Budak Ranjang Dosen

Budak Ranjang Dosen
73


__ADS_3

Ronal menahan tawanya, namun Theo tidak memperdulikan reaksi asistennya itu yang sudah pasti menertawakan dirinya karena yang terpenting saat ini adalah Mikayla. Urusan Ronal dia akan menghukum asistennya itu setelah selesai dengan masalahnya.


“Aku mau ikut.” kekeuh Theo, dan bergegas berdiri mengikuti Mikayla yang sekarang audah berdiri.


“Aku hanya mengambil segelas air.” Ucap Mikayla. Theo mengangguk, lalu Mikayla pun pergi meninggalakn Theo.


Theo berjalan mengikuti Mikayla dengan jarak yang cukup dekat, jarak dua langkah di belakangnya. Theo masih tidak percaya pada Mikayla dia takut jika wanita ini akan pergi meninggalkan dirinya lagi, mengingat Mikayla lebih memilik mati di tengah laut ketimbang hidup bersamanya. Hal itu yang membuat Theo sadar jika Mikayla masih belum mencintanya, kini Theo sadar cintanya bertepuk sebelah tangan.


“Berhentilah mengikutiku pak, kamu akan jatuh jika—“ ucapannya terhenti saat tubuh Theo menempel di punggung dirinya dengan dagu yang menempel di pundaknya.


“Aku tidak akan jatuh jika berpegangan kepadamu, Kay.” Ucap Theo ia pun melingkarkan kedua tanganya di perut rata Mikayla, mencium aroma tubuh yang sangat ia rindukan. Mikayla hanya menghela napasnya pelan, lalu menatap ruangan yang ia lewati begitu berantakan dengan pecahan yang berserakan.


“Kenapa benda-benda yang ada di sini hancur?” Tanya Mikayla, Theo tidak melihat sekitarnya karena ia tahu itu adalah ulahnya ia hanya memejamkan matanya sambil menghirup aroma tubuh wanita kesayangannya dan berjalan mengikuti pergerakan Mikayla.


“Bukan benda itu yang hancur tapi hatiku yang hancur saat melihat kamu lebih memilik masuk ke laut dari pada hidup bersamaku.” Ucap Theo dengan jujur.

__ADS_1


Mikayla hanya mengulum senyum, ia juga tidak tau kenapa melakukan itu yang jelas adalah ia percaya jika Theo akan menyelamatkan dirinya saat tenggelam karena itulah Mikayla tidak takut sama sekali saat masuk ke dalam laut.


Mikayla menuangkan air ke dalam gelas dan memberikannya pada Theo.


“Minumlah, karena setelah ini kamu harus sadar saat membatalkan kontrak kita. Aku tidak mau jika suatu saat nanti kamu melaporkan ku melakukan pembatalan perjanjiaan itu pada saat kamu dalam ke adaan tidak sadar.” Sindir Mikayla, Theo pun terkekeh. Sepertinya Mikayla sudah memahami sifat dirinya, ia pun menenggak habis air itu dan kembali memeluk Mikayla dari belakang.


“Di mana surat perjanjian itu? Aku ingin membatalkannya hari ini juga.” Ucap Mikayla.


“Ronal!” Teriak Theo tanpa membuka matanya dan masih memeluk wanitanya.


Mereka bertiga duduk di atas sofa di ruangan lain, jika Mikayla senang karena dirinya akan segera terbebas dari hubungan tidak jelas ini berbeda dengan Theo yang terlihat masih belum rela melepas Mikayla dan takut jika wanita ini akan pergi meninggalakn dirinya karena sudah tidak terikat dengan kontrak.


“Sebelum menandatangani lalu membakar kontrak ini, apa ada yang mau kalian katakan lebih dulu?” Tanya Ronal pada kedua pemeran utama dalam kontrak ini.


“Aku.” Ucap Mikayla sambil menunjuk tanganya dengan semangat, melihat betapa semangatnya wanita itu membuat Theo sedikit terluka karena sesenang itu Mikayla terbebs dari dirinya.

__ADS_1


“Silahkan Nona.” Ucap Ronal.


“Aku tidak mau menjadi budak s3x nya.” Ucap Mikayla sambil menunjuk ke arah Theo.


“Kapan aku melakukannya?” Tanya Theo dengan tidak terima.


“Selama ini bukannya kamu melakukan itu karena kamu tidak lagi mendapatkannya dari Chelsea kan?” Ucap Mikayla.


“Aku memang tidak pernah melakukannya dengan siapapun selain kamu, tapi aku juga tidak menganggap mu sebagai budak s3x ku.” Ucap Theo dengan serius. Mikayla terdia dia tidak menjawab atau pun memalingkan wajahnya, wanita itu malah menatap wajah Theo dengan intens. “A-aku melakukannya karena itu kamu dan karena aku menginginkan mu.” Ucap Theo akhirnya dengan sedikit terbata lalu memalingkan wajahnya karena tidak tahan menatap wajah wanitanya.


Wajah Mikayla seketika merona, ia menggigit bibir bawahnya sambil mengulum senyuman di bibirnya.


.


To be contonued…

__ADS_1


__ADS_2