
Mereka semua sudah ditempat pemakaman
Semuanya menangis tersedu-sedu tanpa terkecuali bahkan Riko juga meneteskan air mata nya
Peti Bila dimasukkan kedalam tanah semua menyaksikan itu sambil menangis,apalagi Indah
"Ndah kamu harus ikhlasin dia"Ucap Nissa
"Iyah"Ucap Indah pelan
Hero menangis tersedu-sedu dia benar-benar tak kuat menyaksikan Bila dimasukan kedalam tanah tempat peristirahatan terakhir nya
Hana dan Arka juga sama-sama menangis sambil berpelukan
"Bila!"Teriak Hero sekuat tenaga dia
"Gua sayang sama elu!"Ucap Hero pelan
"Udah Ro!"Ucap Gio
"Dia udah sehat disana bahkan bahagia lebih dari disini"Ucap Bagus
Hero menghapus kasar air matanya
Bila sudah terkubur didalam tanah semuanya berdoa setelahnya para pengantar Bila pulang begitupun keluarga Bila termasuk orang tuanya tapi mereka juga sebenarnya belum ingin pergi dari sana
Hero masih disana dia ditemani oleh Bagus dan Gio sedangkan yang lain sudah pulang apalagi Arka dan Hana karena Hana mengeluh sakit pinggangnya
Hero menangis sambil memeluk nissan Bila
"Gua belajar suka sama cewe tapi gua malah dibikin trauma gini?Gua sayang sama lu tulus tapi lu malah pergi tanpa merasakan ketulusan gua Bil"Ucap Hero
"Gua bakal Susah buka hati gua lagi buat yang lain setelah lu, cukup lu yang buat gua hancur sehancur hancurnya"Ucap Hero
"Lu tau banyak hal yang gua bayangin sama lu bahkan gua mau temenin lu kemana pun lu berobat agar lu sembuh tapi lu malah pergi Bil?"Ucap Hero
"Bil gua mau nya elu gak mau yang lain"Ucap Hero
"Gua mau lu hadir dimimpi gua jangan enggak!hibur gua dimimpi,kita bahagia didalam mimpi karena didunia nyata kita gak mungkin bersama"Ucap Hero
Hero menangis dengan sesegukkan Bagus dan Gio menjadi sangat kasian dengan sahabat nya,lama dia seperti itu sampai dia berdiri
"Gua pulang Bil!Ah bukan tapi pacar ku"Ucap Hero dengan senyum tipis manisnya,dia mendadah makam Bila dan dia pergi meninggalkan Bagus fan Gio begitu saja
Riko masih disana karena dia bersembunyi tadi ketika ada Hero dan yang lain,dia berdiri sambil menatap makam Bila yang masih basah lalu dia berjongkok
"Bil Om bakal sering kesini buat kamu yah,jangan merasa kesepian disini,om bakal jadikan pemakaman keluarga kamu jadi pemakaman yang bakal diawasi oleh para bodyguard agar hanya orang-orang tertentu yang boleh masuk"Ucap Riko
__ADS_1
"Doain Om bahagia yah sama Tante Lala kalian"Ucap Riko dan dia tersenyum
"Semua kehilangan kamu,tapi kami gak bakal lupain kamu gitu aja"Ucap Riko
Dia diam menatap makam Bila tak berbicara apapun lagi,lama dia disana lalu dia pergi
3 Minggu berlalu
Hari ini adalah acara pernikahan Riko dan Tante Lala, walaupun kesedihan masih menyelimuti mereka tapi pernikahan ini harus tetap terjadi
Pernikahan ini memang sudah disiapkan tapi tetap saja mereka merasa kurang bahkan Riko meminta semua kursi diberi nama bahkan Riko tetap memberikan Kursi dengan nama Bila walaupun Bila sudah tidak ada tapi tetap dia merasa Bila pasti akan datang dipernikahan dia
