
Sepanjang lorong menuju mobil Hana terus mengandeng manja tangan Arka sedangkan Arka hanya bersikap santai sambil sesekali mengelus kepala istrinya dengan lembut
"Mau pulang atau jalan-jalan?"Ucap Arka
"Jalan-jalan boleh juga,aku bosen dirumah terus"Ucap Hana
"Oke Nyonya Dhekson"Ucap Arka dan dia mengacak-acak rambut Hana
"Kemana yah?"Ucap Hana
"Kemana aja boleh?"Ucap Arka
"Mau jajan honey"Rengek Hana
"Jajan?bukannya kamu gak suka jajan?apalagi makanan pinggir jalanan"Ucap Arka
"Mana aku suka kok"Ucap Hana
"Setelah kamu hamil ini aja kamu yang suka,itu juga si Nissa kan yang bawain tanpa sepengetahuan aku?"Ucap Arka
"Kok tau sih?"Ucap Hana
"Semua aku tau mengenai kamu sayang"Ucap Arka
"Kamu manusia kepo"Ucap Hana
"Wajar selagi sama istri sendiri"Ucap Arka
Mereka sampai diparkirkan dan Arka membukakan pintu untuk Hana
Arka pun melajukan mobilnya dengan kecepatan santai
Hana terus memeluk tangan Arka membuat Arka menyetir hanya mengunakan satu tangan tapi Arka juga jago menyetir jadi itu tidak masalah baginya
"Tempat jajan yang kamu tau dimana honey?"Ucap Hana
"Didekat sini ada kok sayang"Ucap Arka
"Yang bener?"Ucap Hana
"Iyah"Ucap Arka
"Seminggu lagi kan aku libur sayang,nunggu ujian akhir semester gimana kalau kita liburan yuk"Ucap Arka
"Emang dibolehin?"Ucap Hana
"Emang siapa yang larang sih?"Ucap Arka
"Tante Lala!"Ucap Hana
"Kalau gak jauh kayanya gak sih sayang"Ucap Arka
"Hore liburan"Ucap Hana seperti anak kecil
Arka tertawa kecil melihat tingkah istrinya
"Tapi acara pernikahan Tante sama om gak berapa Minggu loh"Ucap Hana
"Emang kenapa sayang?"Ucap Arka
"Aku cuma kasih tau kamu aja sih"Ucap Hana
"Kamu ini ada-ada aja"Ucap Arka dengan senyum kecutnya
Ada rasa ketir dihati Arka ketika dia teringat sang Tante tercinta akan menikah tapi dia berusaha menerima demi kebahagiaan sang Tante
"Kamu udah gak papa kan denger Tante mau nikah?"Ucap Hana karena dia paham arti senyum Arka
__ADS_1
Arka mengerucutkan alisnya
"Emang nya aku kenapa sayang?"Ucap Arka
"Kan kamu kemarin gak mau tante nikah"Ucap Hana
"Jawaban ku cuma satu sayang,Tante wajib bahagia sama orang yang selama ini dia tunggu kan? dan sekarang saatnya masa aku halangin sih?"Ucap Arka dan dia tersenyum gigi menampilkan gigi rapi putihnya
Hana kembali memeluk tangan Arka dan bahkan menyandarkan kepalanya ditangan Arka
"Kaka benar ternyata suamiku sangat matang kalau soal pemikiran"Batin Hana
Mereka pun sampai ketempat seperti bazar menjual berbagai jajanan murah meriah
Arka memarkirkan mobilnya dengan rapi setelahnya dia turun terlebih dahulu dari Hana karena dia ingin membuka kan pintu untuk istrinya
Hana tersenyum sumringah melihat berbagai jajanan dimana-mana
"Pelan-pelan"Ucap Arka melihat Hana yang seperti kesusahan turun dari mobil karena perutnya
Hana mengandeng tangan Arka sambil melihat-lihat jajanan apa yang akan dia beli
"Mau apa sayang?"Ucap Arka
"Sabar honey,aku lagi mikir"Ucap Hana
Arka geleng-geleng Kepala
Hana tersenyum dan dia langsung menarik tangan Arka
"Mau ini honey"Rengek Hana
Arka kebingungan
"Apa?"Ucap Arka
"Mainan?"Ucap Arka
Ya karena Hana membawa Arka ketempat mainan yang tersusun rapi disana
