Cantik Cantik Galak

Cantik Cantik Galak
+24


__ADS_3

Elang sudah tahu cara untuk menghadapi gadis galak yang ada di depan nya saat ini. Gadis cantik yang galak seperti singa itu akan mudah di takluk nya. Jika ia membawa ancaman orang yang gadis itu sayangi. Seperti keluarga nya, terutama kakak nya itu.


"Jangan coba-coba lho gangu kakak gue. Berani lho gangu dia, lho akan gue bikin nyesel." kata Gea menatap Elang.


"Terserah, jika adik nya gak mau tangung jawab atas apa yang telah ia laku kan. Maka kakak nya juga bisa tangung jawab sebagai ganti nya." kata Elang senang.


Karna senjata nya kali ini seperti nya cukup ampuh untuk melumpuh kan seekor singa yang cukup liar.


"Kakak gue gak hubungan nya dengan apa yang gue laku kan. Lho gak bisa jadi kan kakak gue sasaran lho kadal." kata Gea marah.


"Itu terserah gue, jika gue gak bisa dapat kan apa yang gue mau. Apa yang bisa gue jadi kan sasaran kedua pun akan gue laku kan." kata Elang tersenyum jahat.


"Dasar lho gak waras, apa mau lho sama gue. Tapi sekarang lapas kan gue dulu." kata nya.


"Gak akan gue lepas kan lho, karna gue tahu lho akan kabur nanti kan." kata Elang.

__ADS_1


"Terserah lho deh, gue capek tahu gak sama lho. Ketemu sama lho kok rasa nya dapat masalah melulu sih." kata Gea.


"Eh,,, gak salah lho ngomong nya singa, harus ngomong gitu tuh gue tahu gak. Jika ketemu lho itu rasa nya gue pasti dapat masalah." kata Elang.


"Ok... Gue ngalah sekarang. Ingat ya, gue ngalah bukan kalah. Tapi, nanti abis istirahat kita bisa lanjut lagi. Sekarang lho lepasin gue, gue mau kekelas karna ada piket kelas hari ini." kata Gea.


"Gak akan, lho kira gue bisa nunggu lho sampai istirahat gitu. Lho suruh gue masuk kelas pakai baju kotor seperti ini. Gak akan mau gue, di mana mau letak muka gue." kata Elang.


"Ya ampun, anak orang kaya memang banyak gaya yah. Berlagu aja kerjaan nya." kata Gea.


"Kadal lho mau bawa gue kemana sih, lho gak liat ya anak-anak pada liatin kita". Kata Gea.


"Emang gue pikirin yah, gue gak pikirin apa yang mereka liat dan pikir." kata Elang.


Akhir nya mereka sampai di depan toilet pria. Elang masuk kedalam, dengan masih menarik tangan Gea.

__ADS_1


"Eh,,, lho gila ya kadal, gue ini kan cewek. Mana bisa gue masuk dalam toilet cowok." kata Gea tidak mahu.


"Ya sudah, kita masuk toilet cewek aja kalo gitu." kata Elang ingin berganti arah.


Jika dalam toilet cewek aa Elang, ini lebih gawat lagi. Nanti Elang tambah bikin masalah untuk nya yang lebih besar.


"Tunggu-tunggu, kita di sini aja. Gak perlu ketoilet cewek." kata Gea mencegah.


Bel berbunyi, menanda kan waktu masuk telah sampai. Gea dan Elang yang ada di toilet belum juga masuk kedalam.


"Lho gak denger tuh bunyi bel, bearti gue bisa masuk dulu. Nanti kuta bisa sambung lagi ya." kata Gea mau pergi.


"Gak, gue gak mau nanti, gue mau lho sekarang juga bersihin baju gue ini." kata Elang.


"Lho gak deger ya, bel kan udah berbunyi. Masa gue harus ikut mau nya lho sih dari pada bunyi bel." kata Gea.

__ADS_1


"Lho gak bisa masuk jika baju gue masih kotor." kata nya.


__ADS_2