Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Makin aneh


__ADS_3

Disisi Riko


Dia memarkirkan mobilnya didepan salon Tante Lala tapi dia merasa takut untuk masuk


"Dua tahun aku pergi tanpa memberi kabar padamu!apakah aku masih pantas untuk mengakatakan jika ku masih mencintaimu Lala?"Batin Riko


Lama Riko duduk didalam mobilnya sampai Tante Lala kelaur membuang sampah dan Riko tersenyum melihatnya


Dia pun bergegas keluar dan bahkan berlari


"Sayang!"Panggil Riko


Tante Lala pun menoleh karena dia hapal betul dengan suara yang hampir 2 tahun ini dia rindukan


Tapi Tante Lala hanya diam bahkan tak ada ekspresi diwajahnya


Riko pun berjalan menghampiri Tante Lala dan berdiri didepannya


"Aku merindukanmu"Ucap Riko


Tante Lala tersenyum tipis ada rasa senang dihatinya orang yang dia tunggu ternyata telah kembali tapi ada rasa sakit dihatinya karena Riko menghilang begitu saja selama 2 tahun tanpa kabar sedikitpun


"Maafkan aku"Ucap Riko


"Apakah kamu benar-benar merindukanku?atau hanya memberikan harapan lagi dan pergi lagi"Ucap Tante lala


"Maafkan aku Lala karena telah meninggal kan kamu dan tak beri kabar sedikitpun"Ucap Riko


Tante lala hanya diam sambil menundukkan kepalanya


"Aku kesini ingin memastikan hubungan kita dan aku ingin kau menjadi istriku Lala"Ucap Riko


Tante Lala menatap Riko


"Jangan permainkan perasaanku lagi Riko"Ucap Lala


"Sebelum kematian Kaka Kinan aku sudah pernah menghubungi nya untuk melamarmu tapi tak lama aku mendengar dia telah tidak ada dan aku memutuskan untuk pulang dan menyampaikan langsung padamu"Ucap Riko


"Aku mohon benar-benar ingin menjadi suami mu Lala"Ucap Riko dengan penuh permohonan


"Biar aku pikirkan dulu dan maaf aku masih banyak pelanggan didalam,aku mohon pamit"Ucap Tante Lala dan ingin pergi


Tapi Riko meraih tangan Tante Lala tapi Tante Lala tersenyum dan melepaskan perlahan genggam tangan Riko


Riko menatap kepergian Tante Lala yang masuk kedalam salonnya


Disisi Arka


Mereka sudah pulang tapi Arka benar-benar sangat dongkol dengan Hana karena Hana terus saja merengek memintanya untuk membotakkan rambutnya


"Honey kamu gak sayang kan sama aku?"Tanya Hana

__ADS_1


"Aku sayang banget sama kamu sayang"Ucap Arka sambil menyetir mobilnya


"Bohong!kalau sayang itu pasti bakal turutin semau kemauan ku"Ucap Hana


"Tapi permintaan kamu aneh banget sayang!kamu nyuruh aku botakin rambut aku!aku kan harus sekolah mana sebentar lagi aku bakal ada acaranya besar disekolah"Ucap Arka


"Oh kamu lebih mentingin itu daripada aku?"Ucap Hana


Arka mengucap wajahnya dengan kasar


"Sayang bukan itu loh"Ucap Arka


"Terus apa?Udah bilang aja kamu gak sayang sama aku"Ucap Hana dan memalingkan wajahnya


"Rambutku mahkotaku loh sayang masa kamu mau botakin rambut aku"Ucap Arka


"Aku tuh pengen banget liat kamu botak honey"Ucap Hana


"Kamu itu permintaan nya aneh-aneh sayang kaya orang ngidam"Ucap Arka


"Bodo amat!aku mau nya kamu botak titik!kalau kamu gak mau aku bakal ngambek!"Ucap Hana


"Sayang...."Ucap Arka dengan lemah lembut sambil ingin menggenggam tangan Hana


"Jangan pegang-pegang!awas aja"Ucap Hana


"Kamu emang mau punya suami botak sayang?serem tau"Ucap Arka


"Aku mau kamu botak honey"Ucap Hana bahkan suara bergetar karena menahan tangis


Arka menatap Hana tapi Hana malah menatap jendela mobil


"Sayang"Ucap Arka


"Gak usah panggil sayang kalau kamu aja gak sayang"Ucap Hana


"Iyah aku turutin kemauan kamu yah"Ucap Arka


"Tapi jangan ngambek gitu dong"Ucap Arka


Hana menatap Arka dan menghapus air matanya


"Beneran?"Ucap Hana dengan senyum manisnya


Arka menganggukan kepalanya tanda setuju


Arka menghapus air mata Hana dan juga merapikan rambut Hana


"Iyah buat kamu apa sih yang gak?kan aku sekolah masih bisa pakai topi kan?"Ucap Arka


Hana melepaskan sabuk pengaman nya dan memeluk Arka dan Arka juga membalas pelukan Hana

__ADS_1


"Mudahan gua gak sakit deh karena strees"Batin Arka


Hana lepaskan pelukannya


"Ayo honey kita potong rambut kamu"Ucap Hana


Arka menganggukan kepalanya dan mulai melajukan mobilnya lagi


Mereka pun sampai di tempat potong rambut langgang Arka


Tempatnya sepi dan Arka pun langsung duduk sedangkan Hana menunggu


"Mau gaya apa lu Arka?"Tanya tukang cukur


"Rambut lu masih pendek loh?kan kemarin lu juga udah Potong"Ucap tukang cukur


"Botakin gua dan lu jangan banyak bacot"Ucap Arka


"Hah lu yang bener mau botakin?"Ucap nya


"Mau potongin atau gak?"Ucap Arka


"Oke-oke gua potongin"Ucap nya


Dan mulai mengerjakan tugasnya


Selama tukang cukur memotong rambut Arka dia terus menutup matanya dia benar-benar belum siap jika rambutnya harus botak sedangkan Hana malah tersenyum melihat Arka dibotakkan rambutnya


Setengah jam kemudian tukang cukur rambut Arka selesai memotong rambut Arka


Arka membuka matanya dia menatap miris dirinya dicermin hatinya benar-benar tidak ikhlas memotong rambut nya


Arka pun berdiri dan menghampiri Hana


Wajah Arka terlihat murung sedangkan Hana malah terlihat senang melihat Arka botak sekarang


Hana mencubit-cubit pipi Arka karena dia benar-benar gemas dengan Arka


Arka hanya diam dan membayar setelah nya mereka pulang


Sepanjangan perjalanan Arka hanya diam sedangkan Hana malah senyum-senyum bahkan dia menyandarkan kepalanya ditangan Arka


"Honey aku sangat senang memiliki mu,kamu selalu mau menuruti kemauan aku"Ucap Hana


"Iyah"Ucap Arka singkat


"Honey kalau seandainya aku hamil gimana?"Tanya Hana


"Berartinya kita jadi orang tua"Ucap Arka


"Kamu siap jadi ayah muda?"Tanya Hana

__ADS_1


"Siap gak siap kan aku yang bikin kamu hamil"Ucap Arka


Hana diam dan memeluk lengan Arka


__ADS_2