"Beliin honey"Rengek Hana
"Buat apa sayang?kamu gak bakal kepake kan?"Ucap Arka
"Aku mau honey,coba liat deh lucu kan?"Ucap Hana
"Kata nya mau jajan kok malah beli mainan sih?"Ucap Arka
"Kaya anak kecil tau sayang"Ucap Arka
"Apa aku kaya anak kecil?siapa yang kaya anak kecil kamu atau aku?kamu udah gede terus mau punya anak masih nyusu aja ke aku"Ucap Hana
Arka melotot dan menutup mulut Hana karena Hana berbicara dengan suara yang lantang membuat orang-orang menatapnya bahkan tukang mainan pun tertawa
"Sayang malu didenger orang"Ucap Arka
Hana memukul-mukul tangan Arka yang ada dimulut nya Arka melepaskan bekepannya
"Kamu juga ngakatain aku anak kecil padahal siapa yang anak kecil"Ucap Hana
"Iyah-iyah sayang pilih aja semuanya gak papa asal seneng"Ucap Arka mengalah karena dia takut kalau Hana akan berbicara macam-macam lagi yang akan membuatnya malu
Hana menjadi berhenti mengomel dan fokus memilih mainan yang ingin dia beli
Arka menggaruk kepalanya yang tidak gatal dengan tingkah Hana
"Seharusnya gua pakai topi tadi"Ucap Arka pelan
__ADS_1
"Honey coba liat ada pistol,kamu mau gak?"Ucap Hana
"Gak usah pistol lebih bagus"Ucap Arka asal
"Yaudah kalau gak mau"Ucap Hana
Hana kembali fokus melihat-lihat mainan sedangkan Arka menatap sekitar dan di seperti melihat seseorang yang dia kenal bahkan dia menampaki lagi orang itu
"Itu kaya Gio sama Nissa kan?"Ucap Arka
"Iyah itu Gio sama Nissa"Ucap Arka
"Sayang coba sini"Ucap Arka dan Hana mendekati Arka
"Coba liat itu siapa"Ucap Arka
Hana bukannya menatap arah tunjuk Arka melainkan kearah lain
"Oh tukang sate honey,kenapa kamu mau bawa aku kesitu?"Ucap Hana
"Astaga mana ada tukang sate sih?"Ucap Arka dan dia menjadi gemas dengan Hana
"Itu loh yang duduk berhadapan disana"Ucap Arka
Kali ini Hana menatap kearah yang benar
"Siapa emang?"Ucap Hana
Arka semakin gemas dan dia menggoyang-goyangkan kepalanya Hana karena gemas
"Itu Gio sama Nissa sayang"Ucap Arka dan Arka memoto Gio dan Nissa tapi dia tak berniat menghampiri nya takut menghancurkan moments mereka berduaan
"Masa?"Ucap Hana
Arka mengacak-acak rambutnya dengan sikap Hana yang lemot
"Oh iya Itu Gio sama Nissa honey,ngapain mereka tuh?"Ucap Hana
"Gak liat mereka lagi apa?"Ucap Arka
"Kamu kenapa kok sensi banget?"Ucap Hana
"Sumpah gak papa"Ucap Arka dan Hana kembali menatap Gio dan Nissa ketika Hana tak menatapnya dia ingin sekali menggigit Hana
"Oh berarti hubungan mereka makin dekat dong?sampai jalan berdua gitu?tapi untung yah ketahuan sama kita"Ucap Hana
Ponsel Arka berdering dan dia mengangkat nya
"Hallo?"Ucap Arka dan Hana memperhatikan Arka
"Bagus,sebentar lagi saya akan kesana"Ucap Arka dan dia menutup ponselnya
"Siapa honey?"Ucap Hana
"Gak penting juga sih"Ucap Arka
"Udah sekarang pilih lagi mainan nya yah"Ucap Arka
"Iyah"Ucap Hana tanpa menaruh curiga apapun
Hana mengambil 5 mainan yaitu semuanya boneka barbie
"Udah?"Ucap Hana
"Bayar honey"Ucap Hana karena Arka hanya mengangguk kepalanya
"Oh ya lupa sayang"Ucap Arka dan dia tertawa
__ADS_1
Arka pun membayarnya setelahnya Hana menarik tangan Arka lagi ketempat lain