
Hana ke sekolah Arka membawa sopirnya didalam mobil Arka memeluk Hana dia benar-benar sangat panik dan khawatir dengan keadaan Hana bahkan dia menahan tangisnya melihat keadaan Hana yang begitu membuatnya hatinya sakit
"Pak lebih cepat!"Ucap Arka
"Iya"Ucap Supir
Akhirnya mereka sampai dan Arka langsung mengendong Hana masuk
"Sayang aku mohon jangan pernah penjamkan matamu"Ucap Arka
Hana hanya mengangguk kepalanya
"Suster tolong istri saya"Ucap Arka dengan panik
Para suster pun langsung berlarian dan membawa brangkar untuk Hana
Arka pun meletakkan Hana di brangkar dan para suster pun membawa Hana masuk kedalam ruangan sedangkan Arka menunggu diluar
Arka duduk dikursi tunggu sambil mengacak-acak gundulnya
"Kamu harus sehat lagi sayang"Ucap Arka
Arka benar-benar khawatir dengan keadaan Hana bahkan sering kali matanya mengeluarkan air matanya tapi dia selalu menghapus nya
2 jam lebih Arka menunggu di luar sampai pintu ruangan Hana terbuka dan yang keluar adalah dokter
Arka langsung menghampiri nya
"Bagaimana keadaaan istri saya dok?"Ucap Arka panik
Dokter menarik nafasnya dengan menghembuskannya
"Kondisi istri kamu sangatlah lemah sekarang dan juga janin yang ada didalam kandungan nya sangatlah lemah sekarang tapi untungnya masih bisa selamat"Ucap Dokter
"Janin?"Ucap Arka tak percaya
"Ya istri kamu sekarang sedang hamil dia berumur 1 bulan 2 Minggu"Ucap Dokter
"Pasien masih pingsan dan kondisinya sangat lemah andai saja tadi dibawa kerumah sakit nya lebih cepat mungkin tidak separah ini"Ucap Dokter
"Janin dan ibu nya masih selamat tapi sama-sama lemah"Ucap Dokter
Arka hanya diam tapi hatinya sangatlah hancur ketika mendengar Hana dan calon anaknya terancam meninggalkan nya
"Bisa saya menjenguk nya?"Ucap Arka
"Belum bisa tunggu 2 atau 3 jam lagi"Ucap Dokter
"Ya!"Ucap Arka
"Baiklah masih ada pertanyaan lagi?"Ucap Dokter
Arka menggeleng-gelengkan kepalanya
__ADS_1
"Saya permisi"Ucap Dokter dan pergi
Arka pun langsung terduduk di kursi tunggu disitu sambil memegangi kepalanya dan bahkan dia menangis
"Gua hampir kehilangan orang yang gua sayang lagi!"Ucap Arka dan dia menangis
"Arka!"Ucap Seseorang dan dia adalah Riko dan Tante Lala dia diberi tahu oleh para bodyguard Hana
Arka langsung berdiri dan memeluk Tante Lala
"Tan aku hampir kehilangan mereka Tan,aku gak mau kehilangan orang aku sayang lagi"Ucap Arka sambil menangis dalam pelukan sang Tante
"Mereka?maksudny?"Ucap Tante Lala yang bingung
"Istriku hamil Tante dan keadaan mereka sekarang sama-sama lemah jika saja aku terlambat sedikit aku mungkin akan kehilangan mereka"Ucap Arka
Tante Lala diam dan memeluk keponakan nya itu
"Ini kenapa Arka?"Ucap Riko
"Aku juga belum tau om!"Ucap Arka
Riko juga marah akan kejadian ini dan dia pun menelpon seseorang untuk mencari tau semua ini
"Aku tau semuanya Ka Riko!"Ucap Seseorang yang baru datang dia adalah Willy
Semuanya menatap Willy yang semakin mendekat
Riko hanya diam menatap Willy
"Jelaskan!"Ucap Riko tegas
Willy menatap Arka yang masih berada dipelukan Tante lala
"Ini semua karena Arka ka!"Ucap Willy
Arka melepaskan pelukannya dan menatap Willy
"Maksud lu apa Wil?"Ucap Arka
"Kamu diam dulu Arka saya mau dengar penjelasan si Willy"Ucap Riko
Willy tersenyum dan Arka diam,Tante Lala memeluk tangan Arka sambil mengelusnya
"Apalagi Willy!"Ucap Riko
"Arka tadi asik sekali berduaan dengan wanita lain ka!adik kelas kami namanya Ella"Ucap Willy
"Lu jangan mengada-ngada Willy!"Ucap Arka
"Arka saya bilang diam dulu!"Ucap Riko tegas
"Tapi ini semua bohong om"Ucap Arka membela diri
__ADS_1
"Saya bilang diam dulu Arka!"Ucap Riko lagi
Arka mengepalkan tangannya tapi Tante Lala terus mengelus tangan Arka
"Arka bukan dengan Ella aja ka tapi juga dengan wanita lain dan hari ini Ana tau semuanya dan dia lari ke toilet dan dia terjatuh"Ucap Willy
"Jangan mulut lu Wil ini semua bohong om aku gak selingkuh sama sekali"Ucap Arka
Riko diam dan menghembuskan nafasnya dengan kasar
Riko berjalan mendekati Arka dan langsung menarik kerah baju Arka
"Kamu gak ada bedanya dengan Leo!"Ucap Riko
Arka hanya diam sedangkan Tante Lala malah panik dan dia menarik tangan Riko agar tak menyakiti keponakan nya
"Riko Arka gak mungkin lakuin itu!"Ucap Tante Lala
"Benarkah?tapi saya punya saksi lebih kuat tentang ini!"Ucap Riko dan Willy makin merasa diatas angin
Riko terus mencengangkan kerah baju Arka dengan kuat sampai Arka hampir tak bisa bernafas
"Riko lepasin kalau kamu gini Arka bisa kenapa-napa"Ucap Tante Lala
"Siapapun yang menyakiti adik kecilku akan berhadapan dengan ku kalau tidak mati maka hancur!"Ucap Riko tegas
"Tapi ini semua salah Om!"Ucap Arka
Riko benar-benar sangat marah sekarang ini dan Tante Lala sangat takut melihat Riko
"Riko saya mohon jangan kamu apa-apakan Arka!"Ucap Tante Lala dengan sangat panik
Willy benar-benar sangat senang dengan semua yang didepan matanya
"Ka Riko!"Ucap Willy
"Kaka gak perlu cape-cape buat ngehajar dia lebih baik serahin ke aku"Ucap Willy
"Willy!kamu sudah gila hah?Arka sahabat kamu seharusnya kamu bela dia bukan malah memperkeruh"Ucap Tante Lala
"Sahabat?udah gak Tante"Ucap Willy
"Riko saya mohon jangan kamu apa-apakan Arka!"Ucap Tante Lala bahkan dia menangis memohon pada Riko
Riko ya Riko siapapun yang menyakiti adiknya tidak akan pandang apapun bahkan rasa kasian pun terasa hilang dihatinya karena dia begitu mencintai adiknya semata wayangnya
Riko melepaskan cengkraman nya dan membawa Arka keluar rumah sakit entah apa yang akan dia lakukan
Willy yang tau sifat Riko pun tersenyum
"Mampu lu Arka!gua gak perlu bikin tangan gua kotor dengan semua ini!"Batin Willy
Tante Lala juga mengikuti mereka begitu pun Willy
__ADS_1