
Elang dan Gea belum menempati rumah mereka. Mereka sepakat untuk pindah kerumah itu setelah Elang lulus sekolah.
Tapi, di sana di oleh bik Mina yang tinggal di rumah mereka. Tapi, jika hari minggu maka mereka akan datang kerumah mereka.
Kata Elang, rumah itu adalah hasil dari kerja nya sendiri. Tanoa bantuan dari siapa pun, maka rumah itu murni hasil dari usaha nya sendiri. Dan di atas nama kan, dengan nama Gea sebagai pemilik rumah itu.
Beberapa minggu kemudian, di sekolah terdengar kabar buruk tentang Sella dan keluarga nya. Papa Sella terlibat kasus penggelapan uang perusahaan dan telah di tangkap oleh polisi dan di kena kan penjara seumur hidup. Karna kasus itu, mama Sella bunuh diri di kamar mandi. Sedang kan Sella mengalami gangguan jiwa, di tempat kan di rumah sakit jiwa sekarang.
Kabar itu sudah beredar, menyebar luas di semua siswa sekolah itu. Teman Sella tak menyangka ini terjadi pada Sella yang terlihat begitu bahagia. Sekarang, tidak ada satu pun harta yang tersisa untuk Sella. Karna semua nya telah di sita oleh pihak yang berwajib.
Saat, ini Gea dan teman-teman nya masih duduk di tempat istirahay Favorit mereka di bawah pohon mangga. Sekarang mereka tidak hanya berempat saja. Tapi, juga sudah lima di tambah Elang yang ikut kemana istri nya pergi.
"Rika, lho dengar kan kabar buruk tentang Sella?" kata Gea.
"Iya denger lah Ge, semua sekolah juga sudah tahu kabar nya kan." kata Rika.
"Kasihan ya, nasib Sella kok buruk banget." kata Gea.
__ADS_1
"Maka nya, jangan jadi orang jahat. Kan kena akibat nya sekarang kan." kata Rika.
"Ini ya, bicara orang mulut nya enak baget deh." kata Danu.
"Rumput, jangan berisik. Kamu gak tahu apa-apa kan." kata Rika.
"Kalian kok bicara orang yang gak jelas sih. Mending bicara kan adik kelas yang sebentar lagi mendaftar. Itu kan enak juga di dengar." kata Elang.
Dengan cepat Gea melotot pada Elang, karna Elang bicara tentang adik kelas.
"Maksud aku gak gitu kok yanx, ya elah... " kata Elang salah tingkah.
Mereka pun tertawa bahagia melihat Elang di siksa oleh Gea karna membahas soal adik kelas yang akan masuk.
Setelah reda, mereka membuat topik lain untuk di bicara kan.
"Kak Dewa ini kayak nya enak deh, cuba kakak rasa." kata Rika yang memberi kan air jeruk pada Dewa.
__ADS_1
Dewa pun minum, selang bekas minum nya Rika tadi. Mereka salin pandang dan bahgia.
"Kayak nya, yang merana itu aku lagi... " kata Danu yang tahu jika diri nya sendiri.
"Gak kok Danu, kan aku ada" kata Gea.
"Kamu lupa aku yank, aki bisa jadi kan Danu kodok jika kamu baik sama Danu." kata Elang.
Mereka pun terus bercanda bersama, hingga waktu pulang tiba. Karna sekarang tidak ada jam pelajaran lagi, maka nya mereka bisa langsung pulang saja.
Akhir nya, mereka pun pulang kerumah masing-masing dengan bahagia.
Masa sekolah adalah masa yang paling membuat bahagia. Berbagai rasa ada dalam masa sekolah. Setial kita pasti merasa kan indah nya bersama pada masa sekolah kan.
Terasa nya bukan saat masih sekolah, tapi saat sudah tidak ada di sekolah lagi. Saat itu yang paling bikin kita merasa kan kebahagiaan nya saat sekolah.
Banyak cerita yang ada di sana, terukir indah di setiap sudut sekolah. Tempat penuh kenangan dan kebahagiaan.
__ADS_1
😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊
Maaf kan author yang cerita nya berubah jadi curhatan. Maaf ya teman-teman.