Riko sangat gagah dengan toksedo biru tua yang melekat ditubuh bagusnya,Tante Lala tak kalah cantik dengan gaun panjang yang berwarna yang senada dengan Riko
Semuanya sangat senang dengan pernikahan ini apalagi Arka dan Hana
Mereka berdua juga memakai baju couple yaitu berwarna merah maroon
Tante Lala dan Riko benar-benar bahagia terpancar dari aura mereka masing-masing
"Pernikahan yang sudah ku impian sekian lama baru terlaksana sekarang bahkan umur kita sudah mau 40 tahun kan La?"Ucap Riko dia tertawa kecil
"Iyah,diumur kita sekarang seharusnya udah punya cucu bukan malah baru nikah"Ucap Tante Lala
"Ah bikin malu aja"Ucap Riko
"Emang aku gak?"Ucap Tante Lala
"Gak papa"Ucap Tante Lala dan dia mengelus wajah Riko tapi Riko malah hanyut dan malah mendekatkan wajahnya kewajah Tante Lala dia ingin mencium Tante Lala tapi teriakan Hana membuat Riko tersadar
"Kaka mau ngapain?"Ucap Hana dengan lantang
Wajah mereka sama memerah karena malu
Arka dan yang lainnya Tertawa
"Kenapa ketawa?kamu sama Kaka 11,12 yah gak boleh saling ngejek"Ucap Hana
"Kok aku kena sih?"Ucap Arka
"Bener kan?"Ucap Hana
"Iyah bener"Ucap Arka mengalah
Banyak orang hadir dari teman bisnis Riko dan juga Hana, teman-teman Tante Lala juga datang
Riko melihat Tante Lala seperti melamun lalu dia merangkul pinggang Tante Lala
__ADS_1
"Kenapa sayang?"Ucap Riko
"Aku keinget sama Kaka Kinan sayang"Ucap Tante Lala
"Dia orang yang paling mau aku nikah,apalagi sama kamu sama kaya ka Raka"Ucap Tante Lala
"Hari ini hari bahagia kita sayang gak boleh sedih yah,aku yakin mereka lagi berdiri sambil liat kita sama Bila juga dengan senyum manis mereka masing-masing"Ucap Riko
Tante Lala tersenyum
Hero hanya diam sambil menatap kursi yang bernamakan Bila
"Gua kangen elu Bila,lu kenapa gak datang ke mimpi gua sih?"Ucap Hero pelan
"Woy!"Ucap Gio dan menepuk pundak Hero
"Kesana yuk kita, sebentar lagi mau pelemparan bunga nih"Ucap Gio
Hero menganggukan kepalanya dan mengikuti langkah Gio
Tante Lala dan Riko sudah siap melemparkan bunga
Arka sangat panik dan juga khawatir karena Hana yang sedang hamil besar juga ikut ingin menangkap Bunga
"Sayang,kamu gak usah ikut biar aku aja yang nangkapin buat kamu"Ucap Arka tapi Hana tak perduli dia tetap berdiri diantara Nissa dan Indah
Arka menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena watak keras kepala Hana
"1...2...3..."Riko dan Tante Lala melempar kan bunga nya tapi diantara mereka tidak ada yang mendapatkan bunga itu melainkan seseorang yang mereka kenal
Mereka semua terdiam menatap orang yang mendapatkan bunga itu
Apalagi Arka dia menatap orang itu dia juga merangkul pinggang Hana
*BUAT PARA PEMBACA AKU
MUNGKIN KALAU ADA RASA SALAH DALAM CERITA INI
MAAFIN AKU YAH,MUNGKIN KOK NYANGKUTIN AGAMA SIH?
MASIH SEBATAS WAJAR KAN?
AKU BIKIN NOVEL INI BETAPA INDAHNYA TOLERANSI ITU AJA KOK
HAPPY READING YAH
BUAT YANG KOMEN KOK BILA DIBIKIN MATI?KITA IKUTIN ALUR AJA YAH
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE,VOTE APALAGI KOMEN ITU PENTING BANGET
OH YA LUPA SAMA KASIH HADIAHNYA JUGA*