Bukan Suami Yang Diinginkan

Bukan Suami Yang Diinginkan
Bab 19


__ADS_3

Mendapati ajakan David tentu saja membuat Mauren terperangah. Bagaimana bisa pria di depannya ini dengan tenangnya memintanya menikah.


“Kenapa tiba-tiba kamu mengajak aku menikah?” Mauren masih tidak habis pikir.


“Anggap saja ini pertanggungjawaban atas apa yang aku lakukan.” David dengan tenangnya menjawab. Tak ada keraguan sedikit pun tentang ajakan menikah Mauren.


David memang sudah berniat sejak kemarin sang papa memintanya menikah. Apalagi saat mengingat toko, tentu saja orang pertama yang David bisa dapatkan adalah Mauren di toko perhiasan. Mauren adalah kandidat yang tepat untuk dinikahi. Tentu saja David tidak akan melepaskan begitu saja.


“Dengar, kita sudah sama-sama dewasa. Aku yakin, aku bukan wanita pertama yang tidur denganmu, dan lagi aku sudah pernah menikah. Jadi aku juga tidak hanya pernah berhubungan denganmu saja. Aku tentu tidak akan meminta pertanggung jawaban atas apa yang kamu lakukan mengingat aku bukan perawan. Jadi tidak perlu kamu memberikan pertanggungjawaban.” Mauren bicara panjang lebar. Meyakinkan David agar mengurungkan niatnya.


Tentu saja dia tidak mau jika sampai harus menikah dengan David. Jika menikah dengan David artinya akan jatuh di lubang yang sama. Karena suaminya juga dulu adalah pemain wanita.


“Tapi, aku tetap mau bertanggung jawab.” David masih dengan keinginannya.


Mauren masih bingung. Kenapa David keras kepala sekali? Padahal sudah dijelaskan jika dia tidak sama sekali meminta pertanggungjawaban.

__ADS_1


“Aku tidak hamil. Jadi kamu tidak perlu tanggung jawab.” Mauren kembali meyakinkan David. Dia berharap pria di depannya akan mengerti.


“Jelas kamu tidak hamil. Karena cairan kenikmatan itu memang aku buang di luar. Tidak masuk ke rahimmu.” David mengingat bagaimana dia menarik kejantanannya ketika kenikmatan didapatkan. Dia harus membuat benih-benih berharga miliknya ke tempat tidur.


Pantas aku tidak hamil.


Mauren menyadari jika itulah alasannya tidak hamil.


Tahu jika membuangnya dari awal, aku akan jauh lebih tenang.


“Sudahlah, buanglah pikiranmu untuk menikah denganku itu. Karena aku tidak berminat menikah denganmu.” Mauren dengan tegas menolak David. Mauren segera berdiri. “Aku anggap urusan kita selesai. Kalau begitu aku pergi dulu.” Mauren tidak mau ambil pusing. Lebih baik dia segera pergi dibanding berurusan dengan David.


“Aku punya video kita di kamar hotel.”


Ucapan itu seketika membuat langkah Mauren berhenti. Begitu terkejut dengan apa yang barusan didengarnya.

__ADS_1


Mauren langsung berbalik. Dia menatap David yang duduk tenang sambil mengaduk minuman dinginnya.


“Apa maksudmu?” tanya David.


“Aku punya video kita di kamar. Bagaimana kamu memulai lebih dulu? Bagaimana kamu menggodaku lebih dulu.” David menyeringai. Hanya ini jalan satu-satunya mendapatkan Mauren. Obsesinya pada Mauren membuatnya menghalalkan segala cara.


“Jangan pikir aku akan percaya padamu begitu saja!” Mauren yakin jika itu hanya akal-akalan David saja.


“Terserah. Kamu boleh percaya, boleh tidak.” David tersenyum penuh arti.


Mauren jelas ketakutan. Jika sampai video itu tersebar, jelas nama baiknya akan hancur. Statusnya sebagai janda memang rentan dengan skandal. Jika orang tahu, jelas akan buruk citranya.


Di saat seperti ini Mauren bingung dengan yang harus dilakukannya. Jelas Mauren tidak mau ada orang tahu hal buruk yang pernah dilakukannya.


“Apa maumu?” Mauren menghampiri David. Dia tahu David memiliki niat dengan mengancamnya.

__ADS_1


David tersenyum. “Menikahlah denganku atau video kita bersama akan tersebar.” David menyeringai menatap Mauren.


__ADS_2