CAKA ( Cintai Aku Karena Allah )

CAKA ( Cintai Aku Karena Allah )
Bab 58 ( Aku mencintaimu karena Allah )


__ADS_3

Angela merasa tidak percaya dengan perkataan Jefri, sampai akhirnya Jefri membawa Angela menuju kediaman Adhitama.


Setelah sampai di kediaman Adhitama, Angela semakin terkejut, karena di sana ternyata sudah ada keluarga Angela juga.


"Ma, Pa, kenapa semuanya ada di sini?" tanya Angela.


"Nak, hari ini kamu dan Kevin akan menikah, tidak mungkin kami tidak hadir pada pernikahan Putri kami sendiri," ujar Papa Aris.


"Jadi Tuan Kevin tidak bercanda?" tanya Angela dengan menangis memeluk Mamanya, karena saat ini Angela begitu terharu.


"Angela sayang, kami tau kalau semua ini sangat mendadak, dan atas nama Kevin, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang telah Kevin perbuat," ujar Mama Marlina.


"Tidak Tante, semua itu bukan kesalahan Tuan Kevin, karena saat itu kami berdua sama-sama dalam keadaan tidak sadar, dan mungkin semua itu adalah hukuman karena kami telah merencanakan kejahatan untuk memisahkan Nayla dan Andri."


"Semoga semua itu menjadi pelajaran ya untuk kita semua, karena setiap perbuatan yang kita lakukan, pasti akan kembali kepada diri kita sendiri," ujar Mama Marlina dengan memeluk tubuh Angela.


"Iya Tante, Angela sangat menyesal karena Angela sudah berambisi untuk merebut Andri dari Nayla."


"Mulai sekarang Angela jangan panggil Tante ya, Angela harus terbiasa memanggil kami Mama dan Papa, apalagi sama Kevin, masa sama Suami sendiri Angela panggil Tuan. Kalau begitu sekarang Angela dan Kevin ganti baju dulu sebelum Penghulu datang untuk menikahkan kalian," ujar Mama Marlina dengan menggandeng tubuh Angela menuju kamar tamu, karena saat ini sudah ada MUA yang akan mendandani Angela, sedangkan Kevin masuk ke dalam kamarnya.


Kevin memandang fhoto Nayla yang sedang menggendong Andra.


"Andra sayang, meski pun Ayah tidak bisa mengakui Andra sebagai Anak Ayah, tapi Ayah akan selalu menyayangi Andra, dan Andra akan mempunyai tempat tersendiri dalam hati Ayah."


"Nayla, meski pun aku akan sulit melupakan kamu, tapi aku akan berusaha menjadi imam yang baik untuk Angela, aku tidak mau melakukan kesalahan yang sama saat dulu aku menikah denganmu, karena aku begitu bodoh tidak bisa menjadi imam untukmu, dan aku akan berusaha mencintainya karena Allah. Semoga dengan seiring waktu aku bisa mencintai Angela dan melupakan bayang-bayang kamu dari hidupku. Selamat tinggal cintaku, Terimakasih telah mengajari aku cinta," gumam Jefri dengan menciumi fhoto tersebut dan menitikkan airmata.


Beberapa saat kemudian, Mama Marlina masuk ke dalam kamar Jefri.


"Nak, Mama tau kalau ini semua berat untuk kamu, tapi saat ini ada bayi dalam kandungan Angela yang akan menjadi tanggung jawab di Dunia dan akhirat Jefri. Mulai sekarang kita akan menghapus nama Jefri, dan seterusnya Jefri akan menjadi Kevin Adhitama yang akan membuka lembaran baru."

__ADS_1


"Iya Ma, biarlah kita mengubur nama Jefri dan semua masalalu yang harus berusaha untuk dilupakan."


Setelah Jefri selesai bersiap, Jefri dan Mama Marlina ke luar dari dalam kamar, karena saat ini Penghulu telah datang.


Jefri sudah duduk di depan Penghulu untuk mengucap ijab kabul pernikahan, dan beberapa saat kemudian Angela datang dengan penampilan yang sangat cantik.


Angela dan Jefri saat ini telah duduk berdampingan di depan Penghulu, begitu juga Papa Aris yang sudah duduk di samping Pak Penghulu untuk menjadi Wali nikah Angela.


"Bagaimana, apa semuanya telah siap?" tanya Pak Penghulu, dan Jefri menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"Saudara Kevin Adhitama, saya nikahkan dan kawinkan Engkau dengan Anak kandung saya yang bernama Angela Bin Aris dengan Mas kawin emas seberat seratus gram juga uang tunai sebesar satu milyar rupiah dibayar tunai."


