Bunga Daisy Di Musim Dingin

Bunga Daisy Di Musim Dingin
Chapter 31


__ADS_3

Brak...


Pintu dibuka dengan kasar nya. Bahkan sipemilik ruangan sampai terperanjat kaget dibuatnya.


"Oppa" ucap Hyun-ri sambil beranjak dari duduknya


Dengan langkah tegas dan cepat Seok Gwan berjalan ke arah Hyun-ri dengan raut wajah datar dan diginnya.


Grep....


"Oppa" panggil lirih Hyun-ri


Seok Gwan memeluk erat Hyun-ri, ia bahkan tidak memperdulikan kehadiran Hwan-ki dan Seo Yoon yang menatap Seok Gwan yang memeluk erat Hyun-ri.


"Kau baik-baik saja?" tanya Seok Gwan masih memeluk Hyun-ri


"Kau tidak terlukakan?" tanya Seok Gwan kembali, sambil melepas pelukannya dan menggoyangkan badan Hyun-ri ke kanan dan kekiri untuk memastikan.


"Aku baik-baik saja, oppa. Kau ini kenapa?"


Grep..


Lagi, Seok Gwan memeluk Hyun-ri dengan erat. Dia merasa lega dan bersyukur, Hyun-rinya baik-baik saja, Hyun-rinya tidak terluka sedikitpun.


"Oppa, ada apa denganmu? Kau bahkan membentakku saat aku menelfonmu tadi!! Padahal aku hanya ingin mengajakmu pulang bersama" tanya pelan dan keluh Hyun-ri


"Apa kalian akan terus berpelukan seperti itu?" tanya datar Hwan-ki


Mendengar itu, Seok Gwan melepas pelukannya dari Hyun-ri. Ia menatap Hyun-ri dengan binar penuh syukur dan tersenyum hangat.


"Kau darimana saja anak kucing? Kau baik-baik sajakan?" tanya Seo Yoon yang berjalan mendekat


"Aku tadi ada urusan diluar, oppa. Dan aku.." jawab Hyun-ri


Grep...


"Kau selalu saja membuat kami semua khawatir, dasar anak kucing!" potong Seo Yoon dengan memeluk sayang Hyun-ri


Hyun-ri melepas pelukannya dari Seo Yoon, lalu ia menatap ke arah Hwan-ki.


"Apa kau juga akan memelukku, oppa? Dan bertanya, aku baik-baik saja atau tidak?" tanya Hyun-ri


Hwan-ki pun tersenyum tipis, berjalan mendekat dan memeluk Hyun-ri.


"Kau baik-baik sajakan?" tanya Hwan-ki yang memeluk hangat Hyun-ri

__ADS_1


"Apa ini hari pelukan? Kenapa kalian semua ingin memelukku? Dan ya, aku baik-baik saja, oppa" tanya dan ucap Hyun-ri yang masih memeluk Hwan-ki


"Kau darimana? Kenapa kau menghilang selama berjam-jam?" tanya Hwan-ki sambil melepas pelukannya


"Aku sudah bilangkan, aku ada urusan oppa. Aku tidak menghilang"


"Jika kau tidak menghilang, kenapa tidak memberitahu siapapun jika kau pergi?" tanya datar Seok Gwan


Hyun-ri terdiam sejenak, ia tidak mungkin memberitahu ketiga sahabatnya. Jika ia sedari tadi bersama Gun-yo dan pergi ke apartemen rahasianya.


"Urusannya sangat mendadak, jadi aku lupa untuk memberi kabar. Maaf jika membuat kalian khawatir"


"Urusan apa? Dengan siapa?" tanya Seok Gwan penuh selidik


"Hanya.. Teman fakultasku dulu"


"Siapa?" tanya Seo Yoon dengan memicingkan matanya curiga


"Wanita atau pria?" tanya Hwan-ki dingin


Hyun-ri berasa keringat dingin jika sudah dicerca pertanyaan oleh ketiga sahabatnya itu. Ia gugup dan bingung harus berbohong seperti apa lagi.


"Dia, dia wanita. Namanya, namanya Eun Sang. Ya, aku bertemu Eun Sang" jawab Hyun-ri sedikit gugup


Huh...


"Kenapa? Aku tidak bohong" ucap Hyun-ri membela diri.


"Hm, kami percaya" ucap Seok Gwan dan di angguki setuju oleh kedua sahabatnya.


