Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Tukang urut


__ADS_3

Bibi Nah tersenyum mendengar ucapan Arka


"Yaudah bi aku mau keluar kekamar sebalahnya aja,aku mau istirahat juga"Ucap Arka


"Ya sudah sana"Ucap Ucap Bi Nah


Arka melewati ruang tengah dan Tante Lala memanggilnya


"Arka,sini tabung"Ucap Tante Lala


Arka tersenyum pada Tante Lala tapi tidak kepada Riko


"Gak Tan aku mau istirahat aja"Ucap Arka dan dia kembali naik keatas


Dari luar datang seseorang dengan tergesa-gesa dengan wajah marah bahkan kesal dia adalah Bila


Dia hanya menebak-nebak jika Riko ada dirumah Arka sekarang karena dia tau jika Hana hari ini pulang


Bila langsung masuk tanpa permisi dia langsung menuju ruang tengah dan benar saja tebakannya benar jika Riko berada dirumah Arka


"Om maksud om apa?buat perusahaan papah aku kaya gini?"Ucap Bila sambil berdiri disamping Riko sedangkan Riko duduk dengan santai nya sambil menyeruput tehnya


"Ada apa Bila?"Ucap Tante Lala


"Perusahaan Papah hampir bangkrut Tante dan aku tau ini semua perbuatan om ini"Ucap Bila tapi Riko hanya bersikap santai


"Kenapa kamu bisa mengalahkan nya?apa kamu punya bukti?"Ucap Tante Lala


"Aku emang gak punya bukti tapi dia pernah mengancam ku akan menghancurkan perusahaan Papah"Ucap Bila


"Sampai sekarang kamu gak pernah datang kerumah sakit hanya untuk sekedar menjenguk adik ku kan?apa perjanjian kita kemarin?"Ucap Riko dengan Santi nya


"Tapi om bilang akan menghubungi ku menyuruhku melakukan sesuatu"Ucap Bila dengan suara gementar


Riko menengok Bila dengan tatapan dingin nya membuat Bila semakin gemetar


Tante Lala memegangi tangan Riko


"Kamu masih bilang tapi kepada saya?jika kemarin saya kehilangan adik dan keponakan saya kamu bisa ganti dengan apa?nyawa mu?"Ucap Riko


"Jangan mengajari saya tentang apapun!apa yang kamu alami sekarang belum sepadan dengan rasa sakit yang dialami adik ku"Ucap Riko


"Om aku mohon jangan buat bangkrut perusahaan Papah"Ucap Bila


"Sekarang saja kamu bisa sekali memohon tapi ketika adik ku memohon minta tolong kamu ngapain?malah kamu menghalangi orang-orang yang ingin menolongnya kan?"Ucap Riko


Bila diam dia semakin takut

__ADS_1


"Om aku mohon jangan buat Papah kehilangan perusahaannya"Ucap Bila bahkan dia berlutut kepada Riko


Riko hanya diam dan Tante Lala yang malah kasian melihat Bila yang berlutut sambil menangis dikaki Riko


"Riko!"Ucap Tante Lala


"Jangan membela orang yang salah dan jangan pernah merasa kasian kepada orang yang salah itu hanya membuat dirimu bodoh"Ucap Riko pada Tante Lala


"Om aku mohon,jika Papah tak punya perusahaan lagi bagaimana aku bisa sembuh dari penyakit ku?dapat biaya dari mana om?"Ucap Bila


"Bukan urusan saya!"Ucap Riko


"Lebih baik sekarang kamu pulang"Ucap Riko


"Om aku akan melakukan apapun tapi aku mohon jangan buat bangkrut perusahaan Papah"Ucap Bila


"Apa yang bisa diharapkan dari orang seperti mu?"Ucap Riko


"Apapun om"Ucap Bila


"Jadi pesuruh Raihana kamu mau dan aku berjanji aku akan menstabilkan perusahaan papah mu lagi tapi juga kamu melakukan nya harus dengan tulus dan benar"Ucap Riko


"Jika terjadi apa-apa lagi pada adik ku, ingatlah kehancuran keluarga mu sangat jelas!"Ucap Riko dengan tegas


Bila diam sambil menunduk,entah kenapa dia sangat berat berlakukan semua nya itu


"Bagaimana?"Tanya Riko dan dia tersenyum tipis


"Tidak mau?baiklah saya akan menelpon anak buah ku untuk langsung membuat perusahaan Papah kamu failed sekarang juga"Ucap Riko


"Jangan om!"Ucap Bila dengan cepat


Riko tersenyum


"Bagaimana?"Ucap Riko


"A...ku mau om!"Ucap Bila dengan terbata-bata dan hati nya juga tak ikhlas sama sekali


"Yasudah kamu boleh pulang besok kamu kesini lagi ada hal yang ingin saya bicara lagi"Ucap Riko


"Tapi bagaimana dengan perusahaan papah saya om"Ucap Bila


"Pegang ucapan saya,saya akan stabilkan perusahaan papah kamu asal kamu melakukan tugasmu dengan benar"Ucap Riko


Bila diam sambil menatap Riko


Disisi Arka

__ADS_1


Arka dari tadi mondar-mandir didalam kamar sambil memikirkan bagaimana caranya dia masuk ke kamarnya dia tadi mencoba ingin masuk kekamar Hana tapi ternyata Hana malah menguncinya dari dalam


Arka tersenyum karena dia mendapat ide


Arka pun berjalan menuju balkon kamar itu dan melihat balkon kamar Hana tapi lumayan jaraknya lumayan jauh


Arka berniat ingin masuk lewat balkon kamar Hana


"Jauh juga sih kalau gua nyebrang kalau pakai tangga gua males turun"Ucap Arka


Lama Arka berpikir sampai tekad nya bulat itu menyebrang balkon dari kamar itu ke balkon kamar Hana


Hampir semua doa diucapkan Arka untuk menyebrangi balkon itu bahkan dia hampir terjatuh


Ditengah Arka berhenti sejenak sambil mengambil nafas bahkan dia menatap kebawah dan dia bergidik


"Kalau gua jatoh pasti bakal panggil tukang urut"Ucap Arka


"Demi ketemu istri gua bakal usaha"Ucap Arka


Dan dia berhasil tapi seluruh tubuh masih lemasnya


"Syukur deh bisa"Ucap Arka


Arka pun masuk dia tahu jika balkon kamar memang tidak pernah dikunci apalagi siang


Hana sedang tertidur pulas karena selama Hana hamil dia memang sering mengantuk bahkan tidur disiang hari


Arka tersenyum melihat wanita yang dia cintai dengan tertidur dengan cantiknya


Arka pun naik keatas kasur dan berbaring sambil menatap Hana dengan kepala menompang di tangannya


"Cantik sekali kamu sayang"Ucap Arka


"Hm aku bakal jadi Papah sebentar lagi"Ucap Arka


Arka mencium kening Hana dan memeluk Hana


"Kita akan bersama selama oke!"Ucap Arka


Arka terus saja berbicara sendiri sampai kantuknya datang dan dia ikut tidur sambil memeluk Hana


AKU BAKAL UP TERUS KOK GUYS YAH


SOALNYA MASIH BISA UP TERUS


AYO SEMANGATIN AKU BIAR CERITA CEPET TAMAT

__ADS_1


BISMILAH NOVELKU RAME TERUS YAH


HAPPY READING 🥰


__ADS_2