
Disisi Riko
Dia memarkirkan mobilnya didepan salon Tante Lala tapi dia merasa takut untuk masuk
"Dua tahun aku pergi tanpa memberi kabar padamu!apakah aku masih pantas untuk mengakatakan jika ku masih mencintaimu Lala?"Batin Riko
Lama Riko duduk didalam mobilnya sampai Tante Lala kelaur membuang sampah dan Riko tersenyum melihatnya
Dia pun bergegas keluar dan bahkan berlari
"Sayang!"Panggil Riko
Tante Lala pun menoleh karena dia hapal betul dengan suara yang hampir 2 tahun ini dia rindukan
Tapi Tante Lala hanya diam bahkan tak ada ekspresi diwajahnya
Riko pun berjalan menghampiri Tante Lala dan berdiri didepannya
"Aku merindukanmu"Ucap Riko
Tante Lala tersenyum tipis ada rasa senang dihatinya orang yang dia tunggu ternyata telah kembali tapi ada rasa sakit dihatinya karena Riko menghilang begitu saja selama 2 tahun tanpa kabar sedikitpun
"Maafkan aku"Ucap Riko
"Apakah kamu benar-benar merindukanku?atau hanya memberikan harapan lagi dan pergi lagi"Ucap Tante lala
"Maafkan aku Lala karena telah meninggal kan kamu dan tak beri kabar sedikitpun"Ucap Riko
Tante lala hanya diam sambil menundukkan kepalanya
"Aku kesini ingin memastikan hubungan kita dan aku ingin kau menjadi istriku Lala"Ucap Riko
Tante Lala menatap Riko
"Jangan permainkan perasaanku lagi Riko"Ucap Lala
"Sebelum kematian Kaka Kinan aku sudah pernah menghubungi nya untuk melamarmu tapi tak lama aku mendengar dia telah tidak ada dan aku memutuskan untuk pulang dan menyampaikan langsung padamu"Ucap Riko
"Aku mohon benar-benar ingin menjadi suami mu Lala"Ucap Riko dengan penuh permohonan
"Biar aku pikirkan dulu dan maaf aku masih banyak pelanggan didalam,aku mohon pamit"Ucap Tante Lala dan ingin pergi
Tapi Riko meraih tangan Tante Lala tapi Tante Lala tersenyum dan melepaskan perlahan genggam tangan Riko
Riko menatap kepergian Tante Lala yang masuk kedalam salonnya
Disisi Arka
Mereka sudah pulang tapi Arka benar-benar sangat dongkol dengan Hana karena Hana terus saja merengek memintanya untuk membotakkan rambutnya
"Honey kamu gak sayang kan sama aku?"Tanya Hana
__ADS_1
"Aku sayang banget sama kamu sayang"Ucap Arka sambil menyetir mobilnya
"Bohong!kalau sayang itu pasti bakal turutin semau kemauan ku"Ucap Hana
"Tapi permintaan kamu aneh banget sayang!kamu nyuruh aku botakin rambut aku!aku kan harus sekolah mana sebentar lagi aku bakal ada acaranya besar disekolah"Ucap Arka
"Oh kamu lebih mentingin itu daripada aku?"Ucap Hana
Arka mengucap wajahnya dengan kasar
"Sayang bukan itu loh"Ucap Arka
"Terus apa?Udah bilang aja kamu gak sayang sama aku"Ucap Hana dan memalingkan wajahnya
"Rambutku mahkotaku loh sayang masa kamu mau botakin rambut aku"Ucap Arka
"Aku tuh pengen banget liat kamu botak honey"Ucap Hana
"Kamu itu permintaan nya aneh-aneh sayang kaya orang ngidam"Ucap Arka
"Bodo amat!aku mau nya kamu botak titik!kalau kamu gak mau aku bakal ngambek!"Ucap Hana
"Sayang...."Ucap Arka dengan lemah lembut sambil ingin menggenggam tangan Hana
"Jangan pegang-pegang!awas aja"Ucap Hana
"Kamu emang mau punya suami botak sayang?serem tau"Ucap Arka
"Aku mau kamu botak honey"Ucap Hana bahkan suara bergetar karena menahan tangis
Arka menatap Hana tapi Hana malah menatap jendela mobil
"Sayang"Ucap Arka
"Gak usah panggil sayang kalau kamu aja gak sayang"Ucap Hana
"Iyah aku turutin kemauan kamu yah"Ucap Arka
"Tapi jangan ngambek gitu dong"Ucap Arka
Hana menatap Arka dan menghapus air matanya
"Beneran?"Ucap Hana dengan senyum manisnya
Arka menganggukan kepalanya tanda setuju
Arka menghapus air mata Hana dan juga merapikan rambut Hana
"Iyah buat kamu apa sih yang gak?kan aku sekolah masih bisa pakai topi kan?"Ucap Arka
Hana melepaskan sabuk pengaman nya dan memeluk Arka dan Arka juga membalas pelukan Hana
__ADS_1
"Mudahan gua gak sakit deh karena strees"Batin Arka
Hana lepaskan pelukannya
"Ayo honey kita potong rambut kamu"Ucap Hana
Arka menganggukan kepalanya dan mulai melajukan mobilnya lagi
Mereka pun sampai di tempat potong rambut langgang Arka
Tempatnya sepi dan Arka pun langsung duduk sedangkan Hana menunggu
"Mau gaya apa lu Arka?"Tanya tukang cukur
"Rambut lu masih pendek loh?kan kemarin lu juga udah Potong"Ucap tukang cukur
"Botakin gua dan lu jangan banyak bacot"Ucap Arka
"Hah lu yang bener mau botakin?"Ucap nya
"Mau potongin atau gak?"Ucap Arka
"Oke-oke gua potongin"Ucap nya
Dan mulai mengerjakan tugasnya
Selama tukang cukur memotong rambut Arka dia terus menutup matanya dia benar-benar belum siap jika rambutnya harus botak sedangkan Hana malah tersenyum melihat Arka dibotakkan rambutnya
Setengah jam kemudian tukang cukur rambut Arka selesai memotong rambut Arka
Arka membuka matanya dia menatap miris dirinya dicermin hatinya benar-benar tidak ikhlas memotong rambut nya
Arka pun berdiri dan menghampiri Hana
Wajah Arka terlihat murung sedangkan Hana malah terlihat senang melihat Arka botak sekarang
Hana mencubit-cubit pipi Arka karena dia benar-benar gemas dengan Arka
Arka hanya diam dan membayar setelah nya mereka pulang
Sepanjangan perjalanan Arka hanya diam sedangkan Hana malah senyum-senyum bahkan dia menyandarkan kepalanya ditangan Arka
"Honey aku sangat senang memiliki mu,kamu selalu mau menuruti kemauan aku"Ucap Hana
"Iyah"Ucap Arka singkat
"Honey kalau seandainya aku hamil gimana?"Tanya Hana
"Berartinya kita jadi orang tua"Ucap Arka
"Kamu siap jadi ayah muda?"Tanya Hana
__ADS_1
"Siap gak siap kan aku yang bikin kamu hamil"Ucap Arka
Hana diam dan memeluk lengan Arka