Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Bermain Game


__ADS_3

Disisi Ella


Papah Ela masuk dengan kerumah dengan langkah tergesa-gesa bahkan raut wajahnya sangat tidak bersahabat


Bruak!


Kamar Ela dibuka dengan sangat kencang Ela yang sedang menonton drama dilaptop kesayangan pun terkejut


Papah Ela langsung menarik rambut anak perempuan nya itu dengan sangat kuat


"Pah sakit"Ucap Ela bahkan air matanya keluar


"Apa yang kamu lakukan hah? sampai-sampai aset keluarga kita ada yang membekukan?"Ucap Papah Ela


"Aku gak berbuat apa-apa pah"Ucap Ela sambil meringis kesakitan


"Jangan bohong sama Papah!"Ucap nya sambil menarik rambut Ela lebih kencang


"Sakit pah!"Ucap Ela dan dia menangis


"Cepat jawab Papah!"Ucap Nya


"Papah sangat menjauhi pertikaian dengan siapapun tapi kamu pernah membuat keluarga kita hancur karena menculik teman sekolahnya mu itu"Ucap Nya


"Dan Papah yakin terbekukannya aset keluarga kita itu karena ulah mu"Ucapnya


"Sudah satu Minggu perusahaan tak beroperasi"Ucap Papah Ela


"Kamu tau gara-gara perusahaan tidak beroperasi banyak klien yang mengundurkan diri dan perusahaan terancam bangkrut"Ucapnya Papah dengan lantang


Ela hanya diam sambil menangis


"Papah tanya sekali lagi apa yang kamu lakukan?"Ucap Nya


"Sebulan yang aku menculik istrinya Arka pah"Ucap Ela terbata-bata


"Apa!"Ucap papah Ela dengan sangat keras didepan Ela dan menampar wajah Ela


"Dasar anak kurang ajar kamu!Ucap Nya


"Kamu tau siapa istri dari laki-laki yang sukai itu?"Ucap Papah Ela


Ela diam sambil menangis sesenggukan


"Dia seorang CEO cerdas dan satu lagi dia adik dari seorang Riko mereka berdua sangat kuat didunia bisnis"Ucap Papah Ela


"Setelah kejadian waktu itu papah mencari tahu siapa orang kamu bawa kerumah ini dan Papah tau sesuatu yaitu dia sudah beristri tapi belum banyak orang yang tahu"Ucap Papah Ela


"Papah sangat menjauhi berselisih dengan mereka setelah kejadian malam itu tapi kamu malah terang-terangan mengajak perang dengan mereka hah?"Ucap Papah Ela dan lagi dia menarik rambut Ela


"Sakit pah!"Ucap Ela


"Apa yang kamu lakukan tidak sebanding dengan penderita apa yang akan papah terima setelah ini!ini semua karena kamu!"Ucap Nya


"Aku sangat mencintai Arka pah!"Ucap Ela sambil menangis


"Cinta apa hah?tidak ada cinta yang murni dimasa SMA ini! itu semua cinta monyet!"Ucap Papah Ela lantang


"Kemasi barang-barang kamu,kamu harus susul Mamah kamu diluar negeri sana!"Ucap Papah Ela


Papah dan Mamah Ela bercerai sejak Ela masih SD karena Mamah Ela selingkuh tapi hak asuh anak jatuh ke tangan Papah Ela


"Aku gak mau nyusulin Mamah aku mau sama Papah aja"Ucap Ela


"Papah udah gagal didik kamu!"Ucap Papah Ela


"Maafin Ela pah"Ucap Ela sambil menangis memeluk papahnya


"Ela janji gak bakal kayagini lagi"Ucap Ela


"Nasi sudah jadi bubur,mereka sudah terlalu marah bahkan mungkin kamu adalah sasaran mereka Ela"Ucap Papah Ela


"Aku gak perduli yang penting aku sama Papah aku gak mau sama Mamah"Ucap Ela

__ADS_1


Papah Ela mendorong Ela dan dia terjatuh keranjang papah Ela pergi tanpa sepatah kata pun


Ela masih terus menangis


"Maafin Ela pah"Ucap Ela lirih


Disisi Arka dan Hana


Tugas sekolah mereka sudah selesai Nissa mengajak semuanya bermain game


"Game nya mudah aja kita putar pulpen ini kalau dia berhenti tepat diantara kita dia harus dapat hukuman"Ucap Nissa


"Paham?"Ucap Nissa


"Dan hukumannya udah disiapkan didalam toples ini yah jadi tinggal ambil"Ucap Nissa


"Permainan bocil"Ucap Gio pelan tapi Arka mendengar nya,Arka langsung memukul pahanya Gio agar diam


"Ayo mulai!"Ucap Hana dengan semangat dan dia memutar pulpennya


Pulpen berputar semuanya menatap tegang pulpennya itu


Pulpen nya tepat berhenti di Qia dan semuanya tertawa


"Ambil-ambil"Ucap Nissa menyerah kan topless berisi hukuman untuk Qia


Qia mengambil salah satu kertas itu dan membukanya


"Bilang aku sayang kamu ke orang yang buat kamu kesel hari ini"Ucap Qia membaca isi kertas itu


