Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Amukan Riko


__ADS_3

Hana ke sekolah Arka membawa sopirnya didalam mobil Arka memeluk Hana dia benar-benar sangat panik dan khawatir dengan keadaan Hana bahkan dia menahan tangisnya melihat keadaan Hana yang begitu membuatnya hatinya sakit


"Pak lebih cepat!"Ucap Arka


"Iya"Ucap Supir


Akhirnya mereka sampai dan Arka langsung mengendong Hana masuk


"Sayang aku mohon jangan pernah penjamkan matamu"Ucap Arka


Hana hanya mengangguk kepalanya


"Suster tolong istri saya"Ucap Arka dengan panik


Para suster pun langsung berlarian dan membawa brangkar untuk Hana


Arka pun meletakkan Hana di brangkar dan para suster pun membawa Hana masuk kedalam ruangan sedangkan Arka menunggu diluar


Arka duduk dikursi tunggu sambil mengacak-acak gundulnya


"Kamu harus sehat lagi sayang"Ucap Arka


Arka benar-benar khawatir dengan keadaan Hana bahkan sering kali matanya mengeluarkan air matanya tapi dia selalu menghapus nya


2 jam lebih Arka menunggu di luar sampai pintu ruangan Hana terbuka dan yang keluar adalah dokter


Arka langsung menghampiri nya


"Bagaimana keadaaan istri saya dok?"Ucap Arka panik


Dokter menarik nafasnya dengan menghembuskannya


"Kondisi istri kamu sangatlah lemah sekarang dan juga janin yang ada didalam kandungan nya sangatlah lemah sekarang tapi untungnya masih bisa selamat"Ucap Dokter


"Janin?"Ucap Arka tak percaya


"Ya istri kamu sekarang sedang hamil dia berumur 1 bulan 2 Minggu"Ucap Dokter


"Pasien masih pingsan dan kondisinya sangat lemah andai saja tadi dibawa kerumah sakit nya lebih cepat mungkin tidak separah ini"Ucap Dokter


"Janin dan ibu nya masih selamat tapi sama-sama lemah"Ucap Dokter


Arka hanya diam tapi hatinya sangatlah hancur ketika mendengar Hana dan calon anaknya terancam meninggalkan nya


"Bisa saya menjenguk nya?"Ucap Arka


"Belum bisa tunggu 2 atau 3 jam lagi"Ucap Dokter


"Ya!"Ucap Arka


"Baiklah masih ada pertanyaan lagi?"Ucap Dokter


Arka menggeleng-gelengkan kepalanya

__ADS_1


"Saya permisi"Ucap Dokter dan pergi


Arka pun langsung terduduk di kursi tunggu disitu sambil memegangi kepalanya dan bahkan dia menangis


"Gua hampir kehilangan orang yang gua sayang lagi!"Ucap Arka dan dia menangis


"Arka!"Ucap Seseorang dan dia adalah Riko dan Tante Lala dia diberi tahu oleh para bodyguard Hana


Arka langsung berdiri dan memeluk Tante Lala


"Tan aku hampir kehilangan mereka Tan,aku gak mau kehilangan orang aku sayang lagi"Ucap Arka sambil menangis dalam pelukan sang Tante


"Mereka?maksudny?"Ucap Tante Lala yang bingung


"Istriku hamil Tante dan keadaan mereka sekarang sama-sama lemah jika saja aku terlambat sedikit aku mungkin akan kehilangan mereka"Ucap Arka


Tante Lala diam dan memeluk keponakan nya itu


"Ini kenapa Arka?"Ucap Riko


"Aku juga belum tau om!"Ucap Arka


Riko juga marah akan kejadian ini dan dia pun menelpon seseorang untuk mencari tau semua ini


"Aku tau semuanya Ka Riko!"Ucap Seseorang yang baru datang dia adalah Willy


Semuanya menatap Willy yang semakin mendekat


Riko hanya diam menatap Willy


"Jelaskan!"Ucap Riko tegas


Willy menatap Arka yang masih berada dipelukan Tante lala


"Ini semua karena Arka ka!"Ucap Willy


Arka melepaskan pelukannya dan menatap Willy


"Maksud lu apa Wil?"Ucap Arka


"Kamu diam dulu Arka saya mau dengar penjelasan si Willy"Ucap Riko


Willy tersenyum dan Arka diam,Tante Lala memeluk tangan Arka sambil mengelusnya


"Apalagi Willy!"Ucap Riko


"Arka tadi asik sekali berduaan dengan wanita lain ka!adik kelas kami namanya Ella"Ucap Willy


"Lu jangan mengada-ngada Willy!"Ucap Arka


"Arka saya bilang diam dulu!"Ucap Riko tegas


"Tapi ini semua bohong om"Ucap Arka membela diri

__ADS_1


"Saya bilang diam dulu Arka!"Ucap Riko lagi


Arka mengepalkan tangannya tapi Tante Lala terus mengelus tangan Arka


"Arka bukan dengan Ella aja ka tapi juga dengan wanita lain dan hari ini Ana tau semuanya dan dia lari ke toilet dan dia terjatuh"Ucap Willy


"Jangan mulut lu Wil ini semua bohong om aku gak selingkuh sama sekali"Ucap Arka


Riko diam dan menghembuskan nafasnya dengan kasar


Riko berjalan mendekati Arka dan langsung menarik kerah baju Arka


"Kamu gak ada bedanya dengan Leo!"Ucap Riko


Arka hanya diam sedangkan Tante Lala malah panik dan dia menarik tangan Riko agar tak menyakiti keponakan nya


"Riko Arka gak mungkin lakuin itu!"Ucap Tante Lala


"Benarkah?tapi saya punya saksi lebih kuat tentang ini!"Ucap Riko dan Willy makin merasa diatas angin


Riko terus mencengangkan kerah baju Arka dengan kuat sampai Arka hampir tak bisa bernafas


"Riko lepasin kalau kamu gini Arka bisa kenapa-napa"Ucap Tante Lala


"Siapapun yang menyakiti adik kecilku akan berhadapan dengan ku kalau tidak mati maka hancur!"Ucap Riko tegas


"Tapi ini semua salah Om!"Ucap Arka


Riko benar-benar sangat marah sekarang ini dan Tante Lala sangat takut melihat Riko


"Riko saya mohon jangan kamu apa-apakan Arka!"Ucap Tante Lala dengan sangat panik


Willy benar-benar sangat senang dengan semua yang didepan matanya


"Ka Riko!"Ucap Willy


"Kaka gak perlu cape-cape buat ngehajar dia lebih baik serahin ke aku"Ucap Willy


"Willy!kamu sudah gila hah?Arka sahabat kamu seharusnya kamu bela dia bukan malah memperkeruh"Ucap Tante Lala


"Sahabat?udah gak Tante"Ucap Willy


"Riko saya mohon jangan kamu apa-apakan Arka!"Ucap Tante Lala bahkan dia menangis memohon pada Riko


Riko ya Riko siapapun yang menyakiti adiknya tidak akan pandang apapun bahkan rasa kasian pun terasa hilang dihatinya karena dia begitu mencintai adiknya semata wayangnya


Riko melepaskan cengkraman nya dan membawa Arka keluar rumah sakit entah apa yang akan dia lakukan


Willy yang tau sifat Riko pun tersenyum


"Mampu lu Arka!gua gak perlu bikin tangan gua kotor dengan semua ini!"Batin Willy


Tante Lala juga mengikuti mereka begitu pun Willy

__ADS_1


__ADS_2