"Sebaiknya kita langsung ke Mansion Han" ucap Hwan-ki


"Ke Mansion? Kalian mau berkunjung?" tanya Hyun-ri


"Iya, karena kau sudah buat appa khawatir" jawab Seo Yoon dingin dan mendudukan diri disofa di ikuti Hwan-ki.


Brak..


Lagi, pintu ruangan Hyun-ri dibuka dengan kasarnya dan menampilkan sosok Hye-mi sekertaris Hyun-ri, yang berantakan dengan peluh menghiasi wajahnya.


"Hyun-ria!!!" panggil Hye-mi langsung berlari memeluk Hyun-ri


"Kau baik-baik sajakan?" tanya Hye-mi yang memeluk erat Hyun-ri


"Eonni!! Kau kenapa? Kau seperti tidak bertemu dengan ku bertahun-tahun saja dan, kenapa kau berkeringat seperti ini? Kau habis lari maraton?" tanya Hyun-ri sambil membalas pelukan Hye-mi

__ADS_1


"Kau nakal!!! Kemana saja kau? Aku takut dan khawatir, karena kau tidak kunjung kembali setelah keluar untuk membeli kopi" omel Hye-mi setelah melepas pelukannya dan tidak memperdulikan ketiga pria yang menatap mereka datar


"Maaf Eonni, aku tad.."


"Kita pergi sekarang ke Mansion! Kau bisa menceritakannya lain kali ke Hye-mi" potong Seok Gwan yang sedari tadi di punggungi oleh Hye-mi


Hye-mi yang baru sadar jika sedari tadi Seok Gwan berada di belakangnya, itupun langsung menggeser tubuhnya berdiri di samping Hyun-ri.


"Maaf Hye-mi-ssi, appa Han ingin segera bertemu dengan Hyun-ri" sahut Hwan-ki sambil beranjak dari duduknya.


"Tidak apa. Yang terpenting Hyun-ri sudah kembali" jawab Hye-mi dan tersenyum lega ke arah Hyun-ri.


"Sebenarnya ada apa dengan mereka semua?" batin Hyun-ri masih tidak mengerti situasinya saat ini.


"Ayo!!"


Seok Gwan langsung menarik tangan Hyun-ri tanpa menyakitinya. Mereka berempatpun meninggalkan kantor Hyun-ri dan menuju ke Mansion Han.


*********


"Sepertinya hari ini, aku terlalu membuat mereka panik" ucap Gun-yo tersenyum menang


Setelah ia bertemu dengan Hyun-ri, kini ia berada di apartemennya sendiri. Ia memang sudah merencanakan hal ini jauh-jauh hari, untuk membawah Hyun-ri diam-diam. Gun-yo juga dengan diam-diam memata-matai Hyun-ri lewat orang suruhannya. Dan hari ini, adalah kesempatan yang sangat tepat bagi Gun-yo. Dimana Hyun-ri keluar dari kantornya seorang diri dan mata-mata dari ketiga sahabat Hyun-ri yang juga sedang lengah. Itu semua menjadi kesempatan emas Gun-yo untuk memulai permainannya.


"Ini baru awal. Kita lihat saja, sebentar lagi kalian akan memohon padaku" ucap Gun-yo dengan tersenyum licik dan bangkit dari duduknya berjalan ke arah balkon.


"Aku harap kau memikirkannya dengan baik, Hyun-ria" ucap Gun-yo dengan tersenyum lebar dan memandang langit cerah.


"Aku tidak sabar untuk bermain"


Srek..


Plak...


Gun-yo tiba-tiba di tampar oleh seorang wanita yang entah sejak kapan memasuki apartemennya.


"Bodoh!!! kenapa kau melepasnya begitu saja? Harusnya kau bawah dia kehadapanku" ucap geram seorang wanita yang menampar Gun-yo


Gun-yo mencoba mengatur nafasnya yang bergemuruh karena emosi. Ia mencoba untuk menahan agar tidak kelepasan emosi kepada wanita dihadapannya saat ini.


"Ini hanya awal saja, agar mereka tidak menganggapku remeh!! 1minggu lagi aku akan membawanya menemui mu" jawab Gun-yo dengan tenang


"Kau harus ingat Gun-yo, aku sudah lelah menunggu hari dimana keluarga Han itu hancur!! Jadi, berhenti terus-terusan bermain. Kalau kau masih terus seperti ini, aku tidak akan pernah menganggapmu lagi" ucap dan ancam wanita tadi.


"1minggu lagi, bawah dia menemuiku. Seperti yang sudah kita rencanakan waktu itu" titah sang wanita

__ADS_1


"Aku mengerti"


*******


__ADS_2