"Gak mau aku"Ucap Qia dan melempar kertas itu sembarangan


"Eh curang lu itu kan peraturan nya gak boleh nolak"Ucap Bagus


"Tapi tunggu siapa emang yang bikin kamu kesel hari ini?"Ucap Indah


Qia diam tapi tatapan sangat tajam kearah Bagus


"Kita main harus fair oke ayo Qia harus adil dong"Ucap Bila


"Berawal dari ini nanti jadi beneran"Ucap Dira


"Aku harus minum air Yasin setelah pulang ini"Ucap Qia


"Najis!"Ucap Bagus


"Akhirnya ada juga yang bilang lu sayang Gus"Ucap Arka dan dia tertawa


"Banyak ngomong!putar lagi!"Ucap Nissa dan memutar pulpen itu


Pulpennya berhenti tepat di Indah


"Hayyo ndah kamu tuh"Ucap Hana


Indah mengambil kertas didalam toples tapi dia membacanya didalam hati


Dia mengambil ponselnya menelpon seseorang seketika ponsel Arka berdering Arka membaca si penelpon dan menatap Indah


"Angkat!"Ucap Indah


Arka mengangkatnya


"Kamu sekarang makin ganteng"Ucap Indah semuanya tegang apalagi Arka dia terus menatap Hana karena Hana sudah memasang wajah seramnya


"Tapi sayang masih gantengan Papah kamu"Ucap Indah lagi


Semuanya tertawa dengan ucapan Indah dan dia menutup ponselnya


"Lu gila ndah papah gua dah gak ada ngapain lu bilang Papah gua ganteng lagi"Ucap Arka


"Kan perintah tulisannya Arka"Ucap Indah


"Emang apa sih tulisannya?"Ucap Bila

__ADS_1


"Telpon seseorang yang pernah kamu sukai terus bilang "Kamu makin ganteng tapi sayang masih gantengan Papah kamu"Ucap Indah membacakan


"Maaf ya ka Hana"Ucap indah


"Gak papa"Ucap Hana


"Siapa yang bikin gitu?"Ucap Arka


"Aku!"Ucap Hana dan Arka tersenyum kuda


"Lagi!"Ucap Gio dan dia memutar dan pulpen nya malah berhenti di dia sendiri


"Ambil Gi"Ucap Hero


Gio membacanya wajahnya langsung berubah menjadi kesal setelah membaca itu


"Lu ngapa Gi?"Ucap Arka


Bagus merampas kertas yang ada ditangan Gio


"Ajak orang yang menurut kamu ngeselin banget untuk berfoto dan setelahnya jadikan status WhatsApp selama 24 jam"Ucap Bagus membacakan


"Ogah gua"Ucap Gio menolak


"Eh lu harus fair dong masa Iyah sih?lu kalah sama cewe-cewe mereka aja nurutin loh"Ucap Arka


"Gua ogah"Ucap Gio


"Emang manusia yang ngeselin nurut lu siapa?"Ucap Hero


Gio menatap Nissa


"Oh Nissa?"Ucap Hana


"Nih pakai hp gua aja"Ucap Bagus


"Gua yang motoin"Ucap Hero


"Lu semua gila!gua gak mau ganti-ganti! pokok nya ganti"Ucap Gio


"Gak boleh gitu dong Gio"Ucap Hana


"Tau nih Gio ayo dong gak boleh gitu"Indah


"Kamu mau kan Nissa foto sama dia?"Ucap Bila


"Sebenarnya gak mau sih tapi ya gimana kalau sama fans kita harus ramah yah"Ucap Nissa


"Kan gitu aja udah ngeselin"Ucap Gio


"Kelamaan"Ucap Arka dan dia menarik Gio agar duduk mendekati Nissa


"Awas lu gerak Gi ingat aja gua pukul lu"Ancam Arka


Nissa dan Gio duduk lumayan dekat bahkan semua menjauh agar fotonya hanya ada mereka berdua


"1 2 3"Ucap Hero yang memoto


Hero melihat hasilnya


"Gak bagus!senyum dong Gi lu kan orang yang paling murahan dalam senyum"Ucap Bagus


"Senyum yang ikhlas yah"Ucap Hana


Gio menurut sedangkan Nissa memang sudah tersenyum manis dari tadi


"Wih cocok banget!bisa nih ka Hana di jadiin majalah iyakan?"Ucap Bagus


"Boleh juga"Ucap Hana


"Gua kirim"Ucap Hero kepada Gio


"Cepat jadiin Status!"Ucap Arka

__ADS_1


Gio mengikut saja arahan para teman-temannya


Hari ini benar-benar sangat menyenangkan sampai tak terasa hari sudah ingin gelap mereka pun pulang kerumah masing-masing


__ADS_2