa ditangan gitu?"Ucap Hana


"Ini masalahnya sayang"Ucap Arka


"Apa honey?"Ucap Hana


"Sepatu beda sebelah,aku juga baru sadar"Ucap Arka


"Hah kok bisa?"Ucap Hana


"Aku juga gak tau sayang,mungkin gara-gara aku buru-buru jadinya gak sadar kalau sepatuku beda"Ucap Arka


"Kamu sih susah banget dibangunin"Ucap Hana


"Tolong cariin yah yang satu nya"Ucap Arka


"Iyah honey"Ucap Hana


Hana pun mencarikan sepatu Arka yang satunya dan pada akhirnya Arka tetap terlambat masuk kekantor karena ulahnya sendiri


Flashback off


"Hana?"Ucap Tante Lala yang melihat Hana hanya senyum-senyum sendiri


"Hah Iyah honey aku cariin kok!"Ucap Hana tak nyambung


"Raihana?kamu mikirin apa sih de?"Ucap Riko


Hana kembali sadar dan dia mengusap wajahnya


"Kamu mikirin suami kamu sampai senyum-senyum sendiri?"Ucap Tante Lala


Hana menganggukan kepalanya


"Memikirkan hal yang buat kamu senang kamu bagus buat kamu Hana"Ucap Tante Lala


"Seperti nya cerita sangat lucu sampai buat kamu senyum semanis tadi"Ucap Riko

__ADS_1


"Begitu ka!Tante kalau aku ingat kelakuan konyol suamiku"Ucap Hana


Tante Lala tertawa kecil sambil mengelus rambut Hana karena dia juga hapal sifat konyol keponakan nya


__ADS_2