
Teman-teman perempuan semuanya pulang Riko juga menyuruh Hana pulang bersama dengan Tante Lala dan kali ini Hana mau
Sepanjang perjalanan Hana hanya diam bahkan Tante Lala mengajak bicara Hana hanya menjawab seperlunya saja
Mereka sampai dirumah Arka,Tante Lala berniat ingin menemani Hana tidur dikamarnya tapi Hana menolaknya dan dia masuk kekamarnya meninggalkan Tante Lala
Hana mengunci pintu kamarnya dan dia berjalan dengan malas menuju ranjangnya dia duduk dan dia menangis sambil menatap fotonya bersama Arka yang ada dikamar itu
"Honey...kamu tega buat aku sendirian kaya gini?Honey aku gak mau sendirian cepat sadar!aku mohon......."Ucap Hana
"Arka Bryan Dhekson!aku dulu emang gak suka sama kehadiran kamu dihidupku tapi sekarang aku membutuhkan kamu setelah kamu gak kaya seperti ini"Ucap Hana
Lama Hana diam setelahnya dia masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya
Dia kembali melamun sambil merendam tubuhnya dibathtube
Hampir 1 jam Hana dikamar mandi setelahnya dia berpakaian dan mencoba tidur tapi tidak bisa karena dia sudah terbiasa selalu ada Arka disampingnya sambil memeluk bahkan mengelus perut buncitnya dia kembali meneteskan air mata nya
"Andai aja aku merengek mau kesalon Tante Lala tadi pagi pasti kamu saat ini masih disini kan honey sambil peluk aku"Ucap Hana menatap bantal yang biasa Arka gunakan
"Aku gak mau terlalu lama kayagini honey"Ucap Hana
Seminggu berlalu
Hana sudah dirumah sakit,kondisi Hana badannya agak mengurus bahkan matanya memiliki mata panda yang lumayan kelihatan karena dia sering tidak bisa tidur dan juga tak bernafsu makan
Kondisinya Arka juga tak ada kemajuan dia masih diruang ICU
Hana menatap Arka dibalik kaca
"Aku merindukan kamu Honey,setiap malam semakin terasa panjang setelah kamu tidur disini"Ucap Hana
"Sayang kalau diteruskan bisa-bisa Hana kenapa-napa dan juga bayi nya"Ucap Tante Lala
"Bagaimana lagi sayang dia sekarang gak bisa dibilangin"Ucap Riko
"Sebulan lagi Hana akan melahirkan tapi kondisi dia seperti tidak cukup baik sayang"Ucap Tante Lala
Riko diam dan dia menatap Hana
"Aku sudah menghubungi dokter-dokter terbaik dari luar negeri dan mereka sekarang sedang mengatur jadwal mereka agar bisa kesini"Ucap Riko
"Ini sudah seminggu sejak kejadian itu sayang apa kamu gak tau siapa pelakunya?"Ucap Tante Lala
"Seperti nya sudah"Ucap Riko
"Siapa?"Ucap Tante Lala
"Orang yang kamu benci saat ini!dia seminggu ini udah gak tinggal dirumah Arka lagi kan?"Ucap Riko
"Ela?"Ucap Tante Lala
Riko menganggukan kepalanya
"Dia sebenarnya ingin mencelakakan kamu sayang tapi sayang Arka yang kena bahkan dia ingin menghabisi kamu agar gak ada yang bisa halangin dia"Ucap Riko
"Terus dia di mana?"Ucap Tante Lala
"Masih diluar sana sayang,tapi dia masih dalam pantauan ku setelah semuanya situasi agak mendingan aku akan menangkapnya dan memberi dia pelajaran karena ingin menghabisi istriku"Ucap Riko
"Kenapa gak langsung ditangkap sih?atau diberi pelajaran?kalau gak aku aja yang lakuin!"Ucap Tante Lala
"Kamu mau lakuin itu?saat Hana lagi sedih gini?saat Arka lagi terbaring lemah?"Ucap Riko
"Ngelakuin itu mudah aja sayang tapi kita harus liat kondisinya sekarang"Ucap Riko
"Sampai kapan sayang"Ucap Tante Lala
__ADS_1
"Sampai uang yang dia ambil dari rumah Arka habis"Ucap Riko
"Hah?dia ambil..."Ucap Tante Lala terpotong
Riko menganggukan kepalanya
"Aku semakin benci sama dia sayang"Ucap Tante Lala
"Iyah nanti aku bakal buat dia benar-benar sangat menderita sayang"Ucap Riko
"Ka Riko kok lama banget sih dokter izinin aku masuk?aku udah mau nemuin suamiku"Ucap Hana tanpa menatap Riko
"Sejam lagi Raihana"Ucap Riko
Hana diam dan kembali fokus menatap Arka dan dia mengingat kelucuan bersama Arka
Flashback on
Arka pulang sebelum makan siang tiba bahkan dia tidak mengakabari Hana jika dia akan pulang saat makan siang tiba karena Hana ingin datang untuk mengantar dia makan siang
