
Setelah acara makan selesai, Reza berusaha mengungkapkan perasaannya kepada Sukma. Meski sedikit canggung tapi Reza berusaha mengatakan yang sebenarnya.
"Sukma, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan," ujar Reza setelah menghabiskan makanannya.
"Soal apa pak? Katakan saja," timpal Sukma sambil meminum minumannya.
"Sebenarnya aku, aku menyukaimu Sukma. Dan aku ingin kita segera menikah," tukas Reza sambil menyematkan sebuah cincin di jari Sukma.
"Tapi pak, apa ini tidak terlalu cepat? Kita belum saling mengenal," timpal Sukma yang merasa ragu saat tangannya di pegang oleh Reza.
"Aku sudah tahu semuanya tentangmu Sukma," ujar Reza.
"Apa? Jadi bapak sudah mengetahui semua tentang saya?" tanya Sukma yang merasa terkejut saat Reza mengetahui segala tentangnya.
"Ya Sukma aku tahu segalanya," jawab Reza.
"Tapi kenapa bapak masih ingin menikahi saya jika bapak sudah tahu," lirih Sukma yang merasa tidak enak karena bosnya mengetahui semua masa lalunya.
__ADS_1
"Aku tidak perduli dengan semua masa lalumu Sukma, yang aku tahu sekarang aku memiliki perasaan untukmu. Dan aku ingin kita segera menikah," tukas Reza yang kini berlutut di hadapan Sukma.
Sukma pun merasa terkejut dengan apa yang dilakukan Reza. Sukma tidak menyangka jika Reza menyimpan perasaan untuknya. Padahal selama ini tidak ada laki-laki yang mencintai Sukma seperti Reza.
"Tapi aku malu dengan masa laluku. Aku bukan wanita baik-baik," lirih Sukma lagi.
"Aku yakin kamu adalah wanita yang baik Sukma. Lalu bagaimana apa kamu memiliki perasaan yang sama denganku Sukma?" tanya Reza.
"Sebenarnya aku juga memiliki perasaan yang sama, tapi aku takut jika perasaan ini salah," lirih Sukma.
"Tidak Sukma perasaanmu tidak salah, kita memiliki perasaan yang sama. Jadi apa kamu mau menikah denganku?" tanya Reza.
Akhirnya pada hari itu mereka mulai menjalin sebuah hubungan. Hubungan yang tidak pernah Sukma bayangkan sebelumnya bahwa ia akan menjalin sebuah hubungan dengan bosnya sendiri.
Semakin hari hubungan mereka pun semakin dekat. Reza sangat mencintai Sukma, begitupun sebaliknya Sukma yang sangat mencintai Reza. Kemana-mana mereka selalu pergi bersama. Hingga suatu hari Reza pun memperkenalkan Sukma kepada kedua orang tuanya.
"Tapi aku takut jika orang tuamu tidak akan menerimaku Reza. Apalagi jika mereka tahu tentang masa laluku," ujar Sukma.
__ADS_1
"Tidak akan Sukma, mereka tidak akan mengetahui itu semua. Aku jamin," tukas Reza.
Akhirnya setelah mendengar itu, Sukma merasa lebih baik. Beberapa hari kemudian akhirnya Reza mengatur waktu untuk mempertemukan Sukma dengan kedua orang tuanya. Reza sudah bersiap untuk menjemput Sukma di rumahnya.
"Bagaimana ini, aku takut," ujar Sukma saat masuk ke dalam mobil.
"Sudah tenanglah, semua akan baik-baik saja," timpal Reza sambil memegang tangan Sukma untuk lebih meyakinkan Sukma.
Satu jam kemudian akhirnya mereka tiba di rumah Reza. Rumah yang begitu besar juga mewah.
"Aku takut," ucap Sukma sesaat sebelum mereka masuk ke dalam rumah.
"Tenanglah," tukas Reza sambil memegang bahu Sukma.
"Mih, pih, perkenalkan ini Sukma," ujar Reza sambil memperkenalkan calon istrinya.
"Jadi ini yang namanya Sukma," timpal Lidya sambil menatap Sukma dari ujung rambut sampai ujung kaki. Melihat ekspresi ibunya, Sukma merasa tidak yakin jika ia akan menyukainya.
__ADS_1
"Iya tante, aku Sukma," timpal Sukma yang langsung menyalami calon ibu mertuanya.