
David membulatkan matanya ketika mendapatkan permintaan itu. Menghamili Mauren artinya adalah melakukan hubungan intim dengan Mauren. Tentu saja itu yang diharapkannya. Namun, masih ada yang menganjal di hati David. Mauren meminta hal itu tanpa cinta. Padahal dia sendiri yang mengatakan akan berusaha mencintainya lebih dulu sebelum melakukannya.
Tidak ada jawaban dari David. Pria itu hanya memilih diam. Hal itu membuat Mauren bingung. “Kamu tidak mau?” tanya Mauren.
“Bukankah kamu mau melalukannya dengan cinta?” tanya Davi.
Kini giliran Mauren yang diam dia memang ingin melakukannya dengan cinta. Tak mau momen itu dilakukan asal-asalan.
“Aku tidak mau menunggu cinta. Lakukan saja?” Mauren mengambil keputusan berat ini.
David sudah sering tidur dengan wanita tanpa cinta. Namun, tidak pernah hatinya merasa sakit saat melakukan tanpa cinta. Kini giliran akan melakukan dengan sang istri tanpa cinta, hatinya mulai sakit. Benar-benar hal ini membuatnya berada dalam dilema.
“Kamu tidak mau?” tanya Mauren lagi.
“Aku—“
“Aku ingin hamil. Aku ingin buktikan jika aku tidak mandul. Aku mohon.” Mauren menarik tangan David. Tatapannya begitu penuh harap. Berharap David mau melakukannya.
David benar-benar dilema sekali sekarang karena berat rasanya melakukannya tanpa cinta. Mungkin lebih tepatnya cinta Mauren. Karena saat ini David sudah mencintai Mauren. Namun, melihat Mauren yang penuh harap itu, tentu saja David tidak tega.
__ADS_1
“Baiklah, aku akan melakukannya.” Akhirnya David setuju dengan permintaan Mauren.
“Terima kasih, Vid.” Mauren langsung memeluk David. Dia merasa bersyukur ketika David setuju. Akhirnya dia bisa membuktikan jika dia bisa hamil nanti.
David merasa ternyata seperti ini rasanya melakukan dengan cinta sepihak. Mungkin itulah yang terjadi pada wanita-wanita yang dulu memujanya. Kini David akhirnya mendapatkan balasan hal yang sama.
“Tapi, apa kamu bisa menghamili aku?” Tiba-tiba Mauren melepaskan pelukannya. “Maksud aku, apa kita perlu memeriksakan diri lebih dulu.” Mauren menatap David.
“Aku tentu saja bisa membuatmu hamil. Aku sehat dan tidak punya masalah apa pun.” David langsung mengabaikan tuduhan Mauren.
Mauren hanya mengangguk-anggukan kepalanya.
“Kita coba dulu. Jika dalam sebulan ini kamu tidak hamil, kita langsung lakukan program kehamilan.” David memberikan saran.
“Ayo, kita pulang dan lakukan sekarang.” Dengan semangat Mauren mengajak David untuk pulang.
David terperangah ketika mendapati ajakan Mauren. Istrinya itu tampak terburu-buru sekali.
“Aku tidak mau melakukannya di rumah. Kita lakukan di hotel agar sedikit spesial. Dan lagi, aku tidak mau melakukan sekarang. Aku belum siap.” David merasa ajakan Mauren terlalu mendadak. Jadi dia tidak bisa melakukannya.
__ADS_1
Mauren menekuk bibirnya. Dia pikir akan bisa melakukan sekarang juga. Tapi, ternyata tidak.
“Baiklah, kita lakukan besok.” Akhirnya Mauren setuju. Dia akan melakukan malam pertama besok bersama David. Berharap bisa hamil segera mungkin.
...****************...
“Hari ini kamu tidak perlu bekerja.” Saat Mauren sedang memakaikan dasi, tiba-tiba David memberikan perintah.
“Kenapa?” Mauren jelas bingung. Dia sudah bersiap pergi ke toko, tiba-tiba sekali suaminya melarangnya.
“Istirahatlah saja dulu.”
Permintaan David itu membuat Mauren tercengang. “Kenapa harus istirahat?” Dia tidak habis pikir. Bagaimana bisa dia melakukan hal itu. Dulu saat melakukan malam pertama dengan mantan suaminya, dia tidak memikirkan istirahat dulu.
“Aku mau kamu rileks, tidak lelah. Jadi saat tubuhmu baik, maka jika nanti kita melakukannya, hasilnya akan baik.” David mencoba memberitahu.
Mauren membenarkan hal itu. Apalagi dia mau segera punya anak.
“Aku istirahat, lalu kamu?” tanya Mauren. Dia melihat jelas David mau berangkat bekerja.
__ADS_1
“Aku hanya akan berangkat bekerja sebentar. Setelah itu aku akan pulang menjemputmu.”
“Baiklah.” Demi segera punya anak, tentu saja Mauren mau melakukannya.