Cantik Cantik Galak

Cantik Cantik Galak
+17


__ADS_3

Oma berinisiatif mengalih kan mereka dari pusat perhatian tamu yang baru datang itu.


"Ayo silakan masuk semua nya". Kata oma membuat mereka melupa kan apa yang baru saja terjadi.


"Kakak sih, ngomong keras keras, kan kita di lihat oleh semua orang". Kata nya pada kakak nya.


"Habis kamu bikin kakak kaget tahu gak." kata kakak nya.


"Emang kakak gak tahu apa ini acara apa". Kata Gea.


"Iya sih, kakak dengar dari papa.... " kata kata kakak nya terhenti ketika satu rombongan lagi baru sampai.


Oma pun menyambut rombongan ini, dengan sangat ramah nya. Seperti nya rombongan ini sangat akrab dengan oma.


Satu persatu orang yang ada dalam mobil itu keluar dan masuk kerumah. Sampai akhir nya satu sosok yang tak asing bagi Gea dan kakak nya muncul, keluar dari dalam mobil.


Sosok yang sangat tampan dan berkarisma, di tambah dengan dandanan nya yang luar biasa sangat cocok dengan nya. Tubuh nya yang begitu mantap itu di dandan dengan pakaian yang begitu cocok untuk nya.


"Elang... " kata mereka berdua tak percaya.

__ADS_1


"Kakak, aku mau ketoilet dulu ya. Aku lagi kebelet nih". Kata nya ingin menghindar.


Tapi sayang nya, baru saja ia berbalik arah memusing badan nya ingin kabur, oma nya memanggil nya.


"Gizella, sini sayang". Kata oma menghenti kan langkah nya.


"Iya,,, oma." kata nya senyum terpaksa.


Ia menunduk kan kepala nya mendekati keluarga itu yang di dalam nya ada Elang.


"Ini Ge, kenal kan. Elang anak satu satu nya Putra. Dia yang akan di jodoh kan dengan kamu". Kata oma.


"Kalian kompak banget nak, sudah saling kenal ya kalian ini. Berarti memang jodoh dong ya". Kata Mira, mama nya Elang.


Mereka hanya diam satu sama lain. Dengan pikiran mereka msing masing, tak di sangak yang oma nya maksud kan bukan lah Denis melain kan Elang yang akan di jodoh kan dengan nya.


Sedang kan di sisi lain, Denis menatap mereka dengan perasaan yang sangat kecewa. Tak pernah ia duga, jika gadis cantik yang akan di jodoh kan dengan Elang adalah gadis cantik pujaan nya.


"Kamu sangat cantik sayang, benar kan Elang". Kata Mama Elang memuji nya lagi. Sambil menyenggol putra nya yang diam menatap gadis itu dari tadi.

__ADS_1


"Te... Terima kasih tante." kata nya, ia memaksa kan senyum yang di buat nya.


"I... Iyyya ma..." kata nya juga gugup.


Apa lagi melihat malam ini gadis singa betina yang ia kata kan itu terlihat sangat cantik. Di tambah suguhan senyum terpaksa nya. Walau pun terpaksa itu masih sangat indah untuk di lihat.


"Ge, kamu bisa ajak Elang berkeliling rumah kita nak". Kata oma pada nya.


"Makan dulu aja oma". Kata nya menawar kan pada oma nya.


"Anak muda," kata oma nya.


"Baik lah, ayo makan dulu aja. Ajak Elang makan bersama di meja sana". Kata oma nya menunjuk kan pada Gea.


"Iya oma,,, " kata nya menurut dengan malas.


Alasan nya untuk mengajak makan kan biar dia dan Elang tidak bersama, ternyata pada akhir nya bersama juga.


Sesampai nya di meja makan khusus untuk berdua saja, mereka pun duduk di sana. Sedang kan yang lain makan bersama di meja nya. Untuk Gea dan Elang sengaja di pisah kan biar makin dekat kata nya.

__ADS_1


__ADS_2