"Saya terima nikah dan kawinnya Angela Bin Aris dengan mas kawin tersebut dibayar tunai," ucap Jefri dengan lantang.


"Bagaimana para saksi sah?" tanya Pak Penghulu.


"Sah, sah, sah," ucap para saksi, kemudian semuanya terdengar mengucap Hamdalah.


Sekarang aku sudah menjadi Suami Angela. Selamat tinggal masalalu, aku akan membuka lembaran baru menjadi Kevin Adhitama, ucap Jefri dalam hati.


......................


Hari ini adalah Ulang tahun Andra yang pertama, dan semuanya telah bersiap untuk merayakannya di rumah Andri dan Nayla, termasuk keluarga Adhitama.


Angela yang juga sudah melahirkan bayi laki-laki pada tiga bulan yang lalu ikut hadir dalam acara tersebut.


Jefri sudah mulai bisa mencintai Angela, dan belajar menjadi imam yang baik untuk keluarga kecilnya.


Acara berjalan dengan meriah, dan semenjak kelahiran Andra, Mama Indri mulai menerima Nayla sebagai Menantunya, bahkan Mama Indri sangat menyayangi Andra karena mengira jika Andra adalah Anak Andri.

__ADS_1


Banyak do'a dan ucapan selamat ulang tahun untuk Andra, dan Andra juga banyak mendapat kado yang spesial pada acara ulang tahunnya tersebut.


Setiap bulan Jefri memberikan uang untuk Andra, meski pun Andri dan Nayla sudah berusaha menolaknya, tapi bagaimanapun juga Jefri adalah Ayah kandung Andra, dan Jefri berkewajiban menafkahi Anaknya, meski pun tanpa sepengetahuan Angela, karena semua itu akan menjadi rahasia Jefri, Mama Marlina, Andri dan Nayla tentang siapa Andra dan Kevin Adhitama sebenarnya.


Selamat ulang tahun Nak, semoga Andra diberikan kesehatan dan umur yang panjang. Ayah yakin Andra akan menjadi Anak yang soleh, karena Ayah Andri terlihat begitu menyayangi Andra, dan mungkin melebihi rasa sayang Ayah untuk Andra. Semoga kalian selalu bahagia, ucap Jefri dalam hati yang melihat potret kebahagiaan Nayla, Andri dan Andra.


Setelah semuanya pulang, Nayla merasakan pusing dan gejolak hebat pada perutnya, sehingga Nayla terus mengeluarkan isi perutnya.


"Sayang, sebaiknya kita ke Rumah sakit sekarang," ucap Andri yang merasa khawatir melihat keadaan Nayla.


"Tidak peru Yah, Bunda baik-baik saja."


"Baik apanya Bunda, Ayah takut kalau terjadi sesuatu yang buruk pada Bunda," ujar Andri dengan memeluk tubuh Nayla.


"Semua perempuan yang lagi hamil muda wajar apabila mengalami mual dan muntah," ujar Nayla dengan tersenyum, dan Andri membulatkan matanya mendengar perkataan Nayla.


"Sayang, jadi sekarang Bunda hamil? kenapa Bunda baru mengatakan semuanya sekarang?" tanya Andri.


"Bunda juga baru periksa tadi pagi Yah, dan Bunda sengaja ingin memberikan kejutan di ulang tahun Ayah dan Andra," ucap Nayla, karena hari ini bukan hanya Andra yang Ulang tahun, tapi Andri juga mempunyai tanggal serta bulan lahir yang sama, tapi Andri tidak mau dirayakan karena saat ini dirinya sudah merasa tua jika harus merayakan acara ulang tahun, dan hanya beberapa orang terdekat saja yang mengetahui tentang ulang tahun Andri.


Nayla memberikan kado kecil yang berisi fhoto USG bayi yang saat ini berada dalam kandungannya.


Mata Andri berkaca-kaca ketika melihatnya, karena Andri tidak percaya jika saat ini Nayla tengah hamil Anaknya, apalagi Dokter memprediksi jika Nayla hamil Anak kembar.


"Terimakasih sayang, ini adalah kado terindah dalam seumur hidup Ayah. Bunda harus tau, meski pun kita akan kembali memiliki bayi, tapi rasa sayang Ayah untuk Andra tidak akan pernah berkurang, karena Ayah mencintai Bunda dan Andra karena Allah."


*


...Tamat...

__ADS_1


*


Terimakasih bagi yang sudah berkenan membaca Karya receh saya, sehat & sukses selalu untuk semuanya. Semoga berkenan baca Karya receh saya yang lainnya, 🙏


__ADS_2