
Bila histeris dan dia berteriak meminta tolong tapi tempat itu salah sepi bahkan tak ada manusia pun disana
"Lepasin aku Arka aku mohon"Ucap Bila bahkan dia menangis tapi Arka tak merasa kasian melihat Bila
"Jawab pertanyaan gua atau lu mati konyol sekarang"Ucap Arka
Bila menatap Arka dan dia mengangguk kepalanya
"Iyah aku lakuin Arka puas kamu?tapi aku mohon lepasin Arka"Ucap Bila
Arka benar-benar geram dan marah,bukannya marah tapi dia malah mendorong Bila semakin keujung membuat Bila histeris dan dia sangat ketakutan
"Arka aku mohon jangan gini aku takut"Ucap Bila
"Lu aja ga ada rasa kasihan sama Hana dan lu malah bilang gua jangan gini?"Ucap Arka
"Gua gak ada rasa kasihan sekarang dan gua mau lu mati Bila!"Ucap Arka
"Arka aku mohon jangan,aku janji gak bakal ganggu kamu dan istri kamu lagi beneran"Ucap Bila
"Gua gak percaya sama lu Bila!"Ucap Arka
"Aku janji beneran Arka aku gak bakal gini lagi dan aku bakal minta maaf istri kamu"Ucap Bila sambil terus menangis
Arka diam tapi tatapannya masih tajam
Arka pun menarik Bila lagi ketengah dan Bila benar-benar ketakutan seluruh tubuhnya bergetar hebat bahkan sedangkan Arka hanya bersikap santai
"Kalau aja calon anak gua dan Hana gak selamat tadi gua benar-benar buat lu minta maaf ke mereka kesurga sana Bila!"Ucap Arka tegas
"Arka kamu tega sekali ingin membunuhku?"Ucap Bila
"Tega lu bilang?dan lu apa hah?lu aja mau bunuh 2 orang sekaligus!"Ucap Arka
"Gua pegang janji lu Bila kalau lu berbuat hal yang nekat atau lebih dari hari ini lu bakal liat gua siapa?"Ucap Arka tegas
"Arka aku benar-benar gak kenal kamu siapa lagi?kami sangat mengerikan sekarang"Ucap Bila
Arka berjalan mendekati Bila dan dia berjongkok di depan Bila yang terduduk dilantai
__ADS_1
"Diumur gua yang mungkin 18 tahun nanti lu bakal liat gua yang lebih dari ini"Ucap Arka
"Darah Papah mengalir di Gua,Mafia terganas dikota ini"Ucap Arka dan tersenyum begitu mengerikan
Bila bergidik melihat Arka
"Siapapun yang menyakiti orang-orang yang gua sayang akan melihat gua siapa dan lu juga termasuk!"Ucap Arka
"Arka?"Ucap Bila Lirih
"Ingat pesan gua jangan pernah berbuat kayagini lagi kalau sekali lagi lu kayagini gua bakal lenyapin lu tanpa basa-basi"Ucap Arka serius dengan tatapan elanganya
Arka berdiri dan Bila menatap Arka
"Ayo pulang!"Ucap Arka dan pergi terlebih dahulu
Kaki Bila lemas karena dia sangat ketakutan sekarang
"Arka!"Panggil Bila
"Jalan sendiri!kalau lama gua tinggal lu"Ucap Arka tanpa menatap dan masih terus berjalan
Arka sudah dimobil Bila ingin duduk disamping Arka tapi Arka menyuruh nya duduk dibelakang
Arka bahkan tak mengantar Bila kerumahnya dia hanya meninggalkan Bila dihalte dan Bila mengikut saja karena dia benar-benar takut jika Arka akan marah lagi padanya
Arka langsung tancap gas menuju rumah sakit dia ingin menemui Hana
Setelah sampai dia langsung berlari menuju ruangan Hana Arka sangat berharap jika Hana sadar
Didepan ruangan Hana ada Tante Lala dan juga Riko menunggu disana
"Gimana Tan?"Tanya Arka
Tante Lala menggelengkan kepalanya tanda jika Hana belum sadarkan diri
Arka menjadi lesu dan dia duduk dikursi
"Sayang cepatlah sadar aku merindukan mu"Batin Arka
__ADS_1
Riko mendekati Arka dia duduk disamping Arka
"Arka setelah Raihana sadar dan sembuh total kita harus bicara ada banyak hal yang harus kamu"Ucap Riko
Arka menatap Riko dan mengangguk kepalanya
"Arka kamu gak mau menjenguk istri kamu?"Tanya Tante Lala
"Memangnya bisa?"Tanya Arka
"Ya tentu kan sudah lebih 3 jam"Ucap Tante Lala
Arka langsung berdiri dan masuk ruangan Hana
"Sayang aku datang"Ucap Arka sambil membuka pintu
Arka pun berjalan mendekati Hana yang masih terbaring lemah
Arka berdiri di samping Hana sambil menatap istrinya
"Kalau seandainya kejadian seperti ini aku lebih baik kamu tidak usah datang sayang"Ucap Arka
Arka menatap perut Hana dan dia mengelus nya
"Hay aku Papah kamu"Ucap Arka sambil mengelus perut Hana tapi air matanya mengalir membasahi pipinya
"Kalian harus kuat yah jangan tinggalin Papah sendirian"Ucap Arka
Arka pun membungkuk dan mencium perut Hana dan dia menangis diperut Hana
"Papah mohon kamu harus hadir di dunia ini nak bagaimana pun caranya"Ucap Arka
Arka tak hanya mencium perut Hana dia juga mencium kening Hana dan dia menyatukan keningnya dan juga kening Hana
"Aku ingin kamu sadar secepat nya sayang,aku mohon"Ucap Arka sambil menangis bahkan air matanya jatuh ke membasahi pipi Hana
"Aku benar-benar tidak mau kehilangan lagi,aku sangat takut"Ucap Arka
"Bahkan kehilangan Mamah saja aku belum ikhlas sepenuhnya apalagi harus kehilangan lagi"Ucap Arka
__ADS_1
Lama Arka menangis tapi Hana tak menampakkan jika dia akan sadar