
Hari ini rencananya Reza ingin mengajak pergi Sukma. Berhubung hari ini hari libur, Reza sengaja menjemput Sukma ke rumahnya. Pagi-pagi sekali Reza sudah bersiap dan segera bergegas menuju rumah Sukma.
Tidid..
"Seperti suara klakson mobil, tapi mobil siapa ya?" gumam batin Sukma yang baru saja selesai mandi dan masih memakai kimono.
Sukma pun seketika melihat seseorang dari balik jendela. Melihat bosnya yang berada diluar, Sukma segera memakai pakaiannya dan segera bergegas keluar rumah.
"Pak Reza?" tanya Sukma yang masih tidak percaya dengan kedatangan bosnya. Padahal hari ini merupakan hari libur, tapi untuk apa bosnya datang kemari.
"Apa aku mengganggumu? Apa hari ini ada acara Sukma?" tanya Reza malu-malu.
"Mmh, tidak pak. Hari ini aku tidak ada acara apa-apa. Memangnya ada apa pak?" tanya Sukma lagi yang menakutkan kedua halisnya.
"Sebenarnya saya ingin mengajak kamu pergi. Apa kamu mau pergi dengan saya Sukma?" tanya Reza balik.
__ADS_1
Sukma pun terdiam untuk sesaat. Sukma merasa bingung harus menjawab apa. Sebab jika Sukma menerima ajakan bosnya, Sukma merasa tidak enak. Namun Sukma pun merasa tidak enak jika harus menolak ajakan bosnya.
"Kalau begitu saya mau pergi dengan bapak, saya akan siap-siap dulu pak," ujar Sukma yang segera mengganti pakaiannya dan segera bersiap.
"Baiklah, aku akan menunggumu disini saja," timpal Reza yang segera duduk di kursi yang berada di teras rumahnya.
Sukma segera bergegas masuk ke dalam rumah, sedangkan Reza menunggu diluar. Cukup lama Sukma bersiap, namun Reza tidak mempermasalahkannya. Reza masih tetap menunggu.
Beberapa saat kemudian Sukma keluar dari rumahnya. Reza pun tak menyangka jika Sukma terlihat sangat berbeda. Hari ini Sukma terlihat begitu cantik dan juga anggun.
"Sukma?" tanya Reza yang memperhatikan Sukma dari atas kepala sampai ujung kaki.
"Kalau begitu ayo kita pergi," ajak Reza.
Tanpa berkata apapun, Sukma segera mengekor dibelakang Reza. Reza segera membukakan pintu mobil untuk Sukma. Sementara Sukma merasa tidak enak dengan apa yang dilakukan bosnya terhadap Sukma.
__ADS_1
"Tidak usah seperti ini pak, saya tidak pantas mendapatkan perlakuan seperti ini," ujar Sukma saat masuk ke dalam mobil.
"Tidak apa Sukma, aku merasa senang," timpal Reza dengan tersenyum simpul.
"Kita akan pergi kemana pak?" tanya Sukma.
"Kita akan pergi ke sebuah restoran yang cukup terkenal," jawab Reza sambil tetap fokus mengendarai mobilnya.
Tidak ada kata-kata yang keluar dari mulut Sukma. Ia hanya mengikuti kemana bosnya pergi. Satu jam kemudian akhirnya mereka tiba di salah satu restoran yang cukup mewah. Reza pun segera bergegas turun segera membukakan pintu mobil Sukma.
"Terima kasih pak," ujar Sukma. Lagi-lagi Sukma dibuat tak percaya dengan apa yang dilakukan Sukma.
Reza hanya tersenyum dan segera bergegas menuju tempat yang sudah di pesan tadi. Di atas meja pun sudah tersedia berbagai jenis makanan, mulai dari makanan pembuka sampai makanan penutup pun ada di atas meja.
"Wah makanannya banyak sekali," ujar Sukma yang melihat begitu banyak makanan yang tersedia diatas meja.
__ADS_1
"Kamu boleh makan apa aja yang kamu suka Sukma," timpal Reza.
Mereka pun akhirnya segera menyantap makanan yang ada di hadapan mereka. Dengan sangat malu-malu Reza makan di hadapan Sukma