
Tak lama kemudia Rika pun sampai di depan wc wanita di samping sekolah mereka. Rika melihat dan memanggil nama teman nya yang ada di dalam sana.
Karna ia tidak tahu, wc mana yang teman nya masuki. Jadi untuk mengetahui nya hanya dengan memanggil nama teman nya.
"Ge.. Lho di mana sih." kata Rika.
Tak lama ada jawaban dari Gea yang bearda di wc paling ujung.
"Gue di sini, ngapain sih lho malah kesini segala." kata Gea.
"Bagai mana gue gak kesini. Lho lama banget kewc nya. Kan gue jadi cemas mikirin lho, mana gue tahu lho malah bobok di sini gitu kan." kata Rika.
Tiba-tiba Rika melihat ada yang aneh dari mata Gea sahabat nya itu. Ada bekas air mata di sana.
"Ge, kamu nagis ya. Ada apa sih Ge kata kan pada ku." kata Rika.
"Aku tidak nangis Rika, ini kan air cuci muka ku tadi. Masih membekas di mata ku." kata Gea berbohong.
__ADS_1
"Ge, kamu tidak bisa membohongi aku. Aku dan kamu sama-sama wanita kan Ge. Dan aku adalah sahabat kamu. Jadi kamu gak perlu berbohong terus menerus pada ku." kata Rika.
Rika benar, Gea tidak bisa terus menerus memendam masalah di hati nya untuk dia tahan sendiri. Walau pun sekuat apa diri nya, ia tetap lah manusia yang butuh tempat mencurah kan dan berbagi apa yang ia rasa kan.
Rika terus memaksa nya untuk memberi tahu kan pada nya tentang apa yang terjadi pada sahabat nya itu.
Akhir nya Gea pun menyerah bertahan menyembunyi kan apa yang terjadi. Dia pun mencerita kan apa yang sebenar nya terjadi antara ia dan Elang.
Tak seperti yang Gea bayang kan, katika mendengar cerita Gea. Rika tidak terkejut, ia malah memeluk sahabat nya.
"Kamu gak terkejut dan marah pada ku Rik, karna aku bohong terus sama kamu." kata Gea.
"Kamu tahu dari mana Rik, aku kan gak pernah kasi tahu kamu." kata Gea kaget.
Sekarang malah sebalik nya, Gea yang kaget bukan Rika.
"Aku tahu dari kak Dewa, karna kak Dewa telah mencerita kan semua nya pada ku. Juga kak Dewa meminta aku berpura-pura tidak tahu saja. Maka aku pun ikut apa yang kak Dewa kata kan." kata Rika.
__ADS_1
"Dan,,, apa yang kamu lihat waktu kamu dan kak Dewa itu memang benar. Kak Dewa juga bilang pada ku, jika dia juga melihat Elang dan seorang gadis di dalam mobil. Gadis itu adalah Sella." kata Rika.
"Dari mana kamu tahu jika gadis itu adalah Sella, Rik." kata Gea.
"Aku tahu karna aku juga melihat nya Ge, bukan hanya sekali aku melihat mereka. Tapi, juga beberapa kali." kata Gea.
Gea tertegun sebentar, apa yang di bilang Sella dan teman-teman mereka tadi itu ternyata adalah benar. Dan benar juga dong apa yang di kata kan Wita, jika Elang dan Sella nanti nya akan menikah.
"Ge, kenapa kamu tiba-tiba diam begitu." kata Rika.
"Gak papa Rik, aku hanya memikir kan sesuatu. Kenapa aku harus pusing dengan apa yang Elang laku kan. Aku dan dia kan hanya menjalan kan peran kami masing-masing." kata Gea.
"Maksud mu apa Ge, jangan bilang kamu bahagia dengan apa yang terjadi saat ini. Itu mustahil untuk di kata kan, tahu gak." kata Rika tak percaya.
"Sudah lah Rika, kamu juga tahu aku dan Elang bagai mana kan. Kita tinggal lihat saja apa yang akan terjadi seterus nya." kata Gea mantap.
Rika mengangguk tanda setuju, tapi di hati nya juga merasa prihatin dan kasihan. Ia tahu sahabat nya ini hanya mencoba untuk kuat dan menutupi luka hati nya.
__ADS_1
Rika juga tahu sebenar nya Gea juga cinta sama Elang. Dan mungkin dapat di lihat Elang juga cinta sama Gea. Tapi, entah apa yang terjadi di antara mereka berdua. Itu yang Rika tidak bisa mengerti.
Dia dan Gea pun masuk kekelas, Rika berusaha membuat teman nya tetap tersenyum dengan cara bercanda bersama nya sambil melewati setiap kelas. Hingga akhir nya mereka sampai di kelas tempat mereka belajar.