Hana sedang sibuk didapur bersama para pelayan nya
"Suami ku pasti suka kan masakan ku?"Ucap Hana pada semua pelayan
"Tentu Nona pasti tuan muda sangat suka masakan anda"Ucapnya
Hana tak mengetahui jika Arka ada dibelakang nya dan Arka menyuruh para pelayan menjauh mereka pun pergi
"Suami ku suka manis gak yah?aku lupa!astaga!"Ucap Hana berbicara sendiri
"Ngapain manis-manis sih sayang?kalau kamu aja udah manis kan?"Ucap Arka
Hana langsung membalik tubuhnya dan dia tersenyum
"Honey!"Ucap Hana dengan kegirangan
Arka merentangkan tangannya dan Hana langsung memeluk Arka
"Buat aku?ada nama lengkap aku?"Ucap Hana
"Iyah dong sayang,aku padahal pengen banget bawain kamu bunga tapi kamu wanita langka sayang bisa-bisa gak suka bunga?"Ucap Arka
"Gak tau"Ucap Hana sambil terus menatap boneka pemberian Arka
"Kenapa pulang?aku kan udah bilang tadi pagi aku mau kekantor kamu"Ucap Hana
"Emangnya aku gak boleh pulang sayang?"Ucap Arka
"Bukan gitu tapi kan..."Ucap Hana terpotong
"Tapi apa sih?aku udah gak ada kerjaan sayang sampai istirahat di kantor lebih baik aku pulang kan?"Ucap Arka
"Oh gitu?"Ucap Hana
"Masak apa sih?"Ucap Arka
Hana langsung mendorong Arka karena ingat masakan nya
"Aku masak ayam asam manis pedas honey"Ucap Hana
"Beneran?wah kayanya enak nih?"Ucap Arka
"Udah matang belum?"Ucap Arka
"Udah!"Ucap Hana dan dia mematikan kompornya
"Sekarang kita duduk disana yah!biar pelayan yang siapin"Ucap Arka
__ADS_1
"Siap"Ucap Hana
Hana juga melepaskan jas Arka
Mereka duduk dikursi makan sedangkan Arka sambil mengelus perut buncit Hana
"Hay baby Arka junior sebentar lagi kita ketemu kan?jangan buat Mamah kamu sakit yah nanti lahirin kamu?jangan susah-susah dilahirinnya yah?"Ucap Arka
"Dan satu lagi kenapa kamu gak mau sih liatin jenis kelamin kamu?kan Papah sama Mamah kamu bingung buat bikinin nama buat kamu"Ucap Arka
"Awas aja nanti kalau kamu lahir yah bakal Papah buat jahilin terus pokoknya soalny kamu juga yang mulai duluan jahilin Papah sama Mamah kamu"Ucap Arka
"Honey!kok gitu sih?"Ucap Hana
"Kenapa?kan bener sayang dia jahilin kita duluan aku mau balas dendam sama dia"Ucap Arka
"Balas dendam sama anak sendiri?maksud kamu apa?kamu mau aku kasih hukuman?"Ucap Hana
"Aku gak sayang di kasih hukuman kalau dikasih jatah mau"Ucap Arka dan dia mencium pipi Hana
"Gak ada!kamu harus dihukum,anak kita belum lahir udah mau kamu jahilin?orang tua macam apa sih honey kamu?"Ucap Hana
"Sayang aku bercanda kok,Malah nanti anak kita bakal jadi kebanggaan aku kok,bahkan aku bakal buatin dia perusahaan khusus dengan nama dia sendiri!"Ucap Arka
"Emang kamu udah ada nama buat dia?"Ucap Hana
"Ada dong!"Ucap Arka
"Apa?"Ucap Hana
"Rahasia sayang,nanti kamu juga tau"Ucap Arka
"Mau main rahasian sama aku honey?ya udah aku ngambek ah"Ucap Hana dan dia memalingkan wajahnya dari Arka
Arka tak menghiraukan Hana membuat Hana semakin kesal dan Hana meremas dada Arka dengan kuat
"Aku ngambek malah dicuekin sih?"Omel Hana
"Sayang malu dong udah mau punya anak tapi masih ngambekan"Ucap Arka
"Oh gitu yah?awas aja kamu nyusu sama aku yah,aku gak bakal kasih kan kamu udah mau punya anak"Ucap Hana
"Eh kok gitu sih sayang"Ucap Arka
"Kan impas!"Ucap Hana dia kembali memalingkannya wajahnya dari Arka
"Sayang aku tadi bercanda aja kok jangan gitu yah,nanti aku kekurangan nutrisi gimana?"Ucap Arka
"Gak perduli,kamu minum aja tuh susu hamil aku"Ucap Hana
"Sayang"Ucap Arka dengan wajah manyun nya
"Gak mau tau!"Ucap Hana
Arka memeluk Hana dan mencium-cium pipi Hana dengan bertubi-tubi sampai Hana tertawa
"Sayang...."Ucap Arka dengan manja
"Apaan sih"Ucap Hana
"Jangan distop nutrisi aku yah"Ucap Arka
"Liat aja nanti"Ucap Hana
"Sayang"Ucap Arka
Makanan pun sudah siap Hana tak menghiraukan Arka dan mengambil makanan untuknya dan juga Arka
__ADS_1
Arka hanya menampilkan wajah manyunnya selama makan membuat Arka tertawa kecil
Flashback off