Budak Ranjang Dosen

Budak Ranjang Dosen
59


__ADS_3

“Lepaskan!” Pekik Theo yang sejak tadi berusaha menahan rasa amarahnya pada Chelsea, dia menepis dengan kasar lengan mulus wanita yang sejak dulu sangat ia cintai.


Entah mengapa kali ini Theo merasa sangat jijik pada wanita ini, wanita yang selalu berakting di depanya.


“Theo, sakit.” Keluh Chelsea dengan raut wajah sedihnya menatap sang pujaan hati.


“Puas kau sekarang? Kalau begitu pergilah dari hadapanku!” Pekik Theo, jika bukan karena Chelsea membawa para wartawan itu sudah pasti Theo akan langsung mengusir paksa wanita yang kini sangat di bencinya.


“Sayang, aku tidak tau salahku apa. Tapi kenapa sekarang kamu selalu memperlakukan ku dengan kasar? Apa karena wanita jallang itu?” Tanya Chelsea dengan lengan yang sudah kembali memeluk tubuh pria itu.


Theo lagi-lagi mendorong tubuh wanita yang banyak di cintai kaum lelaki itu dengan kasar, dia langsung mencengkram wajah Chelsea.


“Kau bilang apa? Jallang?!” Pekik Theo dengan mata yang membulat sempurna dan rahang yang mengeras menahan amarah. “Apa kau tidak pernah ngaca? Bukankah selama ini kau yang wanita jallang karena selalu memberi tubuhmu pada semua pria?” Ucap Theo dengan sangat sinis.


Jantung Chelsea berdegup sangat kencang, dia kaget bagaimana Theo tau jika selama ini dirinya selalu memberikan tubuhnya pada setiap kekasihnya hanya untuk mencari kepuasan hasratnya.


Tapi yang membuat Chelsea ketakutaan saat ini adalah sorot mata kebencian yang terpancar dari mata pria yang selalu menatapnya dengan penuh cinta, bagaimana bisa Theo berubah seperti ini.

__ADS_1


“Tidak, aku pasti salah lihat. Tidak mungkin Theo membenciku.” Ucap Chelsea dalam hatinya.


“Le-lepaskan aku.” Pinta Chelsea dengan terbata karena Theo mencengkram rahangnya dengan sangat keras, ini pertama kalinya bagi Chelsea melihat sikap kasar Theo sampai membuat wanita itu lemas dan tak kuasa menahan bobot tubuhnya.


Theo melepaskan cengkramanya dan menatap wanita itu yang mulai terjatuh dan duduk di atas lantai sambil memegang rahangnya yang terasa nyeri.


“Pergilah! Sebelum aku memaksamu keluar dengan kasar! Dan jangan pernah membawa para reposter itu lagi!” Pekiknya. Ia pun berjalan menuju kursi kerjanya.


“Theo, kamu sadar apa yang kamu lakukan padaku? Selama ini kamu selalu menolak tidur denganku, lalu sekarang kamu menyalahkan ku? Kamu jahat Theo!” Pekik Chelsea yang masih betah dengan posisinya yang duduk di atas lantai.


Theo menatap Chelsea dengan tatapan tajam, tidak ada tatapan memuja lagi pada wanita itu.


Dengan cepat Chelsea bangkit dari duduk nya dan mendekat pada pria itu, namun Theo dengan segera menepisnya hingga membuat wanita itu kembali terjatuh.


“Belum terlambat Theo, aku mohon beri lagi aku kesempatan.” Ucap Chelsea sambil memeluk kaki jenjang pria yang tengah berdiri menatap jijik padanya. Air mata Chelsea terus mengalir, tidak ada acting yang biasa dia lakukan untuk membuat Theo merasa kasihan padanya.


Kini ia sangat takut jika Theo akan meninggalkanya, Chelsea takut jika wanita lain akan memiliki pria miliknya itu.

__ADS_1


“Kau bilang kesempatan? Untuk apa? Kita bahkan tidak pernah berpacaran, karena kamu selalu menolak dengan alasan jika kamu ingin sukses dengan caramu sendiri agar mendapat restu orang tuaku. Tapi aku baru sadar jika itu semua tidak ada arti apapun untukmu.” Ucap Theo. Padahal sejak dulu dia selalu mengingat ucapan Chelsea untuk menenangkan hatinya saat merasa kesal setiap melihat wanita itu bersama kekasihnya.


“Tapi Theo!” Pekik Chelsea. Theo sama sekali tidak memperdulikan wanita itu, dia segera menghubungi asisten pribadinya untuk mengusir wanita ini.


“Theo! Aku mohon, aku janji tidak akan melakukanya lagi. Aku hanya mencintaimu, hanya kamu yang ku cintai.” Ucap Chelsea ia berusaha membujuk lagi prianya, tapi sayang Theo bukan lah Theo yang dulu yang dengan mudahnya ia bujuk dan rayu.


Karena hingga saat ini pun di otaknya hanya ada satu nama, nama yang sejak beberapa waktu lalu bisa membuat diirnya bahagia hanya dengan melihat wajahnya saja.


.


To be continued…


Mau nanya dong. Akhir bulan ini atau awal bulan ini mau buat novel baru karena ada satu novel yang mau tamat, pengenya novel siapa dulu nih?


Penelope?


Sherena?

__ADS_1


Leon?


Zayn?


